Posts

Yogyakarta – Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Ahmad Dahlan melepas tujuh mahasiswa peserta program SEA-Teacher (Southeast Asian Teacher Project) Batch 11 pada Kamis, 8 Januari 2025. Pelepasan ini dilaksanakan di Educators Hall, Kampus 4 UAD.

SEA-Teacher merupakan program pertukaran mahasiswa pendidikan di bawah naungan SEAMEO. Program ini bertujuan meningkatkan kompetensi calon guru melalui praktik mengajar lintas negara. Program ini dilaksanakan setiap tahun dan secara konsisten diikuti oleh PBI UAD sebagai bagian dari penguatan kompetensi global mahasiswa.

Adapun mahasiswa PBI UAD yang mengikuti SEA-Teacher Batch 11 adalah:

Nama Angkatan Universitas Mitra
Qurrota A’yun Pendidikan Bahasa Inggris 2023 West Visayas State University
Tsalsa Rosyanda Putri Pendidikan Bahasa Inggris 2023 Adamson University
Asri Indah Lestari  Pendidikan Bahasa Inggris 2023 Adamson University
Asmarani Kamila Pendidikan Bahasa Inggris 2023 Capiz State University
Zahra Qurratu Ainii Pendidikan Bahasa Inggris 2023 Capiz State University
Nisrina Rahadatul’aisy Nur Pendidikan Bahasa Inggris 2023 University of Saint La Salle
Kharisa Zalfa Naila Pendidikan Bahasa Inggris 2023 Central Luzon State University

Dalam sambutannya, Dekan FKIP UAD, Muhammad Sayuti, S.Pd., M.Pd., M.Ed., Ph.D. Ia menjelaskan bahwa Filipina dipilih karena penggunaan bahasa Inggris sebagai bahasa kedua telah mengakar dalam kehidupan akademik dan sosial.

Sambutan Dekan FKIP UAD

“Di Filipina, bahasa Inggris digunakan sebagai bahasa kedua dan lazim dipakai dalam forum umum. Bahkan, anak-anak sudah terbiasa berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris. Jika memiliki kesempatan mengajar di luar negeri, sebaiknya dimanfaatkan karena potensinya besar untuk menebar ilmu yang bermanfaat,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Program Studi PBI UAD, Sucipto, Ph.D., menegaskan bahwa keikutsertaan mahasiswa dalam program SEA-Teacher merupakan bentuk komitmen program studi dalam menyiapkan calon pendidik berkompetensi global.

Sambutan Kaprodi PBI UAD

“Program ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk tumbuh melalui pengalaman akademik dan praktik lintas negara. Mahasiswa diharapkan mampu meningkatkan kapasitas profesional, memperluas wawasan internasional, serta membawa nilai-nilai keislaman dan keunggulan UAD dalam konteks pendidikan global,” jelasnya.

Perwakilan mahasiswa peserta, Tsalsa Rosyanda Putri, mahasiswa PBI angkatan 2023, menyampaikan harapannya terhadap pelaksanaan program SEA-Teacher.

“Program SEA-Teacher merupakan kesempatan berharga bagi kami untuk belajar langsung di lingkungan pendidikan internasional. Melalui program ini, kami dapat melatih kemampuan mengajar, komunikasi, serta membentuk sikap profesional sebagai calon pendidik, sekaligus membawa nama baik Universitas Ahmad Dahlan dan Indonesia di tingkat internasional.”

Sebagai penutup, program SEA-Teacher diharapkan dapat membekali mahasiswa PBI UAD dengan pengalaman mengajar internasional serta memperkuat kompetensi profesional dan wawasan global sebagai calon pendidik.

Yogyakarta Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Dio Fahmi Alfaridhi, meraih Juara 2 International Microteaching Competition pada FAKIP 6 International Edufair. Kegiatan ini digelar pada 20–23 November 2025 di Universitas Syiah Kuala (USK), Banda Aceh. Kompetisi ini diselenggarakan oleh BEM FKIP Universitas Syiah Kuala. Lomba ini diikuti oleh peserta dari delapan negara, termasuk Indonesia, Malaysia, Turki, dan Yordania.

Dio berkompetisi sebagai bagian dari tim yang terdiri dari tiga mahasiswa UAD, yaitu

  • Dio Fahmi Alfaridhi (PBI)
  • Zul Hamdi Batubara (PBIO)
  • Risky Umi Hidayati (PBIO)

Ketiganya mewakili UAD dalam kategori microteaching tingkat internasional.

Pada tahap awal, peserta diwajibkan mengirimkan video microteaching untuk diseleksi menjadi empat besar. Tim UAD berhasil lolos sebagai finalis dan mengikuti babak akhir secara luring di Universitas Syiah Kuala.

Baca juga “Mahasiswa PBI UAD Raih Medali Emas di International Choir Festival 2025”

Dio menyampaikan bahwa persiapan menuju kompetisi ini menghadirkan tantangan tersendiri, terutama dalam membagi waktu antara persiapan lomba dan tugas organisasi kampus.

Dio Fahmi Alfaridhi, Mahasiswa PBI UAD 2022 Raih Juara 2 International Microteaching Competition 

“Tantangannya lebih ke pra-lomba, khususnya di time manajemen. Saya juga merupakan wakil gubernur di BEM FKIP UAD yang kebetulan sedang ada program kerja besar. Di sisi lain, saya harus mempersiapkan materi dan latihan presentasi untuk lomba microteaching dengan waktu yang sangat singkat,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih dan harapannya setelah meraih capaian ini.

“Tentunya kemenangan ini saya dedikasikan untuk Prodi PBI UAD yang selalu mensupport mahasiswanya untuk meraih prestasi. Dengan kemenangan ini, semoga saya pribadi menjadi individu yang lebih baik lagi dan selalu melakukan yang terbaik bagi orang-orang sekitar,” ujar Dio.

Prestasi ini menjadi langkah penting bagi Dio dan tim, sekaligus menguatkan komitmen PBI UAD dalam mencetak pendidik yang berdaya saing global.