Posts

PBI UAD Gelar Global Talk Show “Youth Voices Across Culture”

Yogyakarta – Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menyelenggarakan kegiatan Global Talk Show bertajuk “Youth Voices Across Culture”. Kegiatan ini diadakan pada Selasa, 28 April 2026 di Laboratorium Bahasa B, Kampus 4 UAD. Kegiatan ini dihadiri oleh mahasiswa PBI UAD angkatan 2025. Tema yang diangkat adalah Tourism, Culture, and Global Communication. Kegiatan ini juga menghadirkan pembicara internasional dan mahasiswa sebagai bagian dari diskusi lintas budaya.

PBI UAD Gelar Global Talk Show “Youth Voices Across Culture”

Hadir sebagai narasumber, Nur Rifai Akhsan, S.Pd., M.Ed., dosen PBI UAD dan Lorralie F. Canape, LPT, MAEd. dari Adamson University, Filipina. Kegiatan ini dikemas dalam bentuk panel discussion yang melibatkan beberapa mahasiswa PBI UAD sebagai student presenters.

Dalam pemaparannya, Lorralie memperkenalkan Filipina dari sisi budaya dan pendidikan. Sementara itu, Nur Rifai membagikan pengalaman serta wawasan saat berkunjung ke Filipina, sekaligus memberikan perspektif mengenai komunikasi lintas budaya.

PBI UAD Gelar Global Talk Show “Youth Voices Across Culture”

Mahasiswa PBI UAD turut berkontribusi dengan mempresentasikan berbagai aspek Indonesia. Raya Naufa Nur Kamila membahas keindahan alam Indonesia, Faiq Yassar Vasa mengangkat ikon-ikon khas seperti Tugu dan taman kota, Riva Zaskia Nadhif memaparkan kebiasaan masyarakat, dan Putri Farah Amelia memperkenalkan budaya Indonesia.

Salah satu presenter, Raya, mengungkapkan bahwa pengalaman tersebut memberikan kesan mendalam baginya.

“Awalnya saya sangat gugup, tetapi setelah mulai berbicara, semuanya terasa lebih baik. Pembicara sangat baik dan tidak menghakimi kesalahan saya, sehingga membuat saya lebih percaya diri. Setelah selesai, saya merasa lega dan bersyukur karena bisa melakukannya. Pengalaman ini sangat berharga karena saya mendapat kesempatan berinteraksi dengan pembicara internasional,” ujarnya.

Baca juga: International Guest Lecture: Rahasia Jadi Guru Berstandar Global

Melalui kegiatan ini, mahasiswa PBI UAD diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan diri, kemampuan komunikasi, serta wawasan global dalam menghadapi tantangan di era internasional.

Practicum of Tourism PBI UAD Bekali Mahasiswa Hadapi Dunia Pariwisata

Yogyakarta — Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar kegiatan Pembekalan Practicum of Tourism pada Senin, 4 Mei 2026. Kegiatan ini menghadirkan Khafidhoh, M.Pd., dosen PBI UAD sekaligus tim peminatan tourism, sebagai pemateri.

Practicum of Tourism PBI UAD Bekali Mahasiswa Hadapi Dunia Pariwisata

Penyampaian materi pembekalan Practicum of Tourism oleh Khafidhoh, M.Pd.

Sebanyak 12 mahasiswa mengikuti program Practicum of Tourism ini. Mereka akan melaksanakan magang di dua mitra PBI UAD, yaitu Empat Lawang dan Desa Wisata Krebet. Praktikum ini akan berjalan selama tiga bulan, mulai Mei hingga Juli 2026.

Pembekalan ini bertujuan mempersiapkan mahasiswa sebelum menjalani program magang di bidang pariwisata. Khafidhoh menekankan bahwa kegiatan magang tidak hanya sebatas menjalankan tugas, tetapi juga menuntut kemampuan beradaptasi serta memberikan kontribusi nyata kepada mitra.

Selain itu, mahasiswa juga didorong untuk mengembangkan keterampilan komunikasi, khususnya dalam penggunaan bahasa Inggris, serta membangun sikap profesional selama berinteraksi di lingkungan kerja. Dengan pembekalan ini, mahasiswa diharapkan memiliki kesiapan yang lebih matang untuk menghadapi dinamika di lapangan.

Kaprodi PBI UAD, Sucipto, M.Pd.B.I., Ph.D., berharap program ini dapat membuka wawasan mahasiswa terhadap peluang di bidang pariwisata.

“Saya berharap praktikum tourism ini membuka wawasan mahasiswa bahwa peluang di dunia pariwisata sangat besar dan masih membutuhkan peran kreatif anak-anak muda. Dengan dukungan kemampuan komunikasi bahasa Inggris yang baik, bidang ini akan menjadi peluang bisnis dan karier yang cerah bagi mereka di masa depan,” ujarnya.

Salah satu mahasiswa, Ahmed Rassel, menyampaikan harapannya terhadap program ini.

Practicum of Tourism PBI UAD Bekali Mahasiswa Hadapi Dunia Pariwisata

“Mitra yang dipilih sangat baik. Saya berharap apa yang kami kerjakan dapat bermanfaat bagi mitra dan juga bagi diri kami sendiri ke depannya, sehingga kami siap terjun ke dunia tourism profesional,” tuturnya.

Baca juga: Siap Jadi Profesional! Jogja Explore Uji Keterampilan Mahasiswa Tourism PBI UAD

Melalui kegiatan ini, mahasiswa PBI UAD diharapkan mampu mengembangkan keterampilan komunikasi, adaptasi, serta kesiapan menghadapi dunia kerja di bidang pariwisata.

Practicum of Journalism Siapkan Mahasiswa PBI UAD Terjun ke Dunia Jurnalistik

Yogyakarta — Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) mengadakan kegiatan Pembekalan Practicum of Journalism. Kegiatan ini berlangsung pada 29 April 2026 di Laboratorium Bahasa B, Kampus 4 UAD. Kegiatan ini bertujuan membekali mahasiswa Practicum of Journalism sebelum menjalani program magang selama dua bulan di industri jurnalistik.

Dalam program praktikum ini, mahasiswa melaksanakan magang di dua mitra PBI UAD, yaitu Bintang Semesta Media dan Pustaka Pranala. Keduanya merupakan penerbit yang berfokus pada produksi dan distribusi buku. Program magang berlangsung selama dua bulan dan membagi mahasiswa ke dalam dua kelompok yang masing-masing ditempatkan di kedua mitra tersebut.

Kaprodi PBI UAD, Sucipto, M.Pd.B.I., Ph.D., dalam sambutannya berharap kegiatan ini dapat membuka peluang bagi mahasiswa untuk berkembang sesuai minat mereka.

“Saya berharap practicum of journalism ini menjadi bekal nyata bagi mahasiswa dan alumni PBI UAD untuk mengembangkan kompetensi bahasa dan pendidikan yang diperkaya dengan keterampilan jurnalistik digital. Dengan bekal tersebut, mereka diharapkan lebih siap berkontribusi bagi masyarakat sekaligus memiliki peluang karier yang lebih luas dan adaptif di era digital,” ujarnya.

Sementara itu, Koordinator peminatan Journalism, Prayudha, M.A., menekankan pentingnya kesiapan mental dan kemampuan adaptasi selama magang.

Practicum of Journalism Siapkan Mahasiswa PBI UAD Terjun ke Dunia Jurnalistik

“Selama proses magang nanti, kita harus bisa manage time dan adapt dengan lingkungan baru ya, yang pasti enjoy the process. Harapannya, dengan ditempanya mental kalian, kalian bisa siap menghadapi dunia profesional,” ujarnya.

Practicum of Journalism Siapkan Mahasiswa PBI UAD Terjun ke Dunia Jurnalistik

Pembekalan ini menghadirkan dua pemateri, yaitu Siti Umrotus Sholichah sebagai Book Editor & Copywriter Pustaka Pranala dan Abdul Gafur, M.Ikom., selaku Kepala Humas Penerbit Bintang Semesta Media. Materi yang disampaikan berfokus pada copywriting dan content building, khususnya dalam proses mengemas konten video yang efektif.

Mahasiswa juga mengikuti sesi praktik pembuatan video berbasis produk yang dimiliki, dengan menekankan pentingnya penyusunan copywriting sebelum produksi konten.

Ferdi Aprilianto, mahasiswa Practicum of Journalism, melihat program ini sebagai peluang untuk mengembangkan keterampilan di luar bidang pengajaran.

Practicum of Journalism Siapkan Mahasiswa PBI UAD Terjun ke Dunia Jurnalistik

“Saya rasa ini bisa menjadi kesempatan saya untuk memperluas soft skill saya, jadi di PBI UAD ini kita tidak hanya belajar menjadi pendidik, tapi juga dibekali soft skill seperti journalism ini,” tuturnya.

Baca juga: Explore Dunia Jurnalistik, Mahasiswa PBI UAD Ikuti Magang di PWM DIY

Melalui kegiatan ini, mahasiswa PBI UAD diharapkan tidak hanya memperoleh pemahaman teoritis, tetapi juga kesiapan praktis dalam menghadapi dunia kerja di bidang jurnalistik dan industri kreatif.

PBI UAD Gelar Workshop Penyusunan Soal dan Monev

Yogyakarta – Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menyelenggarakan Workshop Penyusunan Soal UTS dan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Perkuliahan pada Rabu, 29 April 2026. Kegiatan ini berlangsung di Laboratorium PPG UAD dan dihadiri oleh seluruh dosen PBI UAD.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kaprodi PBI UAD, Sucipto, M.Pd.B.I., Ph.D., dan Sekprodi Rahmi Munfangati, S.S., M.Pd. Workshop ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas proses pembelajaran sekaligus memastikan kesesuaian antara perencanaan dan pelaksanaan perkuliahan.

Dalam sambutannya, Sucipto menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi bagian penting dalam menjaga mutu akademik di lingkungan PBI UAD. Kegiatan ini juga berfungsi sebagai upaya penguatan kualitas pembelajaran yang berkelanjutan. Ia menekankan pentingnya keselarasan antara rencana pembelajaran dan implementasinya di kelas.

Menurutnya, setiap proses pembelajaran harus berjalan sesuai dengan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) yang telah disusun. Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya penyusunan instrumen evaluasi yang mampu mengukur capaian pembelajaran secara tepat. Dengan demikian, proses perkuliahan tidak hanya berjalan sesuai prosedur, tetapi juga menghasilkan output yang berkualitas.

PBI UAD Gelar Workshop Penyusunan Soal dan Monev

“Kegiatan ini diadakan untuk memastikan proses perkuliahan dan pembelajaran berjalan dengan baik, sesuai dengan rencana pembelajaran, serta memenuhi capaian yang telah ditetapkan. Selain itu, kami juga memastikan bahwa soal-soal yang disusun mampu mengukur sub-CPMK yang sudah ditentukan,” ujarnya.

Baca juga: Sarasehan Aspirasi PBI UAD, Dosen dan Mahasiswa Bahas Peningkatan KBM

Melalui workshop ini, para dosen mendapatkan pemahaman lebih mendalam terkait penyusunan instrumen evaluasi yang berkualitas serta mekanisme monitoring dan evaluasi perkuliahan. Diskusi dan kolaborasi antar dosen juga menjadi bagian penting dalam kegiatan ini untuk menyamakan persepsi dan standar penilaian.

Dengan adanya workshop ini, diharapkan proses pembelajaran di PBI UAD dapat berjalan lebih terarah, terukur, dan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan, sehingga mampu mendukung peningkatan kualitas lulusan.

Mahasiswa PBI UAD Ikuti Forum Global Communication 2026

Yogyakarta – Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) mengikuti kegiatan Global Communication for University Students 2026. Kegiatan ini diselenggarakan oleh NPO Supratarka, Jepang. Acara berlangsung secara daring melalui Google Meet pada Sabtu, 25 April 2026.

Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi internasional yang melibatkan tiga negara, yaitu Jepang (Meio University, Okinawa), Thailand (International College Chiang Mai Rajabhat University), dan Indonesia (Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta). Adapun tema utama yang diangkat adalah “Differences in Values Regarding Happiness Across Countries.”

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa PBI UAD mengikuti kegiatan secara bersama di Laboratorium Bahasa B, Kampus 4 UAD.

Kegiatan ini memberikan ruang bagi peserta untuk berdiskusi dan bertukar pandangan. Peserta juga dapat berinteraksi secara langsung dengan mahasiswa dari berbagai latar belakang budaya.

Mahasiswa PBI UAD Ikuti Forum Global Communication 2026Mahasiswa PBI UAD juga turut berperan sebagai pemateri dalam kegiatan tersebut. Pada sesi pertama, Hanifah dan Nadia Raodatul Jannah memaparkan pengenalan umum tentang Indonesia, termasuk Universitas Ahmad Dahlan dan Kota Yogyakarta sebagai lokasi kampus.

Selanjutnya, Alam Aziz Abian menyampaikan materi terkait konsep kebahagiaan di Indonesia. Ia menjelaskan bagaimana masyarakat Indonesia memaknai kebahagiaan, faktor-faktor yang memengaruhinya, serta kemudahan akses terhadap destinasi dan ruang berkumpul yang relatif terjangkau.

Salah satu peserta, Dio Fahmi, menyampaikan bahwa kegiatan ini memberikan manfaat dalam memahami komunikasi lintas budaya secara lebih nyata.

Mahasiswa PBI UAD Ikuti Forum Global Communication 2026

“Kegiatan ini sangat bermanfaat karena kami bisa mengetahui seperti apa intercultural communication, serta diberikan kebebasan untuk beropini dan berinteraksi dengan peserta dari Jepang dan Thailand,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa komunikasi antar peserta tidak berhenti setelah kegiatan berakhir.

Mahasiswa PBI UAD Ikuti Forum Global Communication 2026

“Kami tetap menjaga komunikasi dengan peserta dari Jepang dan Thailand agar intercultural communication dapat terus diterapkan, sekaligus memperluas jejaring pertemanan internasional,” tambahnya.

Hal senada juga disampaikan oleh peserta lainnya, Abian, yang berharap hubungan antar peserta dapat terus berlanjut. Ia menilai kegiatan ini tidak hanya membangun pemahaman lintas budaya, tetapi juga memperkuat solidaritas antarnegara.

“Saya berharap hubungan antar peserta tidak berhenti setelah acara selesai. Saya ingin tetap menjalin komunikasi dan bertukar perspektif tentang nilai kebahagiaan dengan peserta dari Jepang maupun Thailand,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa PBI UAD diharapkan dapat memperluas wawasan terkait komunikasi lintas budaya serta meningkatkan kemampuan berinteraksi dalam konteks global.