Dosen PBI UAD Isi Guest Lecture di Universitas Perjuangan Tasikmalaya

Dosen Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Dr. Raden Muhammad Ali, S.S., M.Pd., menjadi narasumber dalam kegiatan Guest Lecture. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Universitas Perjuangan Tasikmalaya.

Kegiatan berlangsung secara daring melalui Zoom Meeting pada Selasa, 7 Juli 2026. Guest Lecture ini diikuti oleh mahasiswa semester enam yang sedang menempuh mata kuliah Language Assessment. Materi yang disampaikan mengangkat topik “Alternative Assessment in EFL Classroom”.

Dosen PBI UAD Isi Guest Lecture di Universitas Perjuangan Tasikmalaya

Dalam pemaparannya, Dr. Ali membahas konsep, penerapan, serta pentingnya asesmen alternatif dalam pembelajaran bahasa Inggris. Topik tersebut menekankan bahwa asesmen alternatif dapat menciptakan proses evaluasi yang lebih autentik dan berpusat pada peserta didik.

Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi kerja sama akademik antara PBI Universitas Perjuangan Tasikmalaya dan PBI Universitas Ahmad Dahlan. Kerja sama antara kedua institusi sebelumnya telah terjalin melalui kegiatan benchmarking. Kegiatan tersebut menjadi langkah awal dalam memperkuat kolaborasi di bidang pendidikan, pengajaran, dan pengembangan keilmuan.

Melalui Guest Lecture ini, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk memperluas wawasan mengenai berbagai bentuk asesmen alternatif dalam pembelajaran bahasa Inggris. Mahasiswa juga diajak memahami penerapan asesmen alternatif di kelas EFL serta relevansinya dengan kebutuhan pembelajaran abad ke-21.

Kehadiran narasumber dari institusi mitra diharapkan dapat memperkaya pengalaman belajar mahasiswa melalui perspektif akademik dan praktik yang lebih luas.

Kaprodi PBI Universitas Perjuangan Tasikmalaya, Sundari Purwaningsih, M.Pd., berharap bahwa kehadiran Dr. Ali dapat memberikan manfaat yang besar bagi mahasiswa.

Dosen PBI UAD Isi Guest Lecture di Universitas Perjuangan Tasikmalaya

“Kami meyakini bahwa kepakaran dan pengalaman Dr. Raden Muhammad Ali, S.S., M.Pd. di bidang language assessment akan memberikan wawasan akademik yang sangat berharga bagi mahasiswa kami, khususnya dalam memahami konsep dan praktik asesmen alternatif dalam pembelajaran bahasa Inggris. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat semakin memperkuat implementasi kerja sama akademik antara kedua institusi,” ujarnya dalam surat permohonan penugasan narasumber.

Baca juga: Dosen PBI UAD Isi Kuliah Tamu UM Banjarmasin

Melalui partisipasi dosennya sebagai narasumber, Universitas Ahmad Dahlan menunjukkan komitmennya dalam memperkuat kolaborasi akademik dengan perguruan tinggi mitra. Kolaborasi ini diharapkan dapat terus berlanjut guna mendukung peningkatan kualitas pembelajaran dan pengembangan kompetensi mahasiswa di bidang pendidikan bahasa Inggris.

Mahasiswa PBI UAD Juara Nasional Pencak Silat

Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Ghouts ‘Adn Muntaha, mahasiswa PBI UAD angkatan 2025 berhasil meraih Juara 1 dalam ajang Kasau Cup Championship 2026 yang diselenggarakan oleh TNI Angkatan Udara. Kejuaraan pencak silat tingkat nasional tersebut berlangsung pada 20–21 Juni 2026 di Jakarta International Velodrome, Jakarta.

Prestasi ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi UAD. Ghouts tampil sebagai peserta individu dan menjadi salah satu perwakilan dari tim UAD yang berpartisipasi dalam kompetisi tersebut. Melalui persiapan yang matang serta semangat juang yang tinggi, ia mampu menunjukkan performa terbaik hingga berhasil meraih gelar juara.

Ghouts mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian yang diraihnya. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil dari kerja keras, latihan yang konsisten, serta dukungan dari berbagai pihak yang selalu memberikan motivasi selama proses persiapan hingga perlombaan berlangsung.

Mahasiswa PBI UAD Juara Nasional Pencak Silat

“Saya merupakan salah satu dari tim UAD yang ikut berpartisipasi dalam ajang perlombaan pencak silat di Jakarta. Alhamdulillah, setelah melaksanakan kegiatan tersebut saya diberikan hasil yang terbaik oleh Allah SWT, yaitu mendapatkan juara 1,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa perjalanan menuju kemenangan tidak selalu mudah. Salah satu tantangan terbesar yang harus dihadapinya adalah mengendalikan rasa takut serta ego dalam diri sendiri. Menurutnya, kemampuan mengelola mental menjadi faktor penting dalam menghadapi setiap pertandingan.

“Tantangan terbesar yang saya hadapi adalah melawan rasa takut dan ego dalam diri sendiri. Ketika mampu mengendalikan keduanya, saya bisa lebih fokus untuk memberikan penampilan terbaik di arena pertandingan,” tambahnya.

Lebih lanjut, Ghouts berharap prestasi yang diraihnya dapat menjadi langkah awal untuk meraih pencapaian yang lebih besar di masa mendatang. Ia ingin menjadikan kemenangan tersebut sebagai motivasi untuk terus berkembang dan meningkatkan kemampuan di bidang pencak silat.

“Semoga kemenangan ini bisa menjadi batu loncatan untuk meraih prestasi yang lebih tinggi pada kesempatan berikutnya,” tuturnya.

Prestasi yang diraih Ghouts diharapkan dapat menginspirasi mahasiswa lainnya untuk terus berusaha, mengembangkan potensi diri, serta berani berkompetisi di tingkat nasional maupun internasional.

Kaprodi PBI UAD Jadi Narasumber Review Kurikulum OBE di Unismuh Makassar

Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Ahmad Dahlan, Sucipto, S.Pd., M.Pd.B.I., Ph.D., dipercaya menjadi narasumber dalam kegiatan Review Kurikulum yang diselenggarakan oleh Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Universitas Muhammadiyah Makassar. Acara tersebut mengusung pendekatan Outcome-Based Education (OBE) dan berorientasi pada Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) Level 6. Kegiatan berlangsung pada Kamis, 2 Juli 2026 secara daring melalui Zoom.

Dosen, tim pengembang kurikulum, mahasiswa, alumni, serta para pemangku kepentingan di PBI Universitas Muhammadiyah Makassar hadir dalam kegiatan ini.

Sucipto, yang juga menjabat sebagai Ketua Asosiasi Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Perguruan Tinggi Muhammadiyah-‘Aisyiyah (APSPBI PTMA), menekankan pentingnya perumusan visi keilmuan program studi yang jelas, adaptif, dan relevan sebagai langkah awal dalam pengembangan kurikulum berbasis OBE.

Selanjutnya, visi tersebut perlu diturunkan secara sistematis menjadi profil lulusan dan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL). CPL menjadi dasar dalam penyusunan bahan kajian, struktur kurikulum, strategi pembelajaran, hingga sistem asesmen. Seluruh komponen tersebut harus saling terintegrasi melalui prinsip constructive alignment.

Selain itu, Sucipto menekankan pentingnya melibatkan berbagai pemangku kepentingan agar kurikulum tetap relevan dengan kebutuhan pendidikan dan dunia kerja.

Pada kesempatan tersebut, Kaprodi PBI Universitas Muhammadiyah Makassar menyampaikan apresiasinya.

Kaprodi PBI UAD Jadi Narasumber Review Kurikulum OBE di Unismuh Makassar

“Terima kasih banyak, Pak, atas ilmu dan waktunya hari ini. Materi yang Bapak sampaikan sangat bermanfaat dan menjadi bekal yang berharga bagi tim pengembang kurikulum kami dalam melakukan penyempurnaan kurikulum Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Muhammadiyah Makassar,” ungkapnya.

Ia menilai proses pengembangan kurikulum perlu terus dilakukan agar mampu menjawab tantangan dan kebutuhan yang terus berkembang.

Kaprodi PBI UAD Jadi Narasumber Review Kurikulum OBE di Unismuh Makassar

“Saya juga berharap silaturahmi akademik ini menjadi langkah awal untuk memperkuat sinergi antara PBI UAD dan PBI UNISMUH Makassar dalam menghadirkan berbagai program kolaboratif yang bermanfaat bagi dosen, mahasiswa, maupun pengembangan institusi,” tuturnya.

Baca juga: Dosen PBI UAD Jadi Pemateri Workshop Kurikulum OBE di Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda

Kegiatan ini merupakan wujud komitmen PBI UAD dalam berbagi praktik baik dan memperkuat sinergi dengan sesama PTMA guna meningkatkan mutu pendidikan serta mengembangkan kurikulum yang relevan dengan kebutuhan zaman, sehingga dapat menghasilkan lulusan yang unggul, adaptif, dan berdaya saing.

Mahasiswa PBI UAD Borong Prestasi di Kompetisi Nasional 2026

Yogyakarta – Mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali menorehkan prestasi dalam kompetisi yang diselenggarakan oleh Biro Kemahasiswaan dan Alumni (BIMAWA) UAD.

Kompetisi Tingkat Nasional 2026 ini diikuti oleh mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia, di antaranya Universitas Negeri Gorontalo, Universitas Aisyiyah Surakarta, Telkom University, dan sejumlah perguruan tinggi lainnya. Kompetisi dilaksanakan pada 22 Mei–11 Juni 2026 yang mencakup tahap pendaftaran, pelatihan, pengumpulan karya, dan pengumuman pemenang.

Mahasiswa PBI UAD berhasil menorehkan prestasi pada berbagai kategori kompetisi yang diselenggarakan oleh BIMAWA UAD. Adapun daftar peraih penghargaan beserta kategori yang dimenangkan disajikan pada tabel berikut.

Mahasiswa PBI UAD Borong Prestasi di Kompetisi Nasional 2026

Salah satu peraih penghargaan, Hana Lin Zakiyah, mengaku mengikuti kompetisi tersebut karena ingin mengeksplorasi berbagai pengalaman baru. Berbekal semangat tersebut, ia memberanikan diri mengikuti tiga kategori lomba yang diselenggarakan.

“Karena saya ingin mengeksplor banyak hal, saya mencoba meyakinkan diri untuk mengikuti tiga lomba yang diselenggarakan. Setelah proses riset dan olah data yang cukup melelahkan, Alhamdulillah karya saya mendapat penghargaan yang cukup memuaskan,” ujarnya.

Prestasi serupa juga diraih oleh Faradila Nor Insani. Ia mengaku tertarik mengikuti kompetisi tersebut karena ingin menguji kemampuan di bidang desain grafis.

“Saat saya mengetahui informasi kompetisi ini, saya langsung tertarik untuk mengikutinya, terutama di bidang poster.” katanya.

Faradila berharap penghargaan yang diraih dapat menjadi bekal untuk terus mengembangkan kemampuan dan meraih prestasi lainnya.

“Harapan saya, kemenangan ini dapat menjadi sarana untuk meningkatkan kepercayaan diri dan kemampuan saya dalam bidang desain grafis, serta memotivasi saya untuk terus menghasilkan kejuaraan-kejuaraan yang lain,” tuturnya.

Capaian tersebut menunjukkan bahwa mahasiswa PBI UAD tidak hanya unggul dalam kemampuan akademik. Mereka juga mampu menunjukkan kreativitas, kemampuan komunikasi, dan daya saing yang kuat melalui berbagai karya inovatif. Keberhasilan ini sekaligus mencerminkan komitmen PBI UAD dalam mendukung pengembangan potensi mahasiswa agar mampu berprestasi dan berkontribusi di tingkat nasional.

Koordinasi EFH 2026 Libatkan Mahasiswa TEYL

Yogyakarta – Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar kegiatan koordinasi bersama mahasiswa PBI UAD. Koordinasi ini adalah bagian dari persiapan penyelenggaraan My UADventure: English for Holiday (EFH) 2026. Kegiatan tersebut berlangsung menjelang pelaksanaan program yang akan diselenggarakan pada 29 Juni–3 Juli 2026.

Koordinasi ini melibatkan mahasiswa PBI UAD angkatan 2023 yang tergabung dalam Teaching English to Young Learners (TEYL) Program Development. Selain mahasiswa, kegiatan tersebut juga dihadiri oleh sejumlah dosen tim TEYL PBI UAD. Dosen yang hadir di antaranya Nur Fatimah, S.Pd., M.Hum., Dr. Ratri Nur Hidayati, M.Pd.B.I., dan Rahmi Munfangati, S.S., M.Pd.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Program Studi PBI UAD, Sucipto, Ph.D., menyampaikan bahwa EFH merupakan salah satu program unggulan yang secara konsisten mendapat perhatian dan antusiasme dari masyarakat setiap tahunnya.

Koordinasi EFH 2026 Libatkan Mahasiswa TEYL

“Setiap tahun ada agenda unggulan yang ditunggu masyarakat. Melalui program EFH ini, PBI UAD dapat menunjukkan kontribusi dan membawa dampak positif kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa fasilitas laboratorium yang dimiliki PBI UAD tidak hanya digunakan untuk kebutuhan pembelajaran internal. Keberadaannya diharapkan dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

“Laboratorium ini bukan hanya untuk pembelajaran internal. Fasilitas yang ada juga dapat dimanfaatkan untuk masyarakat luas. Program ini terlaksana berkat kerja sama berbagai pihak, mulai dari dosen, mahasiswa, hingga alumni,” tambahnya.

Sucipto menilai bahwa penyelenggaraan EFH semakin relevan dengan perkembangan pendidikan nasional. Menurutnya, bahasa Inggris akan menjadi mata pelajaran wajib mulai tahun 2027. Program yang berfokus pada pengenalan dan pembelajaran bahasa Inggris bagi anak-anak memiliki nilai strategis.

Koordinasi EFH 2026 Libatkan Mahasiswa TEYL

Penjelasan mengenai konsep dan teknis pelaksanaan yang disampaikan oleh Sekretaris Prodi, Rahmi Munfangati, S.S., M.Pd. Dalam sesi tersebut, peserta memperoleh gambaran mengenai alur kegiatan, pembagian tugas.

Pada pelaksanaan EFH 2026, PBI UAD mengundang tiga instruktur kelas. Dua di antaranya merupakan alumni PBI UAD, yaitu Aviq Yusuf Fernanda, S.Pd., dan Aulia Hidayati, S.Pd. Sementara satu instruktur lainnya adalah mahasiswi PBI UAD angkatan 2022, Sukmowati Kurnia Widi, yang telah menyelesaikan sidangnya.

Koordinasi EFH 2026 Libatkan Mahasiswa TEYL

Melalui koordinasi ini, PBI UAD berharap seluruh pihak yang terlibat dapat memiliki pemahaman yang sama mengenai pelaksanaan kegiatan. Dengan demikian, program ini dapat berjalan optimal serta memberikan pengalaman belajar bahasa Inggris yang menyenangkan dan bermakna bagi para peserta.