Posts

Mahasiswa PBI UAD Raih Juara 1 di GBC 2026 (2)

Yogyakarta – Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Agung Alfadi (PBI UAD 2024), berhasil menorehkan prestasi membanggakan di bidang olahraga. Bersama Tim Basket Guardian UAD, ia sukses meraih Juara 1 dalam Gadjahmada Basketball Competition (GBC) 2026. Kompetisi ini diselenggarakan oleh Universitas Gadjah Mada (UGM) pada 17–23 Mei 2026. Tidak hanya membawa timnya menjadi juara, Agung juga dinobatkan sebagai Most Valuable Player (MVP) atau pemain terbaik turnamen.

Gadjahmada Basketball Competition merupakan ajang basket tingkat nasional yang diikuti oleh berbagai tim dari sejumlah daerah di Indonesia. Dalam kompetisi tersebut, Tim Basket Guardian UAD yang beranggotakan 15 pemain tampil konsisten sejak babak awal hingga partai final dan berhasil mengamankan gelar juara.

Di balik keberhasilan tersebut, Agung harus menghadapi tantangan yang tidak mudah. Jadwal pertandingan yang berlangsung bersamaan dengan Ujian Tengah Semester (UTS) menuntutnya untuk mampu membagi waktu antara kewajiban akademik dan komitmen sebagai atlet.

“Pengalaman mengikuti turnamen ini sangat seru dan penuh tantangan karena waktunya bertabrakan dengan UTS. Saya harus benar-benar bisa mengatur waktu antara belajar dan fokus untuk pertandingan agar keduanya bisa berjalan dengan baik,” ujarnya.

Agung menilai kekompakan tim menjadi faktor penting yang mengantarkan Guardian UAD meraih hasil terbaik. Menurutnya, seluruh pemain bekerja keras dan saling mendukung untuk memberikan performa maksimal di setiap pertandingan.

Mahasiswa PBI UAD Raih Juara 1 di GBC 2026 (2)

Penghargaan MVP yang diraihnya menjadi pencapaian istimewa. Namun, ia menganggap prestasi tersebut sebagai motivasi untuk terus berkembang dan meningkatkan kemampuan.

“Semoga dengan pencapaian ini saya bisa terus konsisten dan menjadi lebih baik lagi ke depannya. Saya juga berharap dapat terus memberikan yang terbaik bagi tim serta meraih prestasi yang lebih tinggi,” tuturnya.

Baca juga: Mahasiswa PBI UAD Raih Juara 3 Basket UPTION 2026

Prestasi yang diraih Agung Alfadi menunjukkan bahwa mahasiswa mampu menyeimbangkan pencapaian akademik dan nonakademik. Keberhasilan tersebut diharapkan dapat menginspirasi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan potensi dan berani berprestasi di berbagai bidang.

Mahasiswa PBI UAD Lolos Pendanaan PPK Ormawa 2026

Yogyakarta – Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) turut berkontribusi dalam keberhasilan Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (BEM FKIP UAD) meraih pendanaan Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Kemendiktisaintek 2026. Hasil seleksi pendanaan tersebut diumumkan pada 13 Mei 2026.

Tim PPK Ormawa ini merupakan kolaborasi mahasiswa dari berbagai program studi di UAD yang tergabung dalam BEM FKIP UAD. Judul proposal mereka adalah Pemberdayaan UMKM Pangan Lokal di Desa Pengkol, Gunungkidul, Berbasis Ekonomi Kreatif dan Technopreneurship melalui Model Participatory Action Research (PAR). Sejumlah mahasiswa PBI UAD terlibat sebagai bagian dari Tim TaskForce dan Tim Pelaksana.

Ahmed Rassel (PBI 2023) yang juga menjabat sebagai Ketua BEM FKIP UAD 2026/2027, dipercaya menjadi Ketua Tim TaskForce. Tim tersebut juga diperkuat oleh Raehanah Rezky Amaliyah dan Putri Pitriani dari PBI 2023. Sementara itu, Annisa Adzkia Aulia dari PBI 2024 tergabung dalam Tim Pelaksana.

Program PPK Ormawa akan dilaksanakan di Desa Pengkol, Gunungkidul. Kegiatan akan dimulai setelah proses penerjunan oleh PKM Center UAD pada Juni 2026. Selanjutnya, program akan berjalan selama kurang lebih lima bulan dengan pendampingan dari dosen pembimbing, Iis Suwartini, M.Pd., dosen PBSI UAD.

Mahasiswa PBI UAD Lolos Pendanaan PPK Ormawa 2026

Raehanah mengungkapkan rasa bangganya atas capaian tersebut.

“Lolosnya BEM FKIP hingga tahap pendanaan PPK ORMAWA Kemendiktisaintek menjadi kebanggaan tersendiri karena ini merupakan pertama kalinya BEM FKIP berhasil mencapai tahap tersebut. Kegiatan ini juga memberikan pengalaman yang berharga bagi tim untuk belajar bekerja sama lintas prodi, melatih komunikasi, serta menyusun program pengabdian yang bermanfaat bagi masyarakat Desa Pengkol, Gunung Kidul,” ujarnya.

Putri menjelaskan bahwa setelah dinyatakan lolos pendanaan, tim akan segera memasuki tahap implementasi program.

“Setelah dinyatakan lolos pendanaan, akan diagendakan penerjunan oleh pihak PKM Center UAD yang kemudian disusul langsung dengan kegiatan perdana yang dilaksanakan di desa selama kurang lebih lima bulan, dan di akhir persiapan Abdidaya Nasional,” ujarnya.

Senada dengan itu, Annisa berharap program tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Saya berharap program ini dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat Desa Pengkol, khususnya dalam pengembangan potensi desa dan pemberdayaan masyarakat. Selain itu, saya berharap seluruh tim dapat menjalankan program dengan lancar, solid, dan mampu membawa nama baik universitas di tingkat nasional,” ungkapnya.

Harapan serupa juga disampaikan oleh Rassel. Ia berharap kolaborasi lintas program studi yang terjalin dalam tim dapat tetap solid selama pelaksanaan program.

“Semoga kolaborasi lintas prodi ini tetap solid selama kurang lebih empat bulan ke depan dan program ini bisa benar-benar memberi dampak nyata bagi warga Desa Pengkol. Saya juga berharap dedikasi kita tidak hanya sukses di lapangan, tetapi juga mampu membawa kita meraih prestasi membanggakan di ajang Abdidaya Nasional,” tuturnya.

Baca juga: Tim PBI UAD Lolos Pendanaan PKM-PM Kemendiktisaintek 2026

Melalui keterlibatan aktif dalam tim PPK Ormawa BEM FKIP UAD, mahasiswa PBI UAD menunjukkan komitmennya untuk berkontribusi dalam pengabdian kepada masyarakat. Program ini juga menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan kepemimpinan, kolaborasi lintas disiplin, serta membawa nama baik UAD di tingkat nasional.

Mahasiswa PBI UAD Raih Prestasi Nasional di Kompetisi Artikel Ilmiah

Yogyakarta – Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menorehkan prestasi pada Kompetisi Artikel Ilmiah #2 Tingkat Nasional 2026. Kompetisi tersebut diselenggarakan oleh BIMAWA UAD secara daring. Kegiatan berlangsung pada Kamis (9/4/2026) hingga Sabtu (16/5/2026). Kompetisi tingkat nasional ini diikuti secara individu oleh mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi.

Berikut daftar mahasiswa PBI UAD yang meraih penghargaan pada kompetisi tersebut:

Mahasiswa PBI UAD Raih Prestasi Nasional di Kompetisi Artikel Ilmiah

Salah satu peraih penghargaan, Fanny Rahmadani, mengungkapkan bahwa keikutsertaannya dalam kompetisi ini juga menjadi bagian dari kewajiban mahasiswa penerima beasiswa. Kegiatan tersebut dilakukan untuk memenuhi monitoring dan evaluasi prestasi serta publikasi setiap semester.

“Selain kompetisi, kami para anak beasiswa diwajibkan mengikuti kegiatan ini untuk memenuhi monev prestasi dan publikasi setiap semester,” ujarnya.

Ia berharap pencapaian tersebut dapat menjadi motivasi untuk meraih lebih banyak prestasi di masa mendatang. Ia juga mengaku harus menghadapi persaingan yang cukup ketat dari peserta internal maupun eksternal kampus.

Sementara itu, Hana menceritakan bahwa awal mula dirinya mengikuti lomba berasal dari informasi yang dikirim melalui surel BIMAWA UAD. Ia merasa tertantang untuk mencoba karena sudah memiliki ide untuk dikembangkan menjadi artikel ilmiah.

“Semuanya dimulai dari e-mail dari Bimawa mengenai lomba artikel ini. Saya merasa tertantang dan sudah memiliki ide di kepala, sehingga proses penulisan terasa lebih mudah meski tetap ada tantangan,” katanya.

Hana menambahkan bahwa tantangan terbesar yang dihadapinya adalah proses pengisian kuesioner, wawancara, serta reduksi data yang cukup memakan waktu. Ia berharap kemenangan tersebut dapat membentuk dirinya menjadi pribadi yang senang belajar, mencoba, dan bereksplorasi.

Mahasiswa PBI UAD berhasil menunjukkan semangat akademik, kreativitas, dan daya saing dalam bidang kepenulisan ilmiah melalui prestasi yang diraih pada ajang nasional tersebut. Capaian tersebut juga menunjukkan komitmen mahasiswa PBI UAD untuk terus berkembang dan berprestasi. Melalui karya-karya yang inovatif dan inspiratif, mahasiswa PBI UAD turut membawa nama baik program studi dan universitas di tingkat nasional.

Tim PBI UAD Lolos Pendanaan PKM-PM Kemendiktisaintek 2026

Yogyakarta – Tim Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) berhasil lolos Pendanaan Program Kreativitas Mahasiswa Skema Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-PM) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) 2026. Pengumuman pendanaan tersebut disampaikan pada 22 Mei 2026.

Tim ini mengusung program bertajuk “Smart Cell English: Pengembangan Platform Microlearning Terintegrasi Siniar Android untuk Meningkatkan Keterampilan Hidup (Life Skills) Anak Binaan LPKA Yogyakarta”. Program tersebut akan dilaksanakan mulai setelah pengumuman pendanaan hingga tahap penilaian laporan akhir pada Oktober 2026.

Kegiatan pengabdian masyarakat ini akan dilaksanakan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Yogyakarta. Program bertujuan menghadirkan media pembelajaran bahasa Inggris berbasis microlearning dan siniar Android untuk membantu meningkatkan keterampilan hidup anak binaan.

Tim PKM-PM terdiri atas mahasiswa lintas program studi. Tim ini diketuai oleh Ika Juni Astiti (PBI UAD 2023) bersama anggota tim lainnya, yaitu Fanny Rahmadani dan Isna Rodiana Binti Munawaroh (PBI UAD 2024), Fadia Al Afwa dari Program Studi Ekonomi Pembangunan UAD 2025, serta Rafi Amrullah Al-Baihaqi Gunawan dari Program Studi Sistem Informasi UAD 2023. Kegiatan ini dibimbing oleh dosen PBI UAD, Nur Rifai Akhsan, S.Pd., M.Ed.

Ketua tim, Ika, mengaku bersyukur atas pencapaian tersebut. Ia menyampaikan terima kasih kepada dosen pembimbing dan seluruh anggota tim yang telah bekerja keras selama proses penyusunan proposal.

“Sangat bersyukur karena dapat lolos di ajang yang sangat bergengsi ini. Sangat berterima kasih kepada Sir Rifai dan teman-teman tim yang sudah bekerja keras hingga bisa lolos pendanaan karena jujur tidak menyangka,” ujarnya.

Sementara itu, anggota tim lainnya, Fanny, juga menyampaikan rasa syukurnya atas capaian tersebut.

“Alhamdulillah sangat bersyukur sekali dan tidak menyangka tim yang dibentuk secara mendadak ini bisa lolos pendanaan,” katanya.

Isna berharap tim dapat terus solid selama menjalankan program.

“Bisa solid, lancar, tepat target, dan semangat sampai Pimnas,” ungkapnya.

Keberhasilan ini menjadi bukti semangat inovasi dan kolaborasi mahasiswa PBI UAD dalam menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat. Melalui capaian tersebut, langkah baru kembali terukir sebagai bagian dari perjalanan prestasi mahasiswa UAD di tingkat nasional.

Mahasiswa PBI Raih Juara 3 Basket Campus League Yogyakarta

Yogyakarta – Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Universitas Ahmad Dahlan, Agung Alfadi, berhasil meraih Juara 3 dalam ajang kompetisi basket Campus League Region Yogyakarta tingkat nasional. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada 30 April hingga 7 Mei 2026 di Universitas Islam Indonesia (UII). Kompetisi ini diselenggarakan oleh Campus League dan diikuti oleh berbagai tim mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia.

Agung Alfadi merupakan alumni SMAN 1 Rengat. Dalam kompetisi basket tersebut, ia mengikuti lomba bersama Tim Basket Guardian yang beranggotakan 15 orang. Keikutsertaan mereka menjadi salah satu bentuk semangat mahasiswa dalam mengembangkan potensi dan kemampuan di bidang olahraga serta kerja sama tim.

Agung mengungkapkan bahwa pengalaman mengikuti Campus League Region Yogyakarta menjadi pengalaman yang sangat seru dan berharga. Meski demikian, ia merasa masih banyak hal yang perlu ditingkatkan untuk menghadapi kompetisi berikutnya. Menurutnya, evaluasi dan latihan yang lebih maksimal sangat diperlukan agar tim dapat memperoleh hasil yang lebih baik di masa mendatang.

Mahasiswa PBI Raih Juara 3 Basket Campus League Yogyakarta

“Pengalamannya sangat seru, tetapi memang harus ditingkatkan lagi,” ujarnya.

Baca juga: Mahasiswa PBI UAD Raih Juara 3 Basket UPTION 2026

Di balik pencapaian tersebut, Agung juga menghadapi berbagai tantangan selama mengikuti kompetisi. Salah satu tantangan terbesar adalah mengatur waktu antara kegiatan perkuliahan dan jadwal pertandingan. Kesibukan akademik yang berjalan bersamaan dengan persiapan lomba membuat dirinya harus mampu membagi waktu dengan baik agar keduanya tetap berjalan seimbang.

Atas pencapaian yang diraih, Agung berharap dirinya dan tim dapat terus berkembang dan memperoleh hasil yang lebih baik pada kompetisi selanjutnya. Ia juga berharap dapat meraih Juara 1 pada kesempatan berikutnya.

“Semoga ke depannya bisa lebih baik dan meraih juara 1,” tutupnya.

Prestasi yang diraih Agung Alfadi diharapkan dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan potensi diri, baik di bidang akademik maupun nonakademik.