Posts

Practicum of Tourism PBI UAD Bekali Mahasiswa Hadapi Dunia Pariwisata

Yogyakarta — Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar kegiatan Pembekalan Practicum of Tourism pada Senin, 4 Mei 2026. Kegiatan ini menghadirkan Khafidhoh, M.Pd., dosen PBI UAD sekaligus tim peminatan tourism, sebagai pemateri.

Practicum of Tourism PBI UAD Bekali Mahasiswa Hadapi Dunia Pariwisata

Penyampaian materi pembekalan Practicum of Tourism oleh Khafidhoh, M.Pd.

Sebanyak 12 mahasiswa mengikuti program Practicum of Tourism ini. Mereka akan melaksanakan magang di dua mitra PBI UAD, yaitu Empat Lawang dan Desa Wisata Krebet. Praktikum ini akan berjalan selama tiga bulan, mulai Mei hingga Juli 2026.

Pembekalan ini bertujuan mempersiapkan mahasiswa sebelum menjalani program magang di bidang pariwisata. Khafidhoh menekankan bahwa kegiatan magang tidak hanya sebatas menjalankan tugas, tetapi juga menuntut kemampuan beradaptasi serta memberikan kontribusi nyata kepada mitra.

Selain itu, mahasiswa juga didorong untuk mengembangkan keterampilan komunikasi, khususnya dalam penggunaan bahasa Inggris, serta membangun sikap profesional selama berinteraksi di lingkungan kerja. Dengan pembekalan ini, mahasiswa diharapkan memiliki kesiapan yang lebih matang untuk menghadapi dinamika di lapangan.

Kaprodi PBI UAD, Sucipto, M.Pd.B.I., Ph.D., berharap program ini dapat membuka wawasan mahasiswa terhadap peluang di bidang pariwisata.

“Saya berharap praktikum tourism ini membuka wawasan mahasiswa bahwa peluang di dunia pariwisata sangat besar dan masih membutuhkan peran kreatif anak-anak muda. Dengan dukungan kemampuan komunikasi bahasa Inggris yang baik, bidang ini akan menjadi peluang bisnis dan karier yang cerah bagi mereka di masa depan,” ujarnya.

Salah satu mahasiswa, Ahmed Rassel, menyampaikan harapannya terhadap program ini.

Practicum of Tourism PBI UAD Bekali Mahasiswa Hadapi Dunia Pariwisata

“Mitra yang dipilih sangat baik. Saya berharap apa yang kami kerjakan dapat bermanfaat bagi mitra dan juga bagi diri kami sendiri ke depannya, sehingga kami siap terjun ke dunia tourism profesional,” tuturnya.

Baca juga: Siap Jadi Profesional! Jogja Explore Uji Keterampilan Mahasiswa Tourism PBI UAD

Melalui kegiatan ini, mahasiswa PBI UAD diharapkan mampu mengembangkan keterampilan komunikasi, adaptasi, serta kesiapan menghadapi dunia kerja di bidang pariwisata.

Yogyakarta — Mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris peminatan Tourism Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar kegiatan Jogja Explore Batch 3 pada Selasa, 3 Februari 2026. Kegiatan ini merupakan bentuk Ujian Akhir Semester (UAS) berbasis proyek mata kuliah Tour anda Travel Management. Program tersebut dirancang untuk melatih kemampuan mahasiswa dalam merancang dan menjalankan paket wisata secara langsung di lapangan.

Kegiatan diawali dengan briefing di Kampus 4 UAD. Selanjutnya, peserta mengunjungi sejumlah destinasi wisata di Yogyakarta, yakni Masjid Mataram Kotagede, Museum Diponegoro, dan Goa Selarong. Program ini menyasar wisatawan asing maupun wisatawan lokal.

Tujuan utama kegiatan tersebut adalah membekali mahasiswa Tourism dengan keterampilan praktis. Keterampilan itu meliputi perancangan paket wisata, penyusunan itinerary, perencanaan anggaran (budgeting), serta kemampuan memandu wisatawan (tour guiding). Kompetensi ini diharapkan menjadi bekal saat mahasiswa menjalani program magang. Selain itu, keterampilan tersebut juga diproyeksikan mendukung kesiapan mahasiswa memasuki dunia kerja di bidang kepariwisataan.

Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa UAD dari berbagai program studi, di antaranya Bimbingan dan Konseling (BK) dan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI). Selain itu, kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa asing yang sedang menempuh studi di Yogyakarta. Dosen pengampu keilmuan Tourism, Nur Rifai Akhsan, M.Ed., turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Acara dibuka dengan briefing dan sambutan dari Ketua Pelaksana, Ahmed Rassel. Ia menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi latihan awal bagi mahasiswa Tourism untuk mengenal dunia kepariwisataan secara nyata.

“Kegiatan ini merupakan latihan awal bagi mahasiswa Tourism untuk mengenal dunia kepariwisataan secara langsung. Sekaligus menjadi sarana penyegaran setelah menghadapi Ujian Akhir Semester,” ujar Rassel.

Pelaksanaan Jogja Explore Batch 3 berlangsung lancar dan interaktif. Peserta terlihat aktif berkomunikasi. Mereka juga mengajukan pertanyaan dalam bahasa Inggris kepada tour guide yang disediakan panitia. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu mengimplementasikan ilmu kepariwisataan yang telah dipelajari. Mahasiswa juga diharapkan semakin siap menghadapi dunia profesional.