Posts

Yogyakarta — Prestasi akademik kembali ditorehkan oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD). Dio Fahmi Alfaridhi, mahasiswa angkatan 2022, berhasil menyelesaikan studinya dalam waktu 3,5 tahun melalui jalur publikasi artikel ilmiah.

Dio melaksanakan Diseminasi pada Kamis, 29 Januari 2026, yang dihadiri oleh sekitar 40 peserta serta para dosen PBI UAD. Sesi tersebut turut dihadiri oleh Sekretaris Program Studi PBI, Rahmi Munfangati, S.S., M.Pd. Adapun tim penguji terdiri atas Drs. Bambang Widi Pratolo, Ph.D. sebagai Penguji Pertama dan Raden Muhammad Ali, S.S., M.Pd. sebagai Penguji Kedua. Dio dinyatakan lulus secara resmi setelah menyelesaikan seluruh rangkaian sidang serta memenuhi persyaratan akademik yang berlaku.

Artikel ilmiahnya berjudul “Students’ Perceptions of an AI-Based English e-Module for Digital Content Creation: An Explanatory Sequential Mixed-Methods Study”. Artikel tersebut telah accepted dan diterbitkan pada Journal of Languages and Language Teaching (JOLLT) yang terakreditasi SINTA 2.

Dalam proses penyusunan artikel, Dio dibimbing oleh Prayudha, S.Pd., M.A. Penelitian dan penulisan artikel tersebut dikerjakan selama kurang lebih sembilan bulan. Proses tersebut mencakup tahapan penyusunan proposal, pengambilan dan analisis data, hingga revisi artikel berdasarkan masukan dari reviewer jurnal.

Dio memilih jalur publikasi sebagai syarat kelulusan karena ketertarikannya pada dunia penelitian dan penulisan artikel ilmiah. Selain itu, jalur publikasi dinilainya lebih efisien dan strategis untuk mendukung rencana akademik ke depan. Hal tersebut berkaitan dengan persiapannya dalam mendaftar beasiswa studi ke luar negeri melalui penguatan jejak digital di bidang penelitian.

Terkait proses publikasi, Dio menjelaskan bahwa tahapan yang dilalui relatif serupa dengan jalur skripsi, namun memiliki tantangan tersendiri.

“Prosesnya kurang lebih sama seperti skripsi, mulai dari menentukan topik dan menyusun penelitian. Yang membedakan adalah kita harus menyesuaikan artikel dengan scope dan template jurnal, lalu menunggu proses review hingga akhirnya mendapatkan Letter of Acceptance (LoA),” jelasnya.

Ia juga menekankan pentingnya peran dosen pembimbing dan lingkungan akademik PBI UAD dalam keberhasilannya menyelesaikan studi tepat waktu.

“Dosen pembimbing berperan sangat penting dalam memberikan arahan metodologis, evaluasi kritis, dan motivasi akademik. Selain itu, dosen-dosen PBI UAD lainnya juga sangat mendukung mahasiswa agar dapat menyelesaikan tugas akhir tepat waktu,” ungkapnya.

Capaian ini menunjukkan bahwa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Ahmad Dahlan membuka jalur publikasi sebagai salah satu alternatif kelulusan bagi mahasiswa.

YogyakartaProgram Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar kegiatan Sosialisasi Mata Kuliah Peminatan bagi mahasiswa semester III angkatan 2024 di Lab Bahasa PBI A. (27/1/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan pilihan peminatan sebagai persiapan awal mahasiswa dalam menentukan arah akademik yang akan ditempuh.

Kegiatan sosialisasi ini dihadiri oleh Sucipto, M.Pd.B.I., Ph.D., selaku Kepala Program Studi PBI, dan Rahmi Munfangati, S.S., M.Pd., selaku Sekretaris Program Studi PBI. Selain itu, kegiatan ini juga dihadiri oleh para Koordinator Keilmuan sebagai berikut.

No. Nama Bidang Keilmuan
1. Prayudha, S.Pd., M.A. Journalism
2. Astry Fajria, S.S., M.Pd.B.I. Translation
3. Nur Rifai Akhsan, S.Pd., M.Ed. Tourism

Dalam sambutannya, Sucipto menegaskan bahwa peminatan di PBI UAD menjadi bukti luasnya peluang karier lulusan Pendidikan Bahasa Inggris.

“Sosialisasi peminatan ini menunjukkan bahwa PBI UAD tidak hanya menyiapkan mahasiswa untuk menjadi guru. Kami menyediakan banyak pilihan pengembangan diri, yang dibuktikan dengan banyaknya alumni PBI UAD yang berkembang di berbagai bidang selain pendidikan,” ujarnya.

Sekretaris Program Studi PBI, Rahmi Munfangati, menambahkan bahwa mata kuliah peminatan bersifat berkelanjutan. Ia menjelaskan bahwa peminatan ini bersifat kontinu, sehingga mata kuliah peminatan akan ditempuh secara berkesinambungan hingga semester enam.

Prayudha menjelaskan bahwa peminatan Journalism dirancang untuk memberikan pengalaman dunia kerja secara langsung melalui program magang.

“Di akhir perkuliahan nanti, mahasiswa akan mengikuti program magang. Di sana kalian akan diberi kesempatan langsung untuk merasakan dunia kerja di bidang jurnalistik,” jelasnya.

Sementara itu, Koordinator Keilmuan Translation, Astry Fajria, menyoroti fleksibilitas profesi penerjemah.

Translator merupakan pekerjaan yang bisa dilakukan dari mana saja, sehingga memiliki peluang yang sangat luas di era digital saat ini,” ungkap Astry.

Adapun Koordinator Keilmuan Tourism, Rifai Akhsan, menyampaikan bahwa peminatan ini menekankan pembelajaran berbasis proyek.

“Di akhir perkuliahan, mahasiswa Tourism akan menjalankan proyek JogjaExplore, yaitu kegiatan membawa wisatawan mengunjungi berbagai destinasi wisata di Yogyakarta,” jelasnya.

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 10.00 WIB ini berjalan lancar dan mendapat antusiasme tinggi dari mahasiswa. Sosialisasi ini menjadi ruang awal bagi mahasiswa PBI UAD angkatan 2024 untuk memahami bahwa menentukan peminatan bukan soal memilih secara cepat, melainkan tentang mengenali arah dan potensi diri secara sadar, terarah, dan bertanggung jawab.

Melalui kegiatan ini, PBI UAD menegaskan komitmennya dalam menyiapkan mahasiswa tidak hanya sebagai calon pendidik, tetapi juga sebagai next educator yang adaptif, berdaya saing, dan memiliki kompetensi profesional lintas bidang keilmuan.

Yogyakarta – Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menyelenggarakan kegiatan Guest Lecture sebagai upaya memberikan motivasi kepada mahasiswa baru dalam menjalani perkuliahan. Kegiatan ini dilaksanakan di Educator Hall FKIP pada 22 Desember 2025.

Acara ini bertajuk Global Citizenship Education: Best Practices from South Korea. Kegiatan ini dihadiri oleh mahasiswa PBI angkatan 2024 dan 2025. Sebagai pemateri, kegiatan ini menghadirkan Imanuri, S.Pd., alumnus PBI UAD, bersama Sucipto, Ph.D., selaku Ketua Program Studi PBI.

Dalam sambutannya, Sucipto menyampaikan bahwa kegiatan guest lecture ini relevan dengan visi dan arah pengembangan Program Studi PBI.

Kegiatan ini menghadirkan Imanuri, S.Pd., alumnus PBI UAD, dan Sucipto, Ph.D., Ketua Program Studi PBI.

“Saya menilai kegiatan Guest Lecture ini relevan dengan program studi kami dan sejalan dengan tagline The Next Educators with Global Competence. Saya berharap seluruh mahasiswa dapat memperoleh wawasan serta motivasi dari kegiatan ini,” ujarnya.

Kegiatan berlangsung dengan lancar dan menyenangkan. Antusiasme mahasiswa terlihat dari keaktifan mereka dalam mengajukan pertanyaan, khususnya terkait pengalaman dan perjalanan profesional pemateri.

Peserta Guest Lecture ini adalah mahasiswa PBI UAD angkatan 2024 & 2025

Pada sesi utama, Imanuri membahas topik Global Citizenship Education serta membagikan pengalamannya sebagai peserta Asia-Pacific Teacher Exchange Program di Korea Selatan. Ia menceritakan pengalamannya belajar dan mengajar di sekolah Korea, sekaligus memberikan motivasi kepada mahasiswa untuk mempersiapkan diri menjadi guru yang memiliki kompetensi global.

Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa mendapatkan wawasan baru serta dorongan semangat untuk mengembangkan kapasitas akademik dan profesional sejak dini.

Bandung, 13 Desember 2025 — English Department Student Association (EDSA) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melaksanakan kunjungan akademik ke Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Kegiatan ini merupakan program kerja Divisi Public Relation EDSA yang berkolaborasi dengan Student Association of English Education Department (SAEED) UIN Sunan Gunung Djati Bandung sebagai upaya memperluas wawasan akademik dan memperkuat jejaring antarkampus.

Kunjungan akademik ini dihadiri langsung oleh Ketua Program Studi PBI UAD, Sucipto, M.Pd.B.I., Ph.D., didampingi dosen Muh. Saeful Effendi, M.Pd.B.I. Rombongan mahasiswa PBI UAD mendapat sambutan hangat dari PBI UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

Rangkaian acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang dilantunkan oleh mahasiswa internasional PBI UAD asal Thailand, Afandee Bensulong. Acara kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya serta Mars Universitas Ahmad Dahlan dan Mars UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

Penampilan Tarian Tradisional dari Mahasiswa PBI UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Ketua Program Studi PBI UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Dr. Nia Kurniawati, M.Pd., membuka acara dengan ungkapan reflektif.

“Bandung diciptakan ketika Tuhan sedang tersenyum,” ungkapnya.

Ungkapan tersebut mencerminkan keterbukaan dan keramahan yang terasa sepanjang kegiatan. Sambutan ini mendapat apresiasi dari Ketua Program Studi PBI UAD yang menyampaikan rasa terima kasih atas penerimaan yang diberikan.

“Sejak kami tiba, kami benar-benar merasa seperti berada di rumah sendiri. Atas nama PBI UAD, kami mengucapkan terima kasih atas sambutan yang luar biasa ini,” tuturnya.

Ruang Belajar Lintas Kampus

Kaprodi PBI UAD menegaskan bahwa pendidikan merupakan proses memfasilitasi generasi muda untuk menemukan potensi, mengenali kekuatan diri, dan menentukan peran mereka di tengah masyarakat. Menurutnya, pertemuan lintas kampus seperti ini menjadi ruang belajar yang autentik serta mencerminkan the power of connection atau the power of silaturahmi dalam membangun relasi akademik yang bermakna dan berkelanjutan.

Sambutan juga disampaikan oleh Alifia Aminatuzzahra, selaku Co-Captain EDSA UAD. Ia berharap kegiatan benchmarking ini tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga ruang yang bermakna untuk bertukar perspektif dan membangun kolaborasi antarmahasiswa.

 

“Kami berharap program benchmarking ini dapat menjadi ruang yang bermakna untuk saling bertukar perspektif dan membangun kolaborasi, sejalan dengan semangat tema kami: Speak Up. Step Up. Level Up.” ujarnya.

Sebagai tindak lanjut dari kegiatan utama, rangkaian acara dilanjutkan dengan Focus Group Discussion (FGD) antardivisi kemahasiswaan. Melalui FGD ini, setiap Divisi EDSA & LSO PBI UAD dipertemukan dengan divisi sejenis di SAEED, membuka ruang dialog, pertukaran ide, serta penguatan kolaborasi antarmahasiswa.

Komitmen Berkelanjutan

Kegiatan berlanjut dengan penandatanganan perjanjian kerja sama antara PBI UAD dan PBI UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Kerja sama ini menjadi komitmen bersama dalam pengembangan kegiatan akademik dan kemahasiswaan.

Perwakilan mahasiswa PBI UAD juga menyampaikan kesan positif atas kesempatan untuk berdiskusi dan membangun jejaring dengan mahasiswa dari perguruan tinggi lain. Diharapkan terjalin hubungan yang semakin erat antara PBI UAD dan PBI UIN Sunan Gunung Djati Bandung dalam rangka penguatan mutu pendidikan calon pendidik bahasa Inggris.

Yogyakarta – English Department Student Association (EDSA) PBI UAD menggelar dua agenda, yakni Workshop Speaking serta Monitoring and Evaluation (Monev) Family LSO EDSA #2. Kegiatan ini berlangsung di Laboratorium Bahasa A (6/12/2025).

Kegiatan pertama berupa Workshop Speaking dimulai pukul 10.00 WIB. Agenda ini merupakan program kerja Divisi Academic EDSA dan diikuti oleh pengurus serta LSO (EDSA Journalist Team, Keluarga Teater PeBei, dan Peer Assisted Learning Program). EDSA menghadirkan Astry Fajria, S.S., M.Pd.B.I., sebagai pemateri dengan mengusung tema S.P.E.A.K (Speak, Practice, Enhance, Apply, Knowledge).

Selama sesi, peserta tidak hanya menerima materi namun juga terlibat dalam praktik berbicara bahasa Inggris. Setiap peserta diberi label nama dengan nomor kehadiran. Lalu Miss Astry menyebutkan nomor secara acak untuk menentukan peserta yang berbicara sesuai konteks diskusi.

Ketua pelaksana kegiatan, Levina Galuh Yulinar Rahayu, mengatakan bahwa workshop ini bertujuan meningkatkan kepercayaan diri peserta dalam berbicara bahasa Inggris.

“Workshop ini kami rancang agar peserta berani mencoba dan lebih percaya diri menggunakan bahasa Inggris,” ujar Levina.

Workshop berakhir pukul 11.30 WIB dan dilanjutkan dengan ISHOMA. Peserta kembali berkumpul pada pukul 13.00 WIB untuk mengikuti agenda kedua, yaitu Monev Family LSO EDSA #2.

Agenda ini merupakan program Divisi Interest and Talent EDSA. Kegiatan ini dihadiri oleh dosen tim pendamping mahasiswa (TPM), Nur Rifai Akhsan, S.Pd., M.Ed., dan Astry Fajria, S.S., M.Pd.B.I. Setiap divisi kemudian memaparkan progres, kendala, dan evaluasi program kerja, sebelum menerima masukan dan komentar dari dosen TPM. Seluruh rangkaian Monev disampaikan dalam bahasa Inggris. Kegiatan meliputi pembukaan, pemaparan, hingga pemberian umpan balik sebagai tindak lanjut dari workshop speaking sebelumnya.

“I appreciate how all divisions commit to using English throughout this Monev. This consistency will build a strong culture of confidence and academic readiness for future responsibilities,” tutur Rifai. 

Monev kedua ini juga meninjau kesiapan pengurus menuju kongres serta strategi regenerasi kepengurusan. Kegiatan ini menjadi lanjutan Monev pertama yang dilaksanakan pada 19 Juni 2025.

Koordinator Divisi Interest and Talent, Ferdi Aprilianto, menyampaikan kesannya terhadap pelaksanaan Monev,

“Today’s Monev provides us with a clear reflection of our progress. Feedback from our lecturers gives us direction and motivation to improve our performance before entering the congress period.”

Seluruh rangkaian kegiatan ditutup pukul 15.30 WIB. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas organisasi serta mematangkan persiapan pengurus EDSA dan LSO menyambut agenda besar selanjutnya.