Posts

Dosen PBI UAD Bagikan Strategi Menulis Publikasi Ilmiah kepada Mahasiswa UM Banjarmasin

Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali memperkuat jejaring akademik. Upaya tersebut diwujudkan melalui partisipasi dalam kegiatan Guest Lecture. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Program Studi S-1 Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Muhammadiyah Banjarmasin pada Senin (22/6/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Dr. Raden Muhammad Ali, S.S., M.Pd., dosen Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris UAD, hadir sebagai dosen tamu sekaligus narasumber. Ia memberikan materi pada mata kuliah Research in Language Education dan Thesis Proposal Seminar yang diikuti mahasiswa Universitas Muhammadiyah Banjarmasin. Kegiatan dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting pukul 09.00–11.00 WIB atau 10.00–12.00 WITA.

Dosen PBI UAD Bagikan Strategi Menulis Publikasi Ilmiah kepada Mahasiswa UM Banjarmasin

Mengusung tema “Conducting Research for Publication: Practical Guidance for EFL Undergraduate Researchers”, kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa yang sedang menempuh mata kuliah penelitian dan penyusunan proposal skripsi. Peserta memperoleh wawasan mengenai strategi melakukan penelitian yang berorientasi publikasi ilmiah.

Dalam pemaparannya, Beliau menjelaskan pentingnya menemukan research gap dan novelty sebagai dasar penyusunan penelitian yang be kualitas. Ia juga membahas cara merumuskan pertanyaan penelitian yang kuat, memilih metode penelitian yang sesuai, serta menghasilkan temuan yang memiliki kontribusi akademik.

“Penelitian tidak seharusnya berhenti pada penyelesaian skripsi. Mahasiswa perlu mulai memandang penelitian sebagai sarana berkontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan melalui publikasi ilmiah,” ujarnya.

Selain itu, peserta juga mendapatkan panduan mengenai proses mengembangkan hasil skripsi menjadi artikel ilmiah yang layak dipublikasikan pada jurnal akademik. Materi tersebut disampaikan berdasarkan pengalaman dan praktik yang telah dilakukan dalam kegiatan riset dan publikasi di bidang pendidikan bahasa Inggris.

Kaprodi Pendidikan Bahasa Inggris UAD menyampaikan bahwa partisipasi dosen dalam kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi kerja sama antara PBI UAD dan PBI Universitas Muhammadiyah Banjarmasin. Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk nyata pelaksanaan kolaborasi akademik yang telah disepakati oleh kedua institusi.

“Kegiatan ini merupakan bentuk nyata implementasi kerja sama antara PBI UAD dan PBI UM Banjarmasin. Kolaborasi seperti ini diharapkan dapat memperkuat atmosfer akademik, memperluas jejaring keilmuan, serta menghadirkan pengalaman belajar yang lebih kaya bagi mahasiswa,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, kedua institusi diharapkan dapat terus mengembangkan kolaborasi akademik yang berdampak. Kolaborasi tersebut juga diharapkan mampu memperkuat budaya riset dan publikasi di lingkungan perguruan tinggi Muhammadiyah.

Mahasiswi PBI UAD Borong Dua Medali di IDEA FEST 5

Bogor  – Tiga mahasiswi Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) berhasil mengharumkan nama kampus dalam Lomba Esai Nasional IDEA FEST 5 yang diselenggarakan oleh Sentosa Foundation bekerja sama dengan Bogor Science Club. Kompetisi tingkat nasional tersebut berlangsung di IPB University pada 6–7 Juni 2026.

Tim mahasiswa PBI UAD yang terdiri atas Zahra Qurratu Ainii, Chantika Nurul Af’idah, dan Nazhiifa Hanun Nirwasita. Mereka berhasil meraih dua penghargaan sekaligus. Mereka memperoleh Gold Medal pada kategori Essay Presentation Subtema Pariwisata dan Budaya serta Silver Medal pada kategori Poster Presentation Subtema Hukum, Sosial, dan Ekonomi.

Dalam kompetisi tersebut, tim berkolaborasi dengan mahasiswa dari Universitas Diponegoro (UNDIP). Mereka mengirimkan dua karya ilmiah berupa esai yang kemudian dikategorikan ke dalam presentasi esai dan presentasi poster.

Mahasiswi PBI UAD Borong Dua Medali di IDEA FEST 5

Zahra mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya atas capaian yang diraih. Menurutnya, kompetisi tersebut memberikan pengalaman berharga karena dapat bertemu dan berinteraksi dengan mahasiswa dari berbagai universitas di Indonesia.

“Kami senang bisa bertemu dengan teman-teman hebat dari universitas lain. Kami juga sangat bangga karena perjuangan dan usaha yang kami lakukan akhirnya terbayarkan. Salah satu paper kami berhasil masuk grand final dan memperoleh gold medal, sementara paper lainnya meraih silver medal,” ujarnya.

Baca juga: Mahasiswa PBI UAD Borong Prestasi di NESCO 2

Mahasiswi PBI UAD Borong Dua Medali di IDEA FEST 5

Sementara itu, Nazhiifa menjelaskan bahwa perjalanan menuju kompetisi tidaklah mudah. Proses pengumpulan paper telah dilakukan sejak Januari 2026. Setelah dinyatakan lolos, tim harus menghadapi berbagai kendala sebelum tampil di IPB University.

“Kami memiliki kesibukan masing-masing dan tidak bisa melakukan persiapan secara maksimal. Bahkan, kami baru bisa berlatih bersama sehari sebelum perlombaan. Kami sempat merasa pesimis. Namun, salah satu paper kami berhasil masuk grand final dari ratusan paper yang berkompetisi,” jelasnya.

Chantika berharap pengalaman tersebut dapat menjadi bekal untuk terus berkembang di masa depan. Ia ingin terus belajar dan meningkatkan kepercayaan diri dalam menulis karya ilmiah.

Ketiga mahasiswa tersebut mengaku mengikuti kompetisi karena ingin menuangkan ide-ide yang lahir dari berbagai diskusi. Selain itu, mereka juga ingin memperluas relasi akademik. Melalui ajang tersebut, mereka memperoleh kesempatan untuk bertukar pengalaman dengan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi serta membuktikan bahwa kerja keras dan kolaborasi dapat menghasilkan prestasi membanggakan.

Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali menorehkan prestasi melalui capaian para alumninya dalam ajang Andalan Awards 2026. Tiga alumni PBI UAD berhasil meraih penghargaan pada kategori berbeda. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi dan kiprah mereka di bidang masing-masing.

Kegiatan Andalan Awards 2026 diselenggarakan oleh Biro Kemahasiswaan dan Alumni (BIMAWA) Universitas Ahmad Dahlan pada Kamis (5/2/2026) di Amphitarium Kampus 4 UAD. Sebagai agenda tahunan, kegiatan ini menjadi wujud apresiasi atas dedikasi dan prestasi dosen, mahasiswa, alumni, serta organisasi mahasiswa dan organisasi otonom (Ortom) Muhammadiyah di lingkungan UAD.

Pengabdian Masyarakat

Penghargaan Juara 1 Alumni Berprestasi di Bidang Pengabdian kepada Masyarakat
diraih oleh Tri Amalia Lestari, S.Pd., M.Pd.B.I.

Tri dikenal melalui inisiatif Desa Mandarin yang dirintis sejak 2020 di Desa Wisata Besani, Kabupaten Batang, Jawa Tengah. Program ini mengintegrasikan edukasi bahasa dan budaya Mandarin dengan konsep pemberdayaan masyarakat berbasis desa wisata edukatif. Program tersebut tidak hanya menghadirkan pembelajaran bahasa asing bagi anak-anak desa. Inisiatif ini juga memperkuat literasi global dan toleransi budaya. Selain itu, akses pendidikan internasional dibuka melalui pendampingan studi dan beasiswa. Inisiatif ini terus berlanjut hingga kini, termasuk melalui transformasi pembelajaran daring.

Bidang Kewirausahaan

Penghargaan Juara 2 Alumni Berprestasi di Bidang Kewirausahaan
diraih oleh Miftah Royani, S.Pd., M.A.

Alumni PBI UAD ini aktif membangun dan mengembangkan berbagai unit usaha lintas sektor. Ia merupakan Founder Mandaka HomeLiving sejak 2018 serta pendiri Cintamart. Selain itu, ia juga terlibat sebagai co-founder dalam beberapa usaha lainnya. Kiprahnya tidak hanya tercermin dari pertumbuhan usaha yang berkelanjutan. Ia juga berkontribusi dalam pengembangan UMKM. Selain itu, ia aktif sebagai narasumber dalam berbagai seminar kewirausahaan.

Bidang Karier Instansi

Penghargaan Juara 2 Alumni Berprestasi di Bidang Karier Instansi
dianugerahkan kepada Dr. Pratiwi Amelia, S.Pd., M.Pd.B.I.

Saat ini, Dr. Pratiwi menjabat sebagai Wakil Rektor I Bidang Akademik, SDM, Penjaminan Mutu, dan Kerja Sama Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung periode 2024–2028. Ia menyelesaikan studi doktoralnya dengan predikat magna cum laude dan aktif dalam pengembangan English Language Teaching (ELT), integrasi teknologi dalam pembelajaran, serta penguatan kerja sama internasional. Kiprahnya juga mencakup peran sebagai visiting lecturer di luar negeri serta kontribusi dalam penguatan mutu pendidikan tinggi.

Capaian ketiga alumni tersebut menjadi bukti bahwa lulusan PBI UAD mampu berkiprah secara nyata dalam bidang pengabdian masyarakat, kewirausahaan, maupun kepemimpinan institusional. Prestasi ini diharapkan dapat menginspirasi mahasiswa dan alumni lainnya untuk terus berkarya dan memberikan dampak positif di berbagai sektor.

Yogyakarta – Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) berhasil meraih delapan penghargaan pada Andalan Awards 2026. Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Biro Kemahasiswaan dan Alumni (BIMAWA) Universitas Ahmad Dahlan, Kamis (5/2/2026).

Andalan Awards merupakan agenda tahunan BIMAWA. Kegiatan ini menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi dan prestasi dosen, mahasiswa, alumni, serta organisasi mahasiswa dan organisasi otonom (Ortom) Muhammadiyah di lingkungan UAD. Acara tersebut berlangsung di Amphitarium Kampus 4 UAD.

Daftar Penghargaan PBI UAD pada Andalan Awards 2026

  1. Juara 1 Kategori Peran Prodi dalam Pengembangan Karier
  2. Juara 3 Kategori Keterlibatan Alumni dalam Kegiatan Prodi
  3. Juara 1 Alumni Berprestasi di Bidang Pengabdian kepada Masyarakat atas nama Tri Amalia Lestari, S.Pd., M.Pd.B.I.
  4. Juara 2 Alumni Berprestasi di Bidang Kewirausahaan atas nama Miftah Royani, S.Pd., M.A.
  5. Juara 2 Alumni Berprestasi di Bidang Karier Instansi atas nama Dr. Pratiwi Amelia, S.Pd., M.Pd.B.I.
  6. Juara 2 Organisasi Mahasiswa Kategori HMPS Realisasi Program Kerja diraih oleh HMPS PBI EDSA
  7. Juara 2 Organisasi Mahasiswa Terbaik Kategori HMPS Laporan Pertanggungjawaban diraih oleh HMPS PBI EDSA
  8. Juara Harapan 3 Organisasi Mahasiswa Terbaik Kategori HMPS Pemerolehan Dana Usaha Mandiri (Kelompok B) diraih oleh HMPS PBI EDSA

Ketua Program Studi PBI UAD, Sucipto, M.Pd.B.I., Ph.D., menyampaikan apresiasi atas capaian prestasi yang telah diraih.

“Saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas raihan prestasi alumni dan HMPS PBI EDSA. Capaian ini menunjukkan semangat kolaborasi, kerja keras, dan komitmen bersama dalam mengembangkan kualitas kemahasiswaan dan alumni. Semoga prestasi ini dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa untuk terus berproses, berprestasi, dan berkontribusi secara nyata di masyarakat, serta memotivasi para alumni untuk terus berkarya dan membawa nama baik program studi di berbagai bidang. Kami juga menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada mahasiswa dan alumni yang telah berprestasi. Semoga capaian ini menjadi pemantik lahirnya prestasi-prestasi berikutnya.” ujarnya.

Ia berharap capaian ini dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa untuk terus berproses, berprestasi, dan berkontribusi secara nyata di masyarakat, serta memotivasi alumni untuk terus berkarya dan membawa nama baik program studi di berbagai bidang. Ke depan, PBI UAD diharapkan terus memperkuat kolaborasi dan konsistensi dalam mencetak lulusan yang unggul, adaptif, dan berdaya saing.

Yogyakarta – Mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Universitas Ahmad Dahlan angkatan 2023 dan 2024 menampilkan Drama Performance sebagai luaran mata kuliah Drama pada Minggu (11/1/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan di Laboratorium Bahasa A, Kampus 4 UAD.

Drama Performance ini diikuti oleh seluruh mahasiswa PBI angkatan 2023 dan 2024 yang terbagi ke dalam empat kelas. Setiap kelas menampilkan satu pementasan drama dengan cerita yang berbeda. Pementasan dilakukan secara berkelompok besar sebagai bentuk kolaborasi antarmahasiswa dalam satu kelas.

Mata kuliah Drama tersebut diampu oleh Arilia Triyoga, S.S., M.Pd.B.I. Arilia menjelaskan bahwa luaran mata kuliah Drama tidak hanya berupa pertunjukan, tetapi juga E-Book Antologi Drama ber-ISBN yang ditulis oleh mahasiswa.

Arilia Triyoga, S.S., M.Pd.B.I., selaku Dosen Pengampu Mata Kuliah Drama

“Bentuk luaran mata kuliah Drama ada dua, yaitu pertunjukan drama dan E-Book Antologi Drama ber-ISBN. Hal ini merupakan bagian dari penerapan Outcome Based Education (OBE), di mana mahasiswa dinilai apakah mereka mampu menulis kreatif atau tidak,” ujarnya.

Menurut Arilia, mahasiswa diwajibkan untuk terlibat langsung dalam pementasan guna melatih kemampuan improvisasi dan performatif. Melalui kegiatan tersebut, dosen dan program studi dapat melihat capaian pembelajaran mahasiswa secara lebih komprehensif.

Pada tahun ini, mata kuliah Drama menggandeng LSO HMPS PBI EDSA, yakni Keluarga Teater PeBei. Kerja sama ini bertujuan untuk memberikan pendampingan seni panggung agar proses pementasan berjalan lebih terarah.

“Betul, tahun ini mata kuliah Drama bekerja sama dengan Keluarga Teater PeBei. Saya melihat teman-teman di sana memiliki kapabilitas dalam seni panggung, sehingga diharapkan Drama Performance ini bisa lebih terarah dan target pembelajarannya tercapai,” jelas Arilia.

Arilia juga menyampaikan bahwa mata kuliah Drama dirancang untuk mengembangkan berbagai kompetensi mahasiswa dalam konteks pembelajaran Bahasa Inggris.

“Kompetensi yang ingin dicapai antara lain menulis kreatif melalui penulisan naskah drama, speaking skill, dan critical thinking. Mahasiswa juga harus mampu menyusun konsep pementasan, mulai dari alur cerita, properti, hingga aspek teknis lainnya,” tambahnya.

Perwakilan Keluarga Teater PeBei, Atas Sultan Joe Satriani, menjelaskan bahwa naskah yang dipentaskan merupakan hasil karya mahasiswa dari masing-masing kelas. Tim teater berperan dalam memberikan pendampingan selama proses penggarapan.

Mata Kuliah Drama yang Berkolaborasi dengan Keluarga Teater PeBei

“Pemilihan naskah berasal dari karya dan kreativitas mahasiswa. Kami membantu memberikan pertimbangan dan mentoring, terutama bagaimana naskah sastra divisualisasikan dari bentuk tulisan ke bentuk pertunjukan,” ujarnya.

Sementara itu, M. Ghoni Raihan menyebutkan bahwa tantangan terbesar yang dihadapi mahasiswa selama proses latihan adalah faktor kepercayaan diri dan kurangnya pengalaman berpentas.

“Tantangan terbesar ada pada kurangnya rasa percaya diri dan minimnya pemahaman tentang faktor-faktor pementasan, karena sebelumnya mereka hanya menulis naskah. Kendala tersebut kami atasi bersama melalui pemantik, evaluasi, serta penyesuaian aspek teknis ketika naskah akan ditampilkan,” jelasnya.

Dengan konsep pementasan berkelompok besar dan cerita yang berbeda di setiap kelas, Drama Performance ini menjadi ruang pembelajaran kolaboratif yang tidak hanya menekankan aspek teoretis, tetapi juga praktik berbahasa, kreativitas, dan seni pertunjukan secara kontekstual.