Yogyakarta – Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) berhasil meraih delapan penghargaan pada Andalan Awards 2026. Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Biro Kemahasiswaan dan Alumni (BIMAWA) Universitas Ahmad Dahlan, Kamis (5/2/2026).

Andalan Awards merupakan agenda tahunan BIMAWA. Kegiatan ini menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi dan prestasi dosen, mahasiswa, alumni, serta organisasi mahasiswa dan organisasi otonom (Ortom) Muhammadiyah di lingkungan UAD. Acara tersebut berlangsung di Amphitarium Kampus 4 UAD.

Daftar Penghargaan PBI UAD pada Andalan Awards 2026

  1. Juara 1 Kategori Peran Prodi dalam Pengembangan Karier
  2. Juara 3 Kategori Keterlibatan Alumni dalam Kegiatan Prodi
  3. Juara 1 Alumni Berprestasi di Bidang Pengabdian kepada Masyarakat atas nama Tri Amalia Lestari, S.Pd., M.Pd.B.I.
  4. Juara 2 Alumni Berprestasi di Bidang Kewirausahaan atas nama Miftah Royani, S.Pd., M.A.
  5. Juara 2 Alumni Berprestasi di Bidang Karier Instansi atas nama Dr. Pratiwi Amelia, S.Pd., M.Pd.B.I.
  6. Juara 2 Organisasi Mahasiswa Kategori HMPS Realisasi Program Kerja diraih oleh HMPS PBI EDSA
  7. Juara 2 Organisasi Mahasiswa Terbaik Kategori HMPS Laporan Pertanggungjawaban diraih oleh HMPS PBI EDSA
  8. Juara Harapan 3 Organisasi Mahasiswa Terbaik Kategori HMPS Pemerolehan Dana Usaha Mandiri (Kelompok B) diraih oleh HMPS PBI EDSA

Ketua Program Studi PBI UAD, Sucipto, M.Pd.B.I., Ph.D., menyampaikan apresiasi atas capaian prestasi yang telah diraih.

“Saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas raihan prestasi alumni dan HMPS PBI EDSA. Capaian ini menunjukkan semangat kolaborasi, kerja keras, dan komitmen bersama dalam mengembangkan kualitas kemahasiswaan dan alumni. Semoga prestasi ini dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa untuk terus berproses, berprestasi, dan berkontribusi secara nyata di masyarakat, serta memotivasi para alumni untuk terus berkarya dan membawa nama baik program studi di berbagai bidang. Kami juga menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada mahasiswa dan alumni yang telah berprestasi. Semoga capaian ini menjadi pemantik lahirnya prestasi-prestasi berikutnya.” ujarnya.

Ia berharap capaian ini dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa untuk terus berproses, berprestasi, dan berkontribusi secara nyata di masyarakat, serta memotivasi alumni untuk terus berkarya dan membawa nama baik program studi di berbagai bidang. Ke depan, PBI UAD diharapkan terus memperkuat kolaborasi dan konsistensi dalam mencetak lulusan yang unggul, adaptif, dan berdaya saing.

Yogyakarta — Sebanyak lima mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) berhasil menyelesaikan studi jenjang sarjana dalam waktu 3,5 tahun melalui Program Fast Track.

Program Fast Track merupakan skema percepatan studi dari jenjang S-1 ke S-2 yang diselenggarakan di Universitas Ahmad Dahlan melalui Prodi Pendidikan Bahasa Inggris dan Prodi Magister Pendidikan Bahasa Inggris. Program ini menargetkan mahasiswa menyelesaikan studi S-1 dalam waktu 3,5 tahun dan melanjutkan ke jenjang S-2 selama 1,5 tahun.

Sidang tugas akhir mahasiswa Program Fast Track PBI UAD dilaksanakan pada 29 dan 30 Januari 2026. Rincian nama mahasiswa, tanggal sidang, dan dosen pembimbing disajikan dalam tabel berikut.

No Nama Mahasiswa Tanggal Sidang Dosen Pembimbing
1 Derly Syahputra Kamis, 29 Januari 2026 Drs. Bambang Widi Pratolo, M.Hum., Ph.D.
2 Ikhsan Maulana Kamis, 29 Januari 2026 Dr. Ikmi Nur Oktavianti, S.S., M.A.
3 Sabrina Attaya Alif Jumat, 30 Januari 2026 Drs. Bambang Widi Pratolo, M.Hum., Ph.D.
4 Dita Safitri Jumat, 30 Januari 2026 Dr. Ikmi Nur Oktavianti, S.S., M.A.
5 Sevani Narselia Jumat, 30 Januari 2026 Dr. Ikmi Nur Oktavianti, S.S., M.A.

Salah satu peserta Program Fast Track, Derly Syahputra, mengungkapkan rasa syukurnya setelah berhasil menyelesaikan studi tepat waktu.

Mahasiswa Fast Track PBI UAD: Derly Syahputra dan Ikhsan Maulana

“Alhamdulillah, saya senang bisa menyelesaikan studi di tahun ini. Prosesnya bisa dilalui berkat doa keluarga, terutama orang tua, serta dukungan dari teman-teman,” ujarnya.

Terkait manfaat program, mahasiswa menilai Program Fast Track memberikan efisiensi waktu sekaligus melatih kesiapan akademik. Sevani Narselia menyebut bahwa program ini memungkinkan mahasiswa melanjutkan studi ke jenjang berikutnya tanpa jeda yang panjang.

Dari kiri: Sevani Narselia, Sabrina Attaya Alif, dan Dita Safitri

“Kelebihannya jelas lebih hemat waktu dan lebih tertantang. Alurnya jadi lebih cepat dan fokus, serta mental dan kesiapan akademik juga lebih terlatih,” ungkapnya.

Senada dengan itu, Dita Safitri menilai Program Fast Track membantu mahasiswa membangun kedisiplinan dalam menyelesaikan studi.

“Program ini sangat membantu dalam membangun kesadaran untuk menyelesaikan skripsi lebih cepat, disiplin mengejar target, dan memberikan kesempatan untuk lulus lebih awal. Selain itu, dari pihak PBI maupun MPBI UAD juga sangat suportif, sehingga mahasiswa merasa didampingi selama menjalani program ini,” jelasnya.

Capaian kelima mahasiswa tersebut mencerminkan adanya alternatif penyelesaian studi di Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Ahmad Dahlan melalui Program Fast Track. Jalur ini menjadi pilihan selain jalur reguler untuk mendukung percepatan studi dan penguatan kesiapan akademik mahasiswa.

Yogyakarta — Prestasi akademik kembali ditorehkan oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD). Dio Fahmi Alfaridhi, mahasiswa angkatan 2022, berhasil menyelesaikan studinya dalam waktu 3,5 tahun melalui jalur publikasi artikel ilmiah.

Dio melaksanakan Diseminasi pada Kamis, 29 Januari 2026, yang dihadiri oleh sekitar 40 peserta serta para dosen PBI UAD. Sesi tersebut turut dihadiri oleh Sekretaris Program Studi PBI, Rahmi Munfangati, S.S., M.Pd. Adapun tim penguji terdiri atas Drs. Bambang Widi Pratolo, Ph.D. sebagai Penguji Pertama dan Raden Muhammad Ali, S.S., M.Pd. sebagai Penguji Kedua. Dio dinyatakan lulus secara resmi setelah menyelesaikan seluruh rangkaian sidang serta memenuhi persyaratan akademik yang berlaku.

Artikel ilmiahnya berjudul “Students’ Perceptions of an AI-Based English e-Module for Digital Content Creation: An Explanatory Sequential Mixed-Methods Study”. Artikel tersebut telah accepted dan diterbitkan pada Journal of Languages and Language Teaching (JOLLT) yang terakreditasi SINTA 2.

Dalam proses penyusunan artikel, Dio dibimbing oleh Prayudha, S.Pd., M.A. Penelitian dan penulisan artikel tersebut dikerjakan selama kurang lebih sembilan bulan. Proses tersebut mencakup tahapan penyusunan proposal, pengambilan dan analisis data, hingga revisi artikel berdasarkan masukan dari reviewer jurnal.

Dio memilih jalur publikasi sebagai syarat kelulusan karena ketertarikannya pada dunia penelitian dan penulisan artikel ilmiah. Selain itu, jalur publikasi dinilainya lebih efisien dan strategis untuk mendukung rencana akademik ke depan. Hal tersebut berkaitan dengan persiapannya dalam mendaftar beasiswa studi ke luar negeri melalui penguatan jejak digital di bidang penelitian.

Terkait proses publikasi, Dio menjelaskan bahwa tahapan yang dilalui relatif serupa dengan jalur skripsi, namun memiliki tantangan tersendiri.

“Prosesnya kurang lebih sama seperti skripsi, mulai dari menentukan topik dan menyusun penelitian. Yang membedakan adalah kita harus menyesuaikan artikel dengan scope dan template jurnal, lalu menunggu proses review hingga akhirnya mendapatkan Letter of Acceptance (LoA),” jelasnya.

Ia juga menekankan pentingnya peran dosen pembimbing dan lingkungan akademik PBI UAD dalam keberhasilannya menyelesaikan studi tepat waktu.

“Dosen pembimbing berperan sangat penting dalam memberikan arahan metodologis, evaluasi kritis, dan motivasi akademik. Selain itu, dosen-dosen PBI UAD lainnya juga sangat mendukung mahasiswa agar dapat menyelesaikan tugas akhir tepat waktu,” ungkapnya.

Capaian ini menunjukkan bahwa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Ahmad Dahlan membuka jalur publikasi sebagai salah satu alternatif kelulusan bagi mahasiswa.

YogyakartaProgram Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar kegiatan Sosialisasi Mata Kuliah Peminatan bagi mahasiswa semester III angkatan 2024 di Lab Bahasa PBI A. (27/1/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan pilihan peminatan sebagai persiapan awal mahasiswa dalam menentukan arah akademik yang akan ditempuh.

Kegiatan sosialisasi ini dihadiri oleh Sucipto, M.Pd.B.I., Ph.D., selaku Kepala Program Studi PBI, dan Rahmi Munfangati, S.S., M.Pd., selaku Sekretaris Program Studi PBI. Selain itu, kegiatan ini juga dihadiri oleh para Koordinator Keilmuan sebagai berikut.

No. Nama Bidang Keilmuan
1. Prayudha, S.Pd., M.A. Journalism
2. Astry Fajria, S.S., M.Pd.B.I. Translation
3. Nur Rifai Akhsan, S.Pd., M.Ed. Tourism

Dalam sambutannya, Sucipto menegaskan bahwa peminatan di PBI UAD menjadi bukti luasnya peluang karier lulusan Pendidikan Bahasa Inggris.

“Sosialisasi peminatan ini menunjukkan bahwa PBI UAD tidak hanya menyiapkan mahasiswa untuk menjadi guru. Kami menyediakan banyak pilihan pengembangan diri, yang dibuktikan dengan banyaknya alumni PBI UAD yang berkembang di berbagai bidang selain pendidikan,” ujarnya.

Sekretaris Program Studi PBI, Rahmi Munfangati, menambahkan bahwa mata kuliah peminatan bersifat berkelanjutan. Ia menjelaskan bahwa peminatan ini bersifat kontinu, sehingga mata kuliah peminatan akan ditempuh secara berkesinambungan hingga semester enam.

Prayudha menjelaskan bahwa peminatan Journalism dirancang untuk memberikan pengalaman dunia kerja secara langsung melalui program magang.

“Di akhir perkuliahan nanti, mahasiswa akan mengikuti program magang. Di sana kalian akan diberi kesempatan langsung untuk merasakan dunia kerja di bidang jurnalistik,” jelasnya.

Sementara itu, Koordinator Keilmuan Translation, Astry Fajria, menyoroti fleksibilitas profesi penerjemah.

Translator merupakan pekerjaan yang bisa dilakukan dari mana saja, sehingga memiliki peluang yang sangat luas di era digital saat ini,” ungkap Astry.

Adapun Koordinator Keilmuan Tourism, Rifai Akhsan, menyampaikan bahwa peminatan ini menekankan pembelajaran berbasis proyek.

“Di akhir perkuliahan, mahasiswa Tourism akan menjalankan proyek JogjaExplore, yaitu kegiatan membawa wisatawan mengunjungi berbagai destinasi wisata di Yogyakarta,” jelasnya.

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 10.00 WIB ini berjalan lancar dan mendapat antusiasme tinggi dari mahasiswa. Sosialisasi ini menjadi ruang awal bagi mahasiswa PBI UAD angkatan 2024 untuk memahami bahwa menentukan peminatan bukan soal memilih secara cepat, melainkan tentang mengenali arah dan potensi diri secara sadar, terarah, dan bertanggung jawab.

Melalui kegiatan ini, PBI UAD menegaskan komitmennya dalam menyiapkan mahasiswa tidak hanya sebagai calon pendidik, tetapi juga sebagai next educator yang adaptif, berdaya saing, dan memiliki kompetensi profesional lintas bidang keilmuan.

Yogyakarta – Mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Universitas Ahmad Dahlan angkatan 2023 dan 2024 menampilkan Drama Performance sebagai luaran mata kuliah Drama pada Minggu (11/1/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan di Laboratorium Bahasa A, Kampus 4 UAD.

Drama Performance ini diikuti oleh seluruh mahasiswa PBI angkatan 2023 dan 2024 yang terbagi ke dalam empat kelas. Setiap kelas menampilkan satu pementasan drama dengan cerita yang berbeda. Pementasan dilakukan secara berkelompok besar sebagai bentuk kolaborasi antarmahasiswa dalam satu kelas.

Mata kuliah Drama tersebut diampu oleh Arilia Triyoga, S.S., M.Pd.B.I. Arilia menjelaskan bahwa luaran mata kuliah Drama tidak hanya berupa pertunjukan, tetapi juga E-Book Antologi Drama ber-ISBN yang ditulis oleh mahasiswa.

Arilia Triyoga, S.S., M.Pd.B.I., selaku Dosen Pengampu Mata Kuliah Drama

“Bentuk luaran mata kuliah Drama ada dua, yaitu pertunjukan drama dan E-Book Antologi Drama ber-ISBN. Hal ini merupakan bagian dari penerapan Outcome Based Education (OBE), di mana mahasiswa dinilai apakah mereka mampu menulis kreatif atau tidak,” ujarnya.

Menurut Arilia, mahasiswa diwajibkan untuk terlibat langsung dalam pementasan guna melatih kemampuan improvisasi dan performatif. Melalui kegiatan tersebut, dosen dan program studi dapat melihat capaian pembelajaran mahasiswa secara lebih komprehensif.

Pada tahun ini, mata kuliah Drama menggandeng LSO HMPS PBI EDSA, yakni Keluarga Teater PeBei. Kerja sama ini bertujuan untuk memberikan pendampingan seni panggung agar proses pementasan berjalan lebih terarah.

“Betul, tahun ini mata kuliah Drama bekerja sama dengan Keluarga Teater PeBei. Saya melihat teman-teman di sana memiliki kapabilitas dalam seni panggung, sehingga diharapkan Drama Performance ini bisa lebih terarah dan target pembelajarannya tercapai,” jelas Arilia.

Arilia juga menyampaikan bahwa mata kuliah Drama dirancang untuk mengembangkan berbagai kompetensi mahasiswa dalam konteks pembelajaran Bahasa Inggris.

“Kompetensi yang ingin dicapai antara lain menulis kreatif melalui penulisan naskah drama, speaking skill, dan critical thinking. Mahasiswa juga harus mampu menyusun konsep pementasan, mulai dari alur cerita, properti, hingga aspek teknis lainnya,” tambahnya.

Perwakilan Keluarga Teater PeBei, Atas Sultan Joe Satriani, menjelaskan bahwa naskah yang dipentaskan merupakan hasil karya mahasiswa dari masing-masing kelas. Tim teater berperan dalam memberikan pendampingan selama proses penggarapan.

Mata Kuliah Drama yang Berkolaborasi dengan Keluarga Teater PeBei

“Pemilihan naskah berasal dari karya dan kreativitas mahasiswa. Kami membantu memberikan pertimbangan dan mentoring, terutama bagaimana naskah sastra divisualisasikan dari bentuk tulisan ke bentuk pertunjukan,” ujarnya.

Sementara itu, M. Ghoni Raihan menyebutkan bahwa tantangan terbesar yang dihadapi mahasiswa selama proses latihan adalah faktor kepercayaan diri dan kurangnya pengalaman berpentas.

“Tantangan terbesar ada pada kurangnya rasa percaya diri dan minimnya pemahaman tentang faktor-faktor pementasan, karena sebelumnya mereka hanya menulis naskah. Kendala tersebut kami atasi bersama melalui pemantik, evaluasi, serta penyesuaian aspek teknis ketika naskah akan ditampilkan,” jelasnya.

Dengan konsep pementasan berkelompok besar dan cerita yang berbeda di setiap kelas, Drama Performance ini menjadi ruang pembelajaran kolaboratif yang tidak hanya menekankan aspek teoretis, tetapi juga praktik berbahasa, kreativitas, dan seni pertunjukan secara kontekstual.