Posts

Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali menorehkan prestasi melalui capaian para alumninya dalam ajang Andalan Awards 2026. Tiga alumni PBI UAD berhasil meraih penghargaan pada kategori berbeda. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi dan kiprah mereka di bidang masing-masing.

Kegiatan Andalan Awards 2026 diselenggarakan oleh Biro Kemahasiswaan dan Alumni (BIMAWA) Universitas Ahmad Dahlan pada Kamis (5/2/2026) di Amphitarium Kampus 4 UAD. Sebagai agenda tahunan, kegiatan ini menjadi wujud apresiasi atas dedikasi dan prestasi dosen, mahasiswa, alumni, serta organisasi mahasiswa dan organisasi otonom (Ortom) Muhammadiyah di lingkungan UAD.

Pengabdian Masyarakat

Penghargaan Juara 1 Alumni Berprestasi di Bidang Pengabdian kepada Masyarakat
diraih oleh Tri Amalia Lestari, S.Pd., M.Pd.B.I.

Tri dikenal melalui inisiatif Desa Mandarin yang dirintis sejak 2020 di Desa Wisata Besani, Kabupaten Batang, Jawa Tengah. Program ini mengintegrasikan edukasi bahasa dan budaya Mandarin dengan konsep pemberdayaan masyarakat berbasis desa wisata edukatif. Program tersebut tidak hanya menghadirkan pembelajaran bahasa asing bagi anak-anak desa. Inisiatif ini juga memperkuat literasi global dan toleransi budaya. Selain itu, akses pendidikan internasional dibuka melalui pendampingan studi dan beasiswa. Inisiatif ini terus berlanjut hingga kini, termasuk melalui transformasi pembelajaran daring.

Bidang Kewirausahaan

Penghargaan Juara 2 Alumni Berprestasi di Bidang Kewirausahaan
diraih oleh Miftah Royani, S.Pd., M.A.

Alumni PBI UAD ini aktif membangun dan mengembangkan berbagai unit usaha lintas sektor. Ia merupakan Founder Mandaka HomeLiving sejak 2018 serta pendiri Cintamart. Selain itu, ia juga terlibat sebagai co-founder dalam beberapa usaha lainnya. Kiprahnya tidak hanya tercermin dari pertumbuhan usaha yang berkelanjutan. Ia juga berkontribusi dalam pengembangan UMKM. Selain itu, ia aktif sebagai narasumber dalam berbagai seminar kewirausahaan.

Bidang Karier Instansi

Penghargaan Juara 2 Alumni Berprestasi di Bidang Karier Instansi
dianugerahkan kepada Dr. Pratiwi Amelia, S.Pd., M.Pd.B.I.

Saat ini, Dr. Pratiwi menjabat sebagai Wakil Rektor I Bidang Akademik, SDM, Penjaminan Mutu, dan Kerja Sama Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung periode 2024–2028. Ia menyelesaikan studi doktoralnya dengan predikat magna cum laude dan aktif dalam pengembangan English Language Teaching (ELT), integrasi teknologi dalam pembelajaran, serta penguatan kerja sama internasional. Kiprahnya juga mencakup peran sebagai visiting lecturer di luar negeri serta kontribusi dalam penguatan mutu pendidikan tinggi.

Capaian ketiga alumni tersebut menjadi bukti bahwa lulusan PBI UAD mampu berkiprah secara nyata dalam bidang pengabdian masyarakat, kewirausahaan, maupun kepemimpinan institusional. Prestasi ini diharapkan dapat menginspirasi mahasiswa dan alumni lainnya untuk terus berkarya dan memberikan dampak positif di berbagai sektor.

Yogyakarta – Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) berhasil meraih delapan penghargaan pada Andalan Awards 2026. Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Biro Kemahasiswaan dan Alumni (BIMAWA) Universitas Ahmad Dahlan, Kamis (5/2/2026).

Andalan Awards merupakan agenda tahunan BIMAWA. Kegiatan ini menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi dan prestasi dosen, mahasiswa, alumni, serta organisasi mahasiswa dan organisasi otonom (Ortom) Muhammadiyah di lingkungan UAD. Acara tersebut berlangsung di Amphitarium Kampus 4 UAD.

Daftar Penghargaan PBI UAD pada Andalan Awards 2026

  1. Juara 1 Kategori Peran Prodi dalam Pengembangan Karier
  2. Juara 3 Kategori Keterlibatan Alumni dalam Kegiatan Prodi
  3. Juara 1 Alumni Berprestasi di Bidang Pengabdian kepada Masyarakat atas nama Tri Amalia Lestari, S.Pd., M.Pd.B.I.
  4. Juara 2 Alumni Berprestasi di Bidang Kewirausahaan atas nama Miftah Royani, S.Pd., M.A.
  5. Juara 2 Alumni Berprestasi di Bidang Karier Instansi atas nama Dr. Pratiwi Amelia, S.Pd., M.Pd.B.I.
  6. Juara 2 Organisasi Mahasiswa Kategori HMPS Realisasi Program Kerja diraih oleh HMPS PBI EDSA
  7. Juara 2 Organisasi Mahasiswa Terbaik Kategori HMPS Laporan Pertanggungjawaban diraih oleh HMPS PBI EDSA
  8. Juara Harapan 3 Organisasi Mahasiswa Terbaik Kategori HMPS Pemerolehan Dana Usaha Mandiri (Kelompok B) diraih oleh HMPS PBI EDSA

Ketua Program Studi PBI UAD, Sucipto, M.Pd.B.I., Ph.D., menyampaikan apresiasi atas capaian prestasi yang telah diraih.

“Saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas raihan prestasi alumni dan HMPS PBI EDSA. Capaian ini menunjukkan semangat kolaborasi, kerja keras, dan komitmen bersama dalam mengembangkan kualitas kemahasiswaan dan alumni. Semoga prestasi ini dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa untuk terus berproses, berprestasi, dan berkontribusi secara nyata di masyarakat, serta memotivasi para alumni untuk terus berkarya dan membawa nama baik program studi di berbagai bidang. Kami juga menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada mahasiswa dan alumni yang telah berprestasi. Semoga capaian ini menjadi pemantik lahirnya prestasi-prestasi berikutnya.” ujarnya.

Ia berharap capaian ini dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa untuk terus berproses, berprestasi, dan berkontribusi secara nyata di masyarakat, serta memotivasi alumni untuk terus berkarya dan membawa nama baik program studi di berbagai bidang. Ke depan, PBI UAD diharapkan terus memperkuat kolaborasi dan konsistensi dalam mencetak lulusan yang unggul, adaptif, dan berdaya saing.

Yogyakarta – Mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Universitas Ahmad Dahlan angkatan 2023 dan 2024 menampilkan Drama Performance sebagai luaran mata kuliah Drama pada Minggu (11/1/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan di Laboratorium Bahasa A, Kampus 4 UAD.

Drama Performance ini diikuti oleh seluruh mahasiswa PBI angkatan 2023 dan 2024 yang terbagi ke dalam empat kelas. Setiap kelas menampilkan satu pementasan drama dengan cerita yang berbeda. Pementasan dilakukan secara berkelompok besar sebagai bentuk kolaborasi antarmahasiswa dalam satu kelas.

Mata kuliah Drama tersebut diampu oleh Arilia Triyoga, S.S., M.Pd.B.I. Arilia menjelaskan bahwa luaran mata kuliah Drama tidak hanya berupa pertunjukan, tetapi juga E-Book Antologi Drama ber-ISBN yang ditulis oleh mahasiswa.

Arilia Triyoga, S.S., M.Pd.B.I., selaku Dosen Pengampu Mata Kuliah Drama

“Bentuk luaran mata kuliah Drama ada dua, yaitu pertunjukan drama dan E-Book Antologi Drama ber-ISBN. Hal ini merupakan bagian dari penerapan Outcome Based Education (OBE), di mana mahasiswa dinilai apakah mereka mampu menulis kreatif atau tidak,” ujarnya.

Menurut Arilia, mahasiswa diwajibkan untuk terlibat langsung dalam pementasan guna melatih kemampuan improvisasi dan performatif. Melalui kegiatan tersebut, dosen dan program studi dapat melihat capaian pembelajaran mahasiswa secara lebih komprehensif.

Pada tahun ini, mata kuliah Drama menggandeng LSO HMPS PBI EDSA, yakni Keluarga Teater PeBei. Kerja sama ini bertujuan untuk memberikan pendampingan seni panggung agar proses pementasan berjalan lebih terarah.

“Betul, tahun ini mata kuliah Drama bekerja sama dengan Keluarga Teater PeBei. Saya melihat teman-teman di sana memiliki kapabilitas dalam seni panggung, sehingga diharapkan Drama Performance ini bisa lebih terarah dan target pembelajarannya tercapai,” jelas Arilia.

Arilia juga menyampaikan bahwa mata kuliah Drama dirancang untuk mengembangkan berbagai kompetensi mahasiswa dalam konteks pembelajaran Bahasa Inggris.

“Kompetensi yang ingin dicapai antara lain menulis kreatif melalui penulisan naskah drama, speaking skill, dan critical thinking. Mahasiswa juga harus mampu menyusun konsep pementasan, mulai dari alur cerita, properti, hingga aspek teknis lainnya,” tambahnya.

Perwakilan Keluarga Teater PeBei, Atas Sultan Joe Satriani, menjelaskan bahwa naskah yang dipentaskan merupakan hasil karya mahasiswa dari masing-masing kelas. Tim teater berperan dalam memberikan pendampingan selama proses penggarapan.

Mata Kuliah Drama yang Berkolaborasi dengan Keluarga Teater PeBei

“Pemilihan naskah berasal dari karya dan kreativitas mahasiswa. Kami membantu memberikan pertimbangan dan mentoring, terutama bagaimana naskah sastra divisualisasikan dari bentuk tulisan ke bentuk pertunjukan,” ujarnya.

Sementara itu, M. Ghoni Raihan menyebutkan bahwa tantangan terbesar yang dihadapi mahasiswa selama proses latihan adalah faktor kepercayaan diri dan kurangnya pengalaman berpentas.

“Tantangan terbesar ada pada kurangnya rasa percaya diri dan minimnya pemahaman tentang faktor-faktor pementasan, karena sebelumnya mereka hanya menulis naskah. Kendala tersebut kami atasi bersama melalui pemantik, evaluasi, serta penyesuaian aspek teknis ketika naskah akan ditampilkan,” jelasnya.

Dengan konsep pementasan berkelompok besar dan cerita yang berbeda di setiap kelas, Drama Performance ini menjadi ruang pembelajaran kolaboratif yang tidak hanya menekankan aspek teoretis, tetapi juga praktik berbahasa, kreativitas, dan seni pertunjukan secara kontekstual.

Yogyakarta — Tahun 2026 dibuka dengan kegiatan Seminar Penerjemahan yang diselenggarakan oleh Laboratorium Pendidikan Bahasa Inggris, Universitas Ahmad Dahlan. Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu, 7 Januari 2026, bertempat di Laboratorium Bahasa A, Kampus 4 UAD.

Seminar ini dihadiri oleh Ketua Program Studi PBI, dosen, mahasiswa PBI dan MPBI, serta peserta dari luar PBI UAD. Kegiatan dimoderatori oleh Ika Juni Astiti, mahasiswa PBI UAD, dan menghadirkan dua pemateri yang berpengalaman di bidang penerjemahan.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Ketua Program Studi PBI UAD, Sucipto, Ph.D., yang menyoroti relevansi isu kecerdasan buatan dalam dunia penerjemahan.

Sambutan Kaprodi PBI UAD, Sucipto, Ph.D.

“Penerjemahan saat ini sudah terintegrasi dengan kecerdasan buatan. Seminar ini membahas bagaimana bersikap bijak dalam bidang penerjemahan serta mendukung perluasan kompetensi mahasiswa, salah satunya di bidang translation,” ujarnya.

Pemateri pertama, Widiana Martiningsih, S.S., penerjemah bersertifikat HPI yang berfokus pada pelokalan gim dan teks umum, menekankan pentingnya kesadaran penerjemah pemula terhadap peran AI. Ia menjelaskan bahwa AI sebaiknya diposisikan sebagai alat bantu, bukan pengganti penerjemah manusia, karena penerjemah tetap berperan penting dalam memahami konteks, budaya, dan etika penerjemahan.

Pemateri Pertama Seminar Penerjemahan

“Manusia dan AI sama-sama memiliki kelebihan dan keterbatasan dalam proses penerjemahan, sehingga keduanya perlu diposisikan secara proporsional,” ujarnya.

Pemateri kedua, Astry Fajria, S.S., M.Pd.B.I., dosen PBI UAD sekaligus penerjemah bersertifikat HPI, menyampaikan materi Becoming a Professional Translator. Ia membahas berbagai bidang kerja penerjemahan, perbedaan penerjemah lepas dan agensi, proses sertifikasi HPI, serta tantangan profesional di dunia penerjemahan. Astry juga menekankan pentingnya membaca, latihan berkelanjutan, keterlibatan komunitas, dan personal branding bagi calon penerjemah.

Pemateri Kedua Seminar Penerjemahan

“Disiplin membaca dan banyak berlatih merupakan fondasi utama yang perlu dibangun sejak awal bagi calon penerjemah profesional. Penerjemah perlu membangun profil profesional dan personal branding supaya bisa bersaing dengan penerjemah lainnya,” jelasnya.

Seminar ini diharapkan dapat menambah wawasan serta kesiapan mahasiswa dan peserta dalam menghadapi perkembangan dunia penerjemahan yang semakin dinamis di era teknologi.