Posts

Mahasiswa PBI UAD Lolos Pendanaan PPK Ormawa 2026

Yogyakarta – Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) turut berkontribusi dalam keberhasilan Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (BEM FKIP UAD) meraih pendanaan Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Kemendiktisaintek 2026. Hasil seleksi pendanaan tersebut diumumkan pada 13 Mei 2026.

Tim PPK Ormawa ini merupakan kolaborasi mahasiswa dari berbagai program studi di UAD yang tergabung dalam BEM FKIP UAD. Judul proposal mereka adalah Pemberdayaan UMKM Pangan Lokal di Desa Pengkol, Gunungkidul, Berbasis Ekonomi Kreatif dan Technopreneurship melalui Model Participatory Action Research (PAR). Sejumlah mahasiswa PBI UAD terlibat sebagai bagian dari Tim TaskForce dan Tim Pelaksana.

Ahmed Rassel (PBI 2023) yang juga menjabat sebagai Ketua BEM FKIP UAD 2026/2027, dipercaya menjadi Ketua Tim TaskForce. Tim tersebut juga diperkuat oleh Raehanah Rezky Amaliyah dan Putri Pitriani dari PBI 2023. Sementara itu, Annisa Adzkia Aulia dari PBI 2024 tergabung dalam Tim Pelaksana.

Program PPK Ormawa akan dilaksanakan di Desa Pengkol, Gunungkidul. Kegiatan akan dimulai setelah proses penerjunan oleh PKM Center UAD pada Juni 2026. Selanjutnya, program akan berjalan selama kurang lebih lima bulan dengan pendampingan dari dosen pembimbing, Iis Suwartini, M.Pd., dosen PBSI UAD.

Mahasiswa PBI UAD Lolos Pendanaan PPK Ormawa 2026

Raehanah mengungkapkan rasa bangganya atas capaian tersebut.

“Lolosnya BEM FKIP hingga tahap pendanaan PPK ORMAWA Kemendiktisaintek menjadi kebanggaan tersendiri karena ini merupakan pertama kalinya BEM FKIP berhasil mencapai tahap tersebut. Kegiatan ini juga memberikan pengalaman yang berharga bagi tim untuk belajar bekerja sama lintas prodi, melatih komunikasi, serta menyusun program pengabdian yang bermanfaat bagi masyarakat Desa Pengkol, Gunung Kidul,” ujarnya.

Putri menjelaskan bahwa setelah dinyatakan lolos pendanaan, tim akan segera memasuki tahap implementasi program.

“Setelah dinyatakan lolos pendanaan, akan diagendakan penerjunan oleh pihak PKM Center UAD yang kemudian disusul langsung dengan kegiatan perdana yang dilaksanakan di desa selama kurang lebih lima bulan, dan di akhir persiapan Abdidaya Nasional,” ujarnya.

Senada dengan itu, Annisa berharap program tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Saya berharap program ini dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat Desa Pengkol, khususnya dalam pengembangan potensi desa dan pemberdayaan masyarakat. Selain itu, saya berharap seluruh tim dapat menjalankan program dengan lancar, solid, dan mampu membawa nama baik universitas di tingkat nasional,” ungkapnya.

Harapan serupa juga disampaikan oleh Rassel. Ia berharap kolaborasi lintas program studi yang terjalin dalam tim dapat tetap solid selama pelaksanaan program.

“Semoga kolaborasi lintas prodi ini tetap solid selama kurang lebih empat bulan ke depan dan program ini bisa benar-benar memberi dampak nyata bagi warga Desa Pengkol. Saya juga berharap dedikasi kita tidak hanya sukses di lapangan, tetapi juga mampu membawa kita meraih prestasi membanggakan di ajang Abdidaya Nasional,” tuturnya.

Baca juga: Tim PBI UAD Lolos Pendanaan PKM-PM Kemendiktisaintek 2026

Melalui keterlibatan aktif dalam tim PPK Ormawa BEM FKIP UAD, mahasiswa PBI UAD menunjukkan komitmennya untuk berkontribusi dalam pengabdian kepada masyarakat. Program ini juga menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan kepemimpinan, kolaborasi lintas disiplin, serta membawa nama baik UAD di tingkat nasional.

Mahasiswa PBI UAD Raih Prestasi Nasional di Kompetisi Artikel Ilmiah

Yogyakarta – Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menorehkan prestasi pada Kompetisi Artikel Ilmiah #2 Tingkat Nasional 2026. Kompetisi tersebut diselenggarakan oleh BIMAWA UAD secara daring. Kegiatan berlangsung pada Kamis (9/4/2026) hingga Sabtu (16/5/2026). Kompetisi tingkat nasional ini diikuti secara individu oleh mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi.

Berikut daftar mahasiswa PBI UAD yang meraih penghargaan pada kompetisi tersebut:

Mahasiswa PBI UAD Raih Prestasi Nasional di Kompetisi Artikel Ilmiah

Salah satu peraih penghargaan, Fanny Rahmadani, mengungkapkan bahwa keikutsertaannya dalam kompetisi ini juga menjadi bagian dari kewajiban mahasiswa penerima beasiswa. Kegiatan tersebut dilakukan untuk memenuhi monitoring dan evaluasi prestasi serta publikasi setiap semester.

“Selain kompetisi, kami para anak beasiswa diwajibkan mengikuti kegiatan ini untuk memenuhi monev prestasi dan publikasi setiap semester,” ujarnya.

Ia berharap pencapaian tersebut dapat menjadi motivasi untuk meraih lebih banyak prestasi di masa mendatang. Ia juga mengaku harus menghadapi persaingan yang cukup ketat dari peserta internal maupun eksternal kampus.

Sementara itu, Hana menceritakan bahwa awal mula dirinya mengikuti lomba berasal dari informasi yang dikirim melalui surel BIMAWA UAD. Ia merasa tertantang untuk mencoba karena sudah memiliki ide untuk dikembangkan menjadi artikel ilmiah.

“Semuanya dimulai dari e-mail dari Bimawa mengenai lomba artikel ini. Saya merasa tertantang dan sudah memiliki ide di kepala, sehingga proses penulisan terasa lebih mudah meski tetap ada tantangan,” katanya.

Hana menambahkan bahwa tantangan terbesar yang dihadapinya adalah proses pengisian kuesioner, wawancara, serta reduksi data yang cukup memakan waktu. Ia berharap kemenangan tersebut dapat membentuk dirinya menjadi pribadi yang senang belajar, mencoba, dan bereksplorasi.

Mahasiswa PBI UAD berhasil menunjukkan semangat akademik, kreativitas, dan daya saing dalam bidang kepenulisan ilmiah melalui prestasi yang diraih pada ajang nasional tersebut. Capaian tersebut juga menunjukkan komitmen mahasiswa PBI UAD untuk terus berkembang dan berprestasi. Melalui karya-karya yang inovatif dan inspiratif, mahasiswa PBI UAD turut membawa nama baik program studi dan universitas di tingkat nasional.

Practicum of Tourism PBI UAD Bekali Mahasiswa Hadapi Dunia Pariwisata

Yogyakarta — Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar kegiatan Pembekalan Practicum of Tourism pada Senin, 4 Mei 2026. Kegiatan ini menghadirkan Khafidhoh, M.Pd., dosen PBI UAD sekaligus tim peminatan tourism, sebagai pemateri.

Practicum of Tourism PBI UAD Bekali Mahasiswa Hadapi Dunia Pariwisata

Penyampaian materi pembekalan Practicum of Tourism oleh Khafidhoh, M.Pd.

Sebanyak 12 mahasiswa mengikuti program Practicum of Tourism ini. Mereka akan melaksanakan magang di dua mitra PBI UAD, yaitu Empat Lawang dan Desa Wisata Krebet. Praktikum ini akan berjalan selama tiga bulan, mulai Mei hingga Juli 2026.

Pembekalan ini bertujuan mempersiapkan mahasiswa sebelum menjalani program magang di bidang pariwisata. Khafidhoh menekankan bahwa kegiatan magang tidak hanya sebatas menjalankan tugas, tetapi juga menuntut kemampuan beradaptasi serta memberikan kontribusi nyata kepada mitra.

Selain itu, mahasiswa juga didorong untuk mengembangkan keterampilan komunikasi, khususnya dalam penggunaan bahasa Inggris, serta membangun sikap profesional selama berinteraksi di lingkungan kerja. Dengan pembekalan ini, mahasiswa diharapkan memiliki kesiapan yang lebih matang untuk menghadapi dinamika di lapangan.

Kaprodi PBI UAD, Sucipto, M.Pd.B.I., Ph.D., berharap program ini dapat membuka wawasan mahasiswa terhadap peluang di bidang pariwisata.

“Saya berharap praktikum tourism ini membuka wawasan mahasiswa bahwa peluang di dunia pariwisata sangat besar dan masih membutuhkan peran kreatif anak-anak muda. Dengan dukungan kemampuan komunikasi bahasa Inggris yang baik, bidang ini akan menjadi peluang bisnis dan karier yang cerah bagi mereka di masa depan,” ujarnya.

Salah satu mahasiswa, Ahmed Rassel, menyampaikan harapannya terhadap program ini.

Practicum of Tourism PBI UAD Bekali Mahasiswa Hadapi Dunia Pariwisata

“Mitra yang dipilih sangat baik. Saya berharap apa yang kami kerjakan dapat bermanfaat bagi mitra dan juga bagi diri kami sendiri ke depannya, sehingga kami siap terjun ke dunia tourism profesional,” tuturnya.

Baca juga: Siap Jadi Profesional! Jogja Explore Uji Keterampilan Mahasiswa Tourism PBI UAD

Melalui kegiatan ini, mahasiswa PBI UAD diharapkan mampu mengembangkan keterampilan komunikasi, adaptasi, serta kesiapan menghadapi dunia kerja di bidang pariwisata.

Mahasiswa PBI UAD Ikuti Forum Global Communication 2026

Yogyakarta – Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) mengikuti kegiatan Global Communication for University Students 2026. Kegiatan ini diselenggarakan oleh NPO Supratarka, Jepang. Acara berlangsung secara daring melalui Google Meet pada Sabtu, 25 April 2026.

Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi internasional yang melibatkan tiga negara, yaitu Jepang (Meio University, Okinawa), Thailand (International College Chiang Mai Rajabhat University), dan Indonesia (Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta). Adapun tema utama yang diangkat adalah “Differences in Values Regarding Happiness Across Countries.”

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa PBI UAD mengikuti kegiatan secara bersama di Laboratorium Bahasa B, Kampus 4 UAD.

Kegiatan ini memberikan ruang bagi peserta untuk berdiskusi dan bertukar pandangan. Peserta juga dapat berinteraksi secara langsung dengan mahasiswa dari berbagai latar belakang budaya.

Mahasiswa PBI UAD Ikuti Forum Global Communication 2026Mahasiswa PBI UAD juga turut berperan sebagai pemateri dalam kegiatan tersebut. Pada sesi pertama, Hanifah dan Nadia Raodatul Jannah memaparkan pengenalan umum tentang Indonesia, termasuk Universitas Ahmad Dahlan dan Kota Yogyakarta sebagai lokasi kampus.

Selanjutnya, Alam Aziz Abian menyampaikan materi terkait konsep kebahagiaan di Indonesia. Ia menjelaskan bagaimana masyarakat Indonesia memaknai kebahagiaan, faktor-faktor yang memengaruhinya, serta kemudahan akses terhadap destinasi dan ruang berkumpul yang relatif terjangkau.

Salah satu peserta, Dio Fahmi, menyampaikan bahwa kegiatan ini memberikan manfaat dalam memahami komunikasi lintas budaya secara lebih nyata.

Mahasiswa PBI UAD Ikuti Forum Global Communication 2026

“Kegiatan ini sangat bermanfaat karena kami bisa mengetahui seperti apa intercultural communication, serta diberikan kebebasan untuk beropini dan berinteraksi dengan peserta dari Jepang dan Thailand,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa komunikasi antar peserta tidak berhenti setelah kegiatan berakhir.

Mahasiswa PBI UAD Ikuti Forum Global Communication 2026

“Kami tetap menjaga komunikasi dengan peserta dari Jepang dan Thailand agar intercultural communication dapat terus diterapkan, sekaligus memperluas jejaring pertemanan internasional,” tambahnya.

Hal senada juga disampaikan oleh peserta lainnya, Abian, yang berharap hubungan antar peserta dapat terus berlanjut. Ia menilai kegiatan ini tidak hanya membangun pemahaman lintas budaya, tetapi juga memperkuat solidaritas antarnegara.

“Saya berharap hubungan antar peserta tidak berhenti setelah acara selesai. Saya ingin tetap menjalin komunikasi dan bertukar perspektif tentang nilai kebahagiaan dengan peserta dari Jepang maupun Thailand,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa PBI UAD diharapkan dapat memperluas wawasan terkait komunikasi lintas budaya serta meningkatkan kemampuan berinteraksi dalam konteks global.

Dosen PBI UAD Jadi Pemateri Best Practice Penulisan Buku Ajar

Yogyakarta – Dosen Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Prayudha, S.Pd., M.A., menjadi pemateri dalam kegiatan Best Practice penulisan buku ajar. Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu, 22 April 2026 di Laboratorium Bahasa A, Kampus 4 UAD. Kegiatan ini diinisiasi oleh PBI UAD dan mengundang dosen, ketua program studi (kaprodi), serta sekretaris program studi (sekprodi) di lingkungan FKIP UAD.

Dalam kegiatan tersebut, Prayudha menyampaikan materi mengenai penulisan buku ajar yang berkualitas berbasis Rencana Pembelajaran Semester (RPS), hasil riset, serta integrasi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Ia menegaskan bahwa buku ajar memiliki peran strategis sebagai sumber utama dalam proses pembelajaran di perguruan tinggi.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa penyusunan buku ajar harus dilakukan secara sistematis dan mengacu pada RPS. Buku ajar juga perlu dilengkapi dengan komponen penting seperti tujuan pembelajaran, materi, aktivitas mahasiswa, dan evaluasi pembelajaran.

Selain itu, Prayudha juga menyoroti pemanfaatan teknologi AI dalam proses pengembangan buku ajar. Menurutnya, AI dapat dimanfaatkan sebagai alat bantu dalam menyusun struktur, mengembangkan materi, hingga menyederhanakan bahasa dalam penulisan.

Dosen PBI UAD Jadi Pemateri Best Practice Penulisan Buku Ajar

“AI sebagai asisten, bukan pengganti. Validasi tetap oleh dosen dan harus menjaga integritas akademik,” tegasnya.

Baca juga: Dosen PBI UAD Jadi Pemateri Workshop Kurikulum OBE di Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda

Ia menambahkan bahwa penggunaan AI secara bijak perlu disertai dengan kesadaran etis, termasuk menghindari plagiarisme dan menjaga kualitas akademik.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para dosen FKIP UAD dapat meningkatkan kompetensi dalam menyusun buku ajar yang berkualitas, berbasis riset, serta relevan dengan kebutuhan pembelajaran di era digital.