Posts

Naik Level! ELTEJ PBI UAD Capai Q2 SCImago

Sebuah kabar membanggakan datang dari Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Universitas Ahmad Dahlan. Jurnal English Language Teaching Educational Journal (ELTEJ) mencatatkan peningkatan capaian dengan menembus peringkat Q2 pada pemeringkatan SCImago Journal & Country Rank (SJR) tahun 2025.

Peningkatan ini mencerminkan kualitas publikasi ELTEJ yang semakin baik, ditandai dengan pertumbuhan sitasi, kolaborasi internasional, serta konsistensi dalam pengelolaan jurnal ilmiah. Hal ini menunjukkan peningkatan visibilitas, kredibilitas, dan daya saing di tingkat global.

Jurnal English Language Teaching Educational Journal (ELTEJ)

Jurnal English Language Teaching Educational Journal (ELTEJ)

Kaprodi PBI UAD, Sucipto, M.Pd.B.I., Ph.D., menyampaikan harapannya agar capaian ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh sivitas akademika untuk terus meningkatkan kualitas publikasi ilmiah dan memperluas kontribusi di tingkat internasional.

Naik Level! ELTEJ PBI UAD Capai Q2 SCImago

ELTEJ PBI UAD Capai Q2 SCImago

“Semoga ELTEJ terus berkembang secara berkelanjutan dan mampu memberikan dampak nyata bagi program studi, mahasiswa, serta pengembangan ilmu pengetahuan.”

Baca juga: Perdalam Teknik Editing Ilmiah, Dosen PBI UAD Ikuti Workshop Penulisan Akademik

Ketua Editor ELTEJ sekaligus dosen PBI UAD, Drs. Bambang Widi Pratolo, Ph.D., juga menyampaikan kunci keberhasilan dan harapannya. Ia menekankan pentingnya kecintaan terhadap pengelolaan jurnal, ketekunan, serta kemampuan dalam membangun dan memperluas jejaring internasional.

Naik Level! ELTEJ PBI UAD Capai Q2 SCImago

Ketua Editor ELTEJ, Drs. Bambang Widi Pratolo, Ph.D.

“Kuncinya adalah kecintaan pada pengelolaan jurnal, ketekunan. Harapannya dari ELTEJ ini adalah kapasitas untuk membangun dan memperluas jejaring internasional.

Baca juga: Workshop Penulisan Artikel untuk Jurnal Bereputasi Internasional: Dosen PBI UAD Tingkatkan Kapasitas Publikasi Ilmiah

Capaian ini semakin menegaskan komitmen PBI UAD dalam memperkuat kontribusi akademik di tingkat global. Hal ini sekaligus mendorong peningkatan kualitas publikasi ilmiah, kolaborasi internasional, serta daya saing institusi di kancah pendidikan tinggi.

Dosen PBI UAD Raih Gelar Doktor

YOGYAKARTA – Dosen Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Dr. Raden Muhammad Ali, S.S., M.Pd., resmi meraih gelar Doktor bidang Penelitian dan Evaluasi Pendidikan dari Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Kamis (19/2/2026). Gelar tersebut diperoleh dalam sidang terbuka promosi doktor yang digelar di Aula Lantai 3 Gedung Sugeng Mardiyono Sekolah Pascasarjana, UNY.

Dalam disertasinya, ia mengembangkan Model Evaluasi DIR (Design–Implementation–Result) untuk pembelajaran Bahasa Inggris berbasis e-portfolio di perguruan tinggi. Model ini dirancang sebagai kerangka evaluasi yang komprehensif, sederhana, aplikatif, dan kontekstual.

Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan Research and Development (R&D). Produk yang dihasilkan meliputi model evaluasi, instrumen berupa kuesioner, lembar observasi, dokumentasi, serta panduan pelaksanaan evaluasi.

Baca juga: Outstanding! Tiga Alumni PBI UAD Raih Penghargaan Andalan Awards 2026, Simak Profilnya

Uji coba melibatkan mahasiswa dan dosen dari sembilan perguruan tinggi di Jawa, Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi. Analisis data menggunakan SEM-PLS dengan bantuan perangkat lunak R untuk menguji validitas dan reliabilitas model.

Sejumlah dosen PBI UAD turut hadir dalam sidang terbuka promosi doktor Dr. Raden Muhammad Ali.

Hasil penelitian menunjukkan Model Evaluasi DIR dinyatakan layak dan efektif. Struktur model membentuk hubungan Design → Implementation → Result, dengan Implementation sebagai mediator utama. Model ini diharapkan mendukung peningkatan mutu pembelajaran Bahasa Inggris di perguruan tinggi.

Keberhasilan ini semakin menegaskan kiprah dosen PBI UAD dalam pengembangan evaluasi pembelajaran berbasis teknologi. Keahlian Dr. Raden Muhammad Ali di bidang e-portfolio diharapkan memperkuat inovasi akademik serta peningkatan mutu pembelajaran Bahasa Inggris di lingkungan PBI UAD dan pendidikan tinggi Indonesia.

Sulawesi Selatan – Dosen Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris UAD, Dwi Santoso, Ph.D., menjadi pemateri kuliah umum bertema “Etika Berbahasa di Ruang Publik: Menyemai Komunikasi Santun untuk Politik Indonesia yang Beradab”. Kegiatan ini diselenggarakan di Universitas Muhammadiyah Sinjai pada 29 Desember 2025.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh sejumlah pimpinan perguruan tinggi di Sulawesi Selatan. Hadir pula rektor dari beberapa universitas, wakil rektor, dekan, ketua program studi, dosen, serta mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sinjai. Kuliah umum ini menjadi ruang untuk memperkuat kesadaran akan pentingnya etika berbahasa di ruang publik, khususnya dalam konteks politik nasional.

Dalam pemaparannya, Dwi Santoso menegaskan bahwa pelibatan mahasiswa dan akademisi penting untuk melatih kemampuan berkomunikasi santun sebagai bagian dari tanggung jawab intelektual perguruan tinggi. Menurutnya, kampus memiliki peran strategis dalam membentuk pola komunikasi yang beretika dan beradab di tengah masyarakat.

Dosen PBI UAD Jadi Pemateri Kuliah Umum di Universitas Muhammadiyah Sinjai

“Etika berbahasa menjadi hal yang mendesak karena komunikasi politik Indonesia masih sering diwarnai retorika keras, debat ofensif, dan bahasa yang memecah belah. Padahal, kesantunan berbahasa justru merupakan strategi komunikasi yang efektif untuk membangun pengaruh, meredam konflik, dan menjaga legitimasi di tengah masyarakat yang majemuk, terutama di era media sosial yang serba cepat,” tuturnya.

Ia menambahkan, presisi bahasa dan konsistensi etis diperlukan agar komunikasi publik tidak hanya persuasif, tetapi juga mampu membangun kepercayaan serta mendukung terwujudnya politik Indonesia yang lebih beradab.

Baca juga Dosen PBI UAD Jadi Pemateri Workshop Kurikulum OBE di Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda

Keterlibatan dosen PBI UAD ini menjadi bukti bahwa kontribusi akademisi memiliki peran strategis dalam membangun komunikasi publik yang santun dan beretika.

Yogyakarta – Sebanyak 23 siswa kelas peminatan bahasa SMP Muhammadiyah 4 Yogyakarta melakukan kunjungan ke Laboratorium Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) UAD.
Kegiatan ini berlangsung pada Kamis, 20 November 2025. Para siswa didampingi oleh beberapa guru dan Kepala Sekolah, Erfin Widiyanto, S.IP. Kunjungan yang berlangsung di Lab Bahasa A ini bertujuan utama untuk melaksanakan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara kedua institusi.

Rombongan SMP Muhammadiyah 4 tiba sekitar pukul 09.00 pagi dan mengawali kegiatan dengan campus tour yang dipandu oleh dua mahasiswa PBI, Sukmowati Karunia Widi dan Alifia Aminatuzzahra.

Acara inti kemudian dilanjutkan di Lab Bahasa A dengan sambutan dari perwakilan masing-masing lembaga. Kepala Program Studi PBI, Sucipto, M.Pd.B.I., Ph.D., dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan kegembiraannya.

Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara PBI UAD dengan SMP Muhammadiyah 4 Yogyakarta

“Alhamdulillāh, saya ucapkan selamat datang kepada Bapak/Ibu guru serta para siswa dari SMP Muhammadiyah 4 Yogyakarta di Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris UAD. Kami sangat senang dapat menerima kunjungan peminatan bahasa ini, sekaligus memperkuat kerja sama antara kampus dan sekolah,” ujar Bapak Sucipto.

Senada dengan Kaprodi PBI, Kepala Sekolah SMP Muhammadiyah 4 Yogyakarta, Bapak Erfin Widiyanto, S.IP., juga menyampaikan harapannya.

“Terima kasih kami sampaikan kepada Prodi Pendidikan Bahasa Inggris UAD yang telah berkenan menerima kunjungan kami hari ini. Kami berharap kerja sama ini dapat menjadi ruang belajar yang baru bagi para siswa, khususnya dalam memperdalam minat mereka di bidang bahasa. Semoga kegiatan di Lab Bahasa ini menginspirasi siswa-siswa kami untuk terus semangat belajar, serta mempererat hubungan baik antara sekolah kami dan PBI UAD,” ucapnya.

English for Fun dengan Siswa SMP Muhammadiyah 4 Yogyakarta

Penandatanganan kerja sama ini merupakan bentuk komitmen antara kedua lembaga untuk memberikan pengalaman belajar langsung (hands-on experience) kepada para siswa. Selain itu, PKS bertujuan untuk memperkuat hubungan, membuka peluang kolaborasi, serta mendukung pengembangan minat dan keterampilan berbahasa siswa sejak dini.

Setelah sesi formal penandatanganan PKS selesai, para siswa tampak antusias mengikuti sesi fun games selama 40 menit yang diisi oleh dua mahasiswi pendamping, Sukmowati dan Alifia. Kegiatan yang berjalan seru tersebut menjadi penutup rangkaian acara kunjungan.

Dosen Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Dr. Ani Susanti, M.Pd.B.I., menjadi pemateri dalam Workshop Revitalisasi Kurikulum Berbasis Outcome-Based Education (OBE) yang diselenggarakan oleh Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda pada 22–23 Oktober 2025.

Kegiatan tersebut melibatkan tiga program studi, yaitu Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), dan Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG-PAUD). Workshop ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman dan implementasi kurikulum OBE di lingkungan FKIP.

Dalam pemaparannya, Dr. Ani membahas dua topik utama, yaitu pengenalan dan pengembangan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE).

Baca juga: Raker PBI UAD 2025

Pada sesi pertama, ia mengulas filosofi dasar OBE, pergeseran paradigma dari input-based learning menuju outcome-oriented learning, serta tantangan implementasinya dalam konteks pendidikan tinggi di Indonesia. Pada sesi kedua, Dr. Ani menjelaskan proses perancangan Graduate Learning Outcomes (GLO). Ia kemudian menerangkan bagaimana GLO diturunkan menjadi Course Learning Outcomes (CLO). Ia juga membahas strategi penyusunan asesmen dan rubrik penilaian yang berorientasi pada capaian pembelajaran.

Dosen PBI UAD Jadi Pemateri Workshop Kurikulum OBE di Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda

Dalam penutupnya, Dr. Ani menekankan pentingnya perubahan paradigma dalam pendidikan.

“OBE menuntun kita untuk tidak berhenti di perencanaan, tetapi memastikan bahwa setiap proses benar-benar berdampak pada perubahan—pada cara mahasiswa berpikir, bersikap, dan berkontribusi. Karena keberhasilan pendidikan bukan diukur dari seberapa banyak kita mengajar, tetapi seberapa jauh mahasiswa tumbuh dari proses itu,” ujarnya. 

Melalui kegiatan nasional ini, PBI UAD terus menunjukkan komitmennya untuk berkontribusi aktif terhadap pengembangan kualitas pendidikan tinggi di Indonesia.