Posts

Yogyakarta — Mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris peminatan Tourism Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar kegiatan Jogja Explore Batch 3 pada Selasa, 3 Februari 2026. Kegiatan ini merupakan bentuk Ujian Akhir Semester (UAS) berbasis proyek mata kuliah Tour anda Travel Management. Program tersebut dirancang untuk melatih kemampuan mahasiswa dalam merancang dan menjalankan paket wisata secara langsung di lapangan.

Kegiatan diawali dengan briefing di Kampus 4 UAD. Selanjutnya, peserta mengunjungi sejumlah destinasi wisata di Yogyakarta, yakni Masjid Mataram Kotagede, Museum Diponegoro, dan Goa Selarong. Program ini menyasar wisatawan asing maupun wisatawan lokal.

Tujuan utama kegiatan tersebut adalah membekali mahasiswa Tourism dengan keterampilan praktis. Keterampilan itu meliputi perancangan paket wisata, penyusunan itinerary, perencanaan anggaran (budgeting), serta kemampuan memandu wisatawan (tour guiding). Kompetensi ini diharapkan menjadi bekal saat mahasiswa menjalani program magang. Selain itu, keterampilan tersebut juga diproyeksikan mendukung kesiapan mahasiswa memasuki dunia kerja di bidang kepariwisataan.

Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa UAD dari berbagai program studi, di antaranya Bimbingan dan Konseling (BK) dan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI). Selain itu, kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa asing yang sedang menempuh studi di Yogyakarta. Dosen pengampu keilmuan Tourism, Nur Rifai Akhsan, M.Ed., turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Acara dibuka dengan briefing dan sambutan dari Ketua Pelaksana, Ahmed Rassel. Ia menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi latihan awal bagi mahasiswa Tourism untuk mengenal dunia kepariwisataan secara nyata.

“Kegiatan ini merupakan latihan awal bagi mahasiswa Tourism untuk mengenal dunia kepariwisataan secara langsung. Sekaligus menjadi sarana penyegaran setelah menghadapi Ujian Akhir Semester,” ujar Rassel.

Pelaksanaan Jogja Explore Batch 3 berlangsung lancar dan interaktif. Peserta terlihat aktif berkomunikasi. Mereka juga mengajukan pertanyaan dalam bahasa Inggris kepada tour guide yang disediakan panitia. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu mengimplementasikan ilmu kepariwisataan yang telah dipelajari. Mahasiswa juga diharapkan semakin siap menghadapi dunia profesional.