Posts

Para Juara The 8th ADEC PBI UAD 2026

Yogyakarta — HMPS PBI EDSA UAD telah mengumumkan para juara dari The 8th ADEC (Ahmad Dahlan English National Competition). Kompetisi ini diikuti oleh puluhan sekolah dari berbagai daerah dan menjadi ajang bagi pelajar untuk menunjukkan kemampuan berbahasa Inggris. Kategori lomba meliputi Speech, Storytelling, dan Book Review.

Berikut daftar pemenang pada masing-masing kategori:

Speech

Juara Nama Sekolah
1 Nazwa Kamilah Zayn MAN 1 Yogyakarta
2 Ahmad Hanafi MAN 4 Jombang
3 Rania Zia Almahyra SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta
Harapan 1 Afifah Azahra Nur MAN 1 Yogyakarta
Harapan 2 Muhammad Alfi Azzahir SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta
Para Juara The 8th ADEC PBI UAD 2026

Para Juara the 8th ADEC Kategori Speech

Storytelling

Juara Nama Sekolah
1 Matahari Jelita Ar-Rahim MAN 1 Yogyakarta
2 Adam Ardhana A. K MAN 1 Gunungkidul
3 Zaira Princesda Hambalo SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta
Harapan 1 Kezia Falisha Effendi SMA Negeri 2 Wonosari
Harapan 2 Dafina Putri SMA Negeri 2 Wonosari
Para Juara The 8th ADEC PBI UAD 2026

Para Juara Kategori Storytelling

Book Review

Juara Nama Sekolah
1 Christine Hu SMA Santa Maria Yogyakarta
2 Renita Anggi Khoirunnisa MAN 5 Sleman
3 Vini Wijaya MAN 5 Sleman
Harapan 1 Rizky Akbar Maulana MAN 4 Sleman
Para Juara The 8th ADEC PBI UAD 2026

Para Juara Kategori Book Review

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi wadah pengembangan kemampuan berbahasa Inggris sekaligus menginspirasi pelajar untuk terus belajar.

32 Sekolah Ramaikan The 8th of ADEC

Yogyakarta — Sebanyak 32 sekolah dari berbagai daerah turut berpartisipasi dalam The 8th ADEC (Ahmad Dahlan English National Competition). Kompetisi ini diselenggarakan oleh HMPS Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) EDSA, Universitas Ahmad Dahlan (UAD). ADEC tahun ini mengusung tema Breaking Boundaries: Bridging the World through English Proficiency.

Kegiatan ini menjadi ajang bergengsi bagi pelajar untuk menunjukkan kemampuan berbahasa Inggris, sekaligus mengasah kepercayaan diri mereka. Kompetisi ini diikuti oleh siswa dari jenjang SMA, MA, dan SMK. Kompetisi ini menghadirkan beragam kategori lomba, di antaranya Storytelling, Speech, dan Book Review. Jumlah peserta dalam setiap kategori pun bervariasi, yakni 37 peserta Speech, 26 peserta Storytelling, dan 5 peserta Book Review.

Setiap kategori dirancang untuk mengembangkan keterampilan berbahasa Inggris secara menyeluruh, mulai dari pemahaman teks, kemampuan berbicara, hingga berpikir kritis dan kreatif. Peserta berasal dari berbagai wilayah. Tidak hanya dari Yogyakarta, tetapi juga dari Sleman, Gunungkidul, Klaten, hingga luar daerah seperti Surakarta, Pacitan, dan Jombang. Hal ini menunjukkan tingginya antusiasme pelajar dalam mengikuti kompetisi berbasis akademik yang mendukung pengembangan kompetensi global.

Zahra Qurratu Ainii, selaku ketua panitia menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya berfokus pada kompetisi, tetapi juga pada proses pembelajaran yang bermakna.

“ADEC menjadi ruang bagi siswa untuk belajar, berani tampil, dan mengembangkan potensi diri dalam suasana yang kompetitif namun tetap edukatif,” ujarnya.

Baca juga: HMPS PBI (EDSA) Sukses Gelar The 8th ADEC

Kegiatan ini juga sukses terselenggara berkat kerja keras dan kolaborasi solid panitia dari HMPS PBI EDSA. Seluruh rangkaian acara dipersiapkan secara maksimal, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan.

Melalui penyelenggaraan ADEC ke-8 ini, PBI UAD berharap dapat terus berkontribusi dalam mencetak generasi muda yang unggul, percaya diri, dan siap bersaing di tingkat global. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen institusi dalam mendukung lahirnya the next global educators.

EDSA Sukses Gelar the 8th ADEC

Yogyakarta — HMPS Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) EDSA Universitas Ahmad Dahlan (UAD) sukses menyelenggarakan The 8th ADEC (Ahmad Dahlan English National Competition). Kompetisi ini dilaksanakan pada Sabtu, 11 April 2026 di Kampus 4 UAD. Kegiatan ini diikuti oleh 32 sekolah dari berbagai daerah dan mengusung tema “Breaking Boundaries: Bridging the World through English Proficiency.”

Kompetisi ini menjadi ajang bagi siswa SMA, MA, dan SMK untuk menunjukkan kemampuan berbahasa Inggris sekaligus mengasah kepercayaan diri. Beragam kategori lomba turut dihadirkan, seperti Storytelling, Speech, dan Book Review. Jumlah peserta pada setiap kategori pun bervariasi; 37 peserta pada kategori Speech, 26 peserta Storytelling, dan 5 peserta Book Review.

Dosen PBI UAD, Sucipto, M.Pd.B.I., Ph.D., menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia atas keberhasilan penyelenggaraan kegiatan ini. Ia menilai jumlah peserta tahun ini mengalami peningkatan yang signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

EDSA Sukses Gelar the 8th ADEC

Sambutan Kaprodi PBI UAD di kompetisi bahasa Inggris ADEC 2026

“Pertama, apresiasi untuk panitia karena pesertanya jauh lebih tinggi dari tahun sebelumnya. Ini sukses, satu kebanggaan buat PBI. Ke depannya, ADEC ini akan menjadi kompetisi yang ditunggu-tunggu oleh para siswa SMA, bukan hanya dari Yogyakarta, tetapi juga dari seluruh Indonesia,” ujarnya.

Baca juga: 32 Sekolah Meriahkan ADEC ke-8 PBI UAD

Sementara itu, Ketua HMPS PBI EDSA periode 2026/2027, Muh Salman Alfarisi, berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat yang lebih luas.

EDSA Sukses Gelar the 8th ADEC

“Harapan saya lomba ADEC ini terus berlanjut ke depannya sebagai wadah siswa-siswi di seluruh Indonesia untuk menyalurkan bakat di bidang bahasa Inggris,” ungkapnya.

Keberhasilan penyelenggaraan ADEC ke-8 ini menjadi bukti komitmen HMPS PBI EDSA dalam menghadirkan kegiatan akademik yang tidak hanya kompetitif, tetapi juga edukatif dan inspiratif bagi generasi muda.

Student Google Ambassador

Yogyakarta – Fanny Rahmadani, mahasiswi Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) angkatan 2024, berhasil menjadi Google Student Ambassador 2026 melalui proses seleksi nasional yang kompetitif.

Seleksi dilaksanakan secara daring pada 1 April 2026 dan mencakup beberapa tahapan, seperti pengumpulan berkas CV, foto, serta video interview. Program ini diselenggarakan oleh tim Google dan diikuti oleh peserta dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

Dalam proses seleksi tersebut, Fanny menghadapi persaingan yang ketat dengan banyaknya pendaftar dari berbagai kampus. Ia mengaku sempat merasa ragu dengan peluangnya di tengah kompetisi yang tinggi.

“Sempat merasa tidak yakin bisa lolos karena banyak peserta yang sangat kompetitif. Tapi saya mencoba untuk berani saja mencoba dan menyerahkan hasilnya,” ujar Fanny.

Ke depan, Fanny akan berkontribusi sebagai Google Student Ambassador dengan berperan aktif dalam memperkenalkan teknologi Google AI, termasuk Gemini, baik di lingkungan kampus maupun melalui media sosial.

Student Google Ambassador 2026

Fanny Rahmadani – Mahasiswi PBI UAD yang berhasil jadi Google Student Ambassador 2026

“AI bukan pengganti manusia, tetapi alat untuk membantu dan mendukung peran manusia,” tambahnya.

Pencapaian ini diharapkan dapat menginspirasi mahasiswa PBI UAD dan mahasiswa lainnya untuk terus berkembang dan berani mengambil peluang di tingkat nasional.

Yogyakarta — Prestasi akademik kembali ditorehkan oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD). Dio Fahmi Alfaridhi, mahasiswa angkatan 2022, berhasil menyelesaikan studinya dalam waktu 3,5 tahun melalui jalur publikasi artikel ilmiah.

Dio melaksanakan Diseminasi pada Kamis, 29 Januari 2026, yang dihadiri oleh sekitar 40 peserta serta para dosen PBI UAD. Sesi tersebut turut dihadiri oleh Sekretaris Program Studi PBI, Rahmi Munfangati, S.S., M.Pd. Adapun tim penguji terdiri atas Drs. Bambang Widi Pratolo, Ph.D. sebagai Penguji Pertama dan Raden Muhammad Ali, S.S., M.Pd. sebagai Penguji Kedua. Dio dinyatakan lulus secara resmi setelah menyelesaikan seluruh rangkaian sidang serta memenuhi persyaratan akademik yang berlaku.

Artikel ilmiahnya berjudul “Students’ Perceptions of an AI-Based English e-Module for Digital Content Creation: An Explanatory Sequential Mixed-Methods Study”. Artikel tersebut telah accepted dan diterbitkan pada Journal of Languages and Language Teaching (JOLLT) yang terakreditasi SINTA 2.

Dalam proses penyusunan artikel, Dio dibimbing oleh Prayudha, S.Pd., M.A. Penelitian dan penulisan artikel tersebut dikerjakan selama kurang lebih sembilan bulan. Proses tersebut mencakup tahapan penyusunan proposal, pengambilan dan analisis data, hingga revisi artikel berdasarkan masukan dari reviewer jurnal.

Dio memilih jalur publikasi sebagai syarat kelulusan karena ketertarikannya pada dunia penelitian dan penulisan artikel ilmiah. Selain itu, jalur publikasi dinilainya lebih efisien dan strategis untuk mendukung rencana akademik ke depan. Hal tersebut berkaitan dengan persiapannya dalam mendaftar beasiswa studi ke luar negeri melalui penguatan jejak digital di bidang penelitian.

Terkait proses publikasi, Dio menjelaskan bahwa tahapan yang dilalui relatif serupa dengan jalur skripsi, namun memiliki tantangan tersendiri.

“Prosesnya kurang lebih sama seperti skripsi, mulai dari menentukan topik dan menyusun penelitian. Yang membedakan adalah kita harus menyesuaikan artikel dengan scope dan template jurnal, lalu menunggu proses review hingga akhirnya mendapatkan Letter of Acceptance (LoA),” jelasnya.

Ia juga menekankan pentingnya peran dosen pembimbing dan lingkungan akademik PBI UAD dalam keberhasilannya menyelesaikan studi tepat waktu.

“Dosen pembimbing berperan sangat penting dalam memberikan arahan metodologis, evaluasi kritis, dan motivasi akademik. Selain itu, dosen-dosen PBI UAD lainnya juga sangat mendukung mahasiswa agar dapat menyelesaikan tugas akhir tepat waktu,” ungkapnya.

Capaian ini menunjukkan bahwa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Ahmad Dahlan membuka jalur publikasi sebagai salah satu alternatif kelulusan bagi mahasiswa.