My UADventure: English for Holiday 2026 Segera Hadir

Yogyakarta — Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) akan kembali menghadirkan program liburan edukatif bertajuk My UADventure: English for Holiday 2026. Program ini dirancang untuk memberikan pengalaman belajar Bahasa Inggris yang menyenangkan bagi siswa sekolah dasar selama masa liburan sekolah.

My UADventure 2026 mengusung tema “Let’s Travel, Learn, and Speak English!”. Program ini menggabungkan pembelajaran Bahasa Inggris dengan berbagai aktivitas interaktif yang mendorong peserta untuk belajar sambil bermain. Kegiatan ini terbuka bagi siswa SD kelas 1 hingga 6 dengan kuota peserta yang terbatas.

Berbagai kegiatan menarik telah disiapkan, mulai dari Fun English Learning, Indoor Games, Outdoor Adventure, Culinary Day, hingga Performance. Melalui rangkaian aktivitas tersebut, peserta tidak hanya berlatih kemampuan berbahasa Inggris, tetapi juga mengembangkan kepercayaan diri, kreativitas, dan keterampilan sosial.

Peserta My UADventure 2026 tidak hanya mendapatkan pengalaman belajar yang menyenangkan, tetapi juga berbagai fasilitas pendukung. Fasilitas tersebut meliputi merchandise, snack dan minuman, kaos kegiatan, worksheet pembelajaran, sertifikat, serta kartu pencapaian. Semua fasilitas ini disediakan untuk mendukung pengalaman belajar yang lebih berkesan selama program berlangsung.

Kegiatan ini akan dilaksanakan pada 29 Juni hingga 3 Juli 2026. Program berlangsung pukul 08.00–12.00 WIB. Seluruh rangkaian kegiatan akan diselenggarakan di Kampus 4 Universitas Ahmad Dahlan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Pendaftaran My UADventure: English for Holiday 2026 telah dibuka hingga 20 Juni 2026. Orang tua yang ingin memberikan pengalaman liburan yang bermanfaat sekaligus menyenangkan bagi putra-putrinya dapat segera melakukan pendaftaran melalui link ini: s.uad.id/MyUADventure2026 

Baca juga: English for Holiday: Liburan Edukatif dan Menyenangkan di Lab TEYL PBI UAD

Melalui program ini, PBI UAD berharap dapat menghadirkan suasana belajar Bahasa Inggris yang lebih dekat, menyenangkan, dan bermakna bagi anak-anak selama liburan sekolah.

EDSA UAD dan EDSA UMY Gelar Benchmarking

Yogyakarta – English Department Student Association (EDSA) PBI Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menyelenggarakan benchmarking bersama EDSA PBI Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY). Kegiatan ini berlangsung pada Minggu, 7 Juni 2026 di Laboratorium Bahasa A Kampus 4 UAD.

Benchmarking ini menjadi kesempatan bagi kedua organisasi untuk berbagi pengalaman, bertukar gagasan, serta mempererat hubungan antarmahasiswa. Kegiatan tersebut diikuti oleh pengurus EDSA UAD dan EDSA UMY.

Turut hadir Kaprodi PBI UAD, Sucipto, M.Pd.B.I., Ph.D., Pembina EDSA UMY, Puthut Ardianto, S.Pd., M.Pd., serta dosen Tim Pendamping Mahasiswa (TPM) PBI UAD, Indah Fajar Wahyuni, S.Pd., M.Hum.

EDSA UAD dan EDSA UMY Gelar Benchmarking

Dalam sambutannya, perwakilan EDSA UMY menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan oleh EDSA UAD. Mereka berharap kegiatan benchmarking ini dapat menjadi langkah awal untuk membangun hubungan yang lebih erat antara kedua organisasi.

“Terima kasih kepada EDSA UAD atas sambutan hangat dan kesediaannya menjalin kerja sama dengan EDSA UMY. Kami berharap benchmarking ini dapat menjadi awal terjalinnya kerja sama antara EDSA UMY dan EDSA UAD,” ujar perwakilan EDSA UMY.

EDSA UAD dan EDSA UMY Gelar Benchmarking

Ketua EDSA PBI UAD, Salman Alfarisi, menyambut baik kegiatan tersebut. Ia berharap benchmarking dapat menjadi ruang untuk berbagi pengalaman dan memperkuat kolaborasi antara kedua organisasi.

“Semoga pertemuan ini membuka lebih banyak peluang kolaborasi antara EDSA UAD dan EDSA UMY di masa mendatang. Mari kita nikmati kegiatan ini dan belajar bersama,” ujarnya.

Agenda utama kegiatan meliputi presentasi program kerja dari setiap divisi EDSA UMY dan EDSA UAD. Kegiatan juga diisi dengan Focus Group Discussion (FGD) antardivisi. Melalui forum tersebut, peserta bertukar informasi mengenai program kerja dan strategi pengelolaan organisasi. Berbagai peluang kolaborasi juga dibahas untuk mendukung pengembangan organisasi di masa mendatang.

EDSA UAD dan EDSA UMY Gelar Benchmarking

Selain sesi diskusi, peserta mengikuti berbagai permainan yang telah disiapkan panitia. Kegiatan ditutup dengan sesi tukar kado sebagai simbol persahabatan dan kebersamaan antara EDSA UAD dan EDSA UMY.

Indah Fajar Wahyuni, S.Pd., M.Hum., Ph.D., menyampaikan bahwa benchmarking merupakan sarana yang positif bagi mahasiswa untuk mengembangkan kapasitas organisasi.

“Kolaborasi antarlembaga kemahasiswaan perlu terus diperkuat. Melalui benchmarking ini, mahasiswa tidak hanya bertukar informasi, tetapi juga membangun jejaring yang dapat mendukung pengembangan organisasi dan kualitas program kerja di masa depan,” ujarnya.

EDSA UAD dan EDSA UMY Gelar BenchmarkingSementara itu, EDSA UAD berharap kegiatan ini dapat mempererat hubungan antarorganisasi dan membuka peluang kolaborasi di masa mendatang. Sebagai tindak lanjut, Program Studi PBI UAD dan PBI UMY sepakat memperkuat kerja sama melalui penandatanganan kerja sama. EDSA UAD dan EDSA UMY juga berencana berkolaborasi dalam program kerja bersama pada masa mendatang. (Lus)

PBI dan MPBI UAD Gelar Workshop Publikasi Ilmiah

Yogyakarta – Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) dan Program Pascasarjana Pendidikan Bahasa Inggris (MPBI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menyelenggarakan Workshop Publikasi Ilmiah: Conducting Publishable ELT Research. Kegiatan ini diadakan pada Sabtu, 6 Juni 2026, di Educators Hall, Kampus 4 UAD. Peserta pada kegiatan ini adalah mahasiswa PBI dan MPBI UAD. PBI dan MPBI UAD menghadirkan David Wijaya, Ph.D. | FHEA. dari Nanyang Technological University (NTU), Singapura, sebagai pemateri. Workshop ini dimoderatori oleh Dio Fahmi Alfaridhi, S.Pd., alumni PBI UAD.

Acara dibuka oleh Dr. Ani Susanti, M.Pd.B.I., Wakil Dekan Bidang SDM dan KKAU FKIP UAD sekaligus dosen PBI UAD. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya kemampuan belajar dan meneliti bagi mahasiswa di tengah perkembangan dunia yang terus berubah.

PBI dan MPBI UAD Gelar Workshop Publikasi Ilmiah

“Kami berharap workshop ini dapat membekali mahasiswa dengan keterampilan riset dan publikasi ilmiah yang dibutuhkan di dunia akademik. Selain itu, kegiatan ini diharapkan menjadi awal dari kolaborasi yang lebih luas, termasuk dalam bidang penelitian dan kerja sama internasional,” ujarnya.

Baca juga: Perdalam Teknik Editing Ilmiah, Dosen PBI UAD Ikuti Workshop Penulisan Akademik

Dalam pemaparannya, David Wijaya menjelaskan bahwa penelitian yang layak dipublikasikan harus memiliki fokus yang jelas. Penelitian juga perlu didukung metodologi yang kuat, analisis data yang valid, serta kontribusi yang nyata terhadap pengembangan ilmu pengetahuan.

David juga menjelaskan pentingnya menemukan research gap melalui kajian literatur. Menurutnya, kebaruan penelitian lahir dari kemampuan menemukan aspek yang belum banyak dikaji. Ia turut memperkenalkan berbagai pendekatan penelitian ELT dan memaparkan contoh penelitian yang telah diterbitkan di jurnal internasional.

David mengingatkan peserta mengenai berbagai faktor yang dapat menyebabkan naskah ditolak oleh jurnal ilmiah. Menurutnya, kualitas argumentasi, metodologi, dan kontribusi penelitian menjadi aspek penting yang perlu diperhatikan penulis.

PBI dan MPBI UAD Gelar Workshop Publikasi Ilmiah

“Banyak naskah ditolak bukan karena topiknya tidak menarik, tetapi karena argumentasinya lemah, metodologinya tidak selaras dengan tujuan penelitian, atau gagal menunjukkan kontribusi yang jelas terhadap bidang kajian yang diteliti,” jelas David.

PBI dan MPBI UAD Gelar Workshop Publikasi Ilmiah (2)

Kegiatan ditutup dengan penandatanganan Implementation Agreement (IA) antara Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris UAD dan Nanyang Technological University (NTU), Singapura. Penandatanganan dilakukan oleh Kaprodi PBI UAD, Sucipto, M.Pd.B.I., Ph.D., sebagai upaya memperkuat kolaborasi akademik dan penelitian antara kedua institusi.

Melalui workshop ini, mahasiswa diharapkan mampu merancang penelitian yang lebih terarah. Mahasiswa juga diharapkan dapat menghasilkan karya ilmiah yang memiliki kontribusi akademik yang jelas dan berpeluang dipublikasikan pada jurnal ilmiah bereputasi.

Mahasiswa PBI UAD Raih Juara 1 di GBC 2026 (2)

Yogyakarta – Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Agung Alfadi (PBI UAD 2024), berhasil menorehkan prestasi membanggakan di bidang olahraga. Bersama Tim Basket Guardian UAD, ia sukses meraih Juara 1 dalam Gadjahmada Basketball Competition (GBC) 2026. Kompetisi ini diselenggarakan oleh Universitas Gadjah Mada (UGM) pada 17–23 Mei 2026. Tidak hanya membawa timnya menjadi juara, Agung juga dinobatkan sebagai Most Valuable Player (MVP) atau pemain terbaik turnamen.

Gadjahmada Basketball Competition merupakan ajang basket tingkat nasional yang diikuti oleh berbagai tim dari sejumlah daerah di Indonesia. Dalam kompetisi tersebut, Tim Basket Guardian UAD yang beranggotakan 15 pemain tampil konsisten sejak babak awal hingga partai final dan berhasil mengamankan gelar juara.

Di balik keberhasilan tersebut, Agung harus menghadapi tantangan yang tidak mudah. Jadwal pertandingan yang berlangsung bersamaan dengan Ujian Tengah Semester (UTS) menuntutnya untuk mampu membagi waktu antara kewajiban akademik dan komitmen sebagai atlet.

“Pengalaman mengikuti turnamen ini sangat seru dan penuh tantangan karena waktunya bertabrakan dengan UTS. Saya harus benar-benar bisa mengatur waktu antara belajar dan fokus untuk pertandingan agar keduanya bisa berjalan dengan baik,” ujarnya.

Agung menilai kekompakan tim menjadi faktor penting yang mengantarkan Guardian UAD meraih hasil terbaik. Menurutnya, seluruh pemain bekerja keras dan saling mendukung untuk memberikan performa maksimal di setiap pertandingan.

Mahasiswa PBI UAD Raih Juara 1 di GBC 2026 (2)

Penghargaan MVP yang diraihnya menjadi pencapaian istimewa. Namun, ia menganggap prestasi tersebut sebagai motivasi untuk terus berkembang dan meningkatkan kemampuan.

“Semoga dengan pencapaian ini saya bisa terus konsisten dan menjadi lebih baik lagi ke depannya. Saya juga berharap dapat terus memberikan yang terbaik bagi tim serta meraih prestasi yang lebih tinggi,” tuturnya.

Baca juga: Mahasiswa PBI UAD Raih Juara 3 Basket UPTION 2026

Prestasi yang diraih Agung Alfadi menunjukkan bahwa mahasiswa mampu menyeimbangkan pencapaian akademik dan nonakademik. Keberhasilan tersebut diharapkan dapat menginspirasi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan potensi dan berani berprestasi di berbagai bidang.

Mahasiswa PBI UAD Lolos Pendanaan PPK Ormawa 2026

Yogyakarta – Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) turut berkontribusi dalam keberhasilan Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (BEM FKIP UAD) meraih pendanaan Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Kemendiktisaintek 2026. Hasil seleksi pendanaan tersebut diumumkan pada 13 Mei 2026.

Tim PPK Ormawa ini merupakan kolaborasi mahasiswa dari berbagai program studi di UAD yang tergabung dalam BEM FKIP UAD. Judul proposal mereka adalah Pemberdayaan UMKM Pangan Lokal di Desa Pengkol, Gunungkidul, Berbasis Ekonomi Kreatif dan Technopreneurship melalui Model Participatory Action Research (PAR). Sejumlah mahasiswa PBI UAD terlibat sebagai bagian dari Tim TaskForce dan Tim Pelaksana.

Ahmed Rassel (PBI 2023) yang juga menjabat sebagai Ketua BEM FKIP UAD 2026/2027, dipercaya menjadi Ketua Tim TaskForce. Tim tersebut juga diperkuat oleh Raehanah Rezky Amaliyah dan Putri Pitriani dari PBI 2023. Sementara itu, Annisa Adzkia Aulia dari PBI 2024 tergabung dalam Tim Pelaksana.

Program PPK Ormawa akan dilaksanakan di Desa Pengkol, Gunungkidul. Kegiatan akan dimulai setelah proses penerjunan oleh PKM Center UAD pada Juni 2026. Selanjutnya, program akan berjalan selama kurang lebih lima bulan dengan pendampingan dari dosen pembimbing, Iis Suwartini, M.Pd., dosen PBSI UAD.

Mahasiswa PBI UAD Lolos Pendanaan PPK Ormawa 2026

Raehanah mengungkapkan rasa bangganya atas capaian tersebut.

“Lolosnya BEM FKIP hingga tahap pendanaan PPK ORMAWA Kemendiktisaintek menjadi kebanggaan tersendiri karena ini merupakan pertama kalinya BEM FKIP berhasil mencapai tahap tersebut. Kegiatan ini juga memberikan pengalaman yang berharga bagi tim untuk belajar bekerja sama lintas prodi, melatih komunikasi, serta menyusun program pengabdian yang bermanfaat bagi masyarakat Desa Pengkol, Gunung Kidul,” ujarnya.

Putri menjelaskan bahwa setelah dinyatakan lolos pendanaan, tim akan segera memasuki tahap implementasi program.

“Setelah dinyatakan lolos pendanaan, akan diagendakan penerjunan oleh pihak PKM Center UAD yang kemudian disusul langsung dengan kegiatan perdana yang dilaksanakan di desa selama kurang lebih lima bulan, dan di akhir persiapan Abdidaya Nasional,” ujarnya.

Senada dengan itu, Annisa berharap program tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Saya berharap program ini dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat Desa Pengkol, khususnya dalam pengembangan potensi desa dan pemberdayaan masyarakat. Selain itu, saya berharap seluruh tim dapat menjalankan program dengan lancar, solid, dan mampu membawa nama baik universitas di tingkat nasional,” ungkapnya.

Harapan serupa juga disampaikan oleh Rassel. Ia berharap kolaborasi lintas program studi yang terjalin dalam tim dapat tetap solid selama pelaksanaan program.

“Semoga kolaborasi lintas prodi ini tetap solid selama kurang lebih empat bulan ke depan dan program ini bisa benar-benar memberi dampak nyata bagi warga Desa Pengkol. Saya juga berharap dedikasi kita tidak hanya sukses di lapangan, tetapi juga mampu membawa kita meraih prestasi membanggakan di ajang Abdidaya Nasional,” tuturnya.

Baca juga: Tim PBI UAD Lolos Pendanaan PKM-PM Kemendiktisaintek 2026

Melalui keterlibatan aktif dalam tim PPK Ormawa BEM FKIP UAD, mahasiswa PBI UAD menunjukkan komitmennya untuk berkontribusi dalam pengabdian kepada masyarakat. Program ini juga menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan kepemimpinan, kolaborasi lintas disiplin, serta membawa nama baik UAD di tingkat nasional.