Posts

SMART CELL ENGLISH Kembangkan Platform Microlearning dan Siniar untuk Tingkatkan Life Skills Anak Binaan LPKA Yogyakarta

Tim Program Kreativitas Mahasiswa bidang Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-PM) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) mengembangkan SMART CELL ENGLISH, platform microlearning Android terintegrasi siniar untuk meningkatkan keterampilan hidup (life skills) anak binaan LPKA Yogyakarta. Program ini memperoleh pendanaan dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) tahun 2026.

Program tersebut diketuai Ika Juni Astiti. Anggotanya terdiri atas Isna Rodiana Binti Munawaroh, Fadia Al-Afwa, Fanny Rahmadani, dan Rafi Amrullah Al-Baihaqi. Tim ini berada di bawah bimbingan Nur Rifai Akhsan, S.Pd., M.Ed. Platform ini memadukan pembelajaran Bahasa Inggris, microlearning, dan siniar untuk mendukung kemampuan komunikasi, kepercayaan diri, serta kemandirian belajar peserta.

Sebelum program dilaksanakan, tim melakukan koordinasi dengan mitra, menyusun materi, mengembangkan website, serta menyiapkan media dan instrumen pembelajaran. Needs assessment dilakukan melalui observasi dan pre-test untuk menyesuaikan materi dengan kebutuhan peserta.

Pembelajaran berlangsung dalam enam pertemuan berdurasi 90 menit dan diikuti 26 anak binaan. Materi mencakup Greetings and Simple Conversation, Daily Life at LPKA, Giving Directions, Expressing Opinion, Job Skills, dan Future Plans. Kegiatan dilakukan melalui speaking practice, vocabulary, dan aktivitas komunikasi.

SMART CELL ENGLISH Kembangkan Platform Microlearning dan Siniar untuk Tingkatkan Life Skills Anak Binaan LPKA Yogyakarta

Ketua Tim SMART CELL ENGLISH, Ika Juni Astiti, mengatakan program tersebut dikembangkan berdasarkan kebutuhan mitra.

“Bahasa Inggris tidak hanya dipelajari sebagai materi di dalam kelas, tetapi juga menjadi sarana untuk melatih komunikasi, keberanian mengekspresikan diri, dan kepercayaan diri,” ujarnya.

Program menghasilkan website SMART CELL ENGLISH, enam modul pembelajaran, video pembelajaran, dua podcast, worksheet, dan sertifikat. Evaluasi terhadap 18 peserta menunjukkan rata-rata nilai meningkat dari 58,22 pada pre-test menjadi 75,72 pada post-test, atau naik 17,50 poin.

SMART CELL ENGLISH Kembangkan Platform Microlearning dan Siniar untuk Tingkatkan Life Skills Anak Binaan LPKA Yogyakarta

Dosen Pembimbing Nur Rifai Akhsan menekankan keberlanjutan program melalui pelatihan penggunaan website, penyediaan modul dan pedoman, serta pembentukan Smart Cell English Rangers. Menurutnya, program tersebut tidak hanya membangun platform digital, tetapi juga menghubungkan pembelajaran Bahasa Inggris dengan pengembangan life skills peserta.

Outbound PBI UAD, Momentum Memperkuat Harmoni dan Sinergi

Gunungkidul – Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar kegiatan outbound di Pantai Drini, Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada Rabu (12/8/2026). Kegiatan ini diikuti oleh dosen dan tenaga kependidikan PBI UAD sebagai bagian dari upaya mempererat kebersamaan di lingkungan program studi.

Kegiatan outbound berlangsung dalam suasana santai dan penuh keceriaan. Para peserta mengikuti berbagai aktivitas bersama sambil menikmati suasana Pantai Drini. Peserta bermain kano dan mengunjungi Drini Park.

Outbound PBI UAD Pererat Kebersamaan dan Sinergi

Ketua Program Studi PBI UAD, Sucipto, Ph.D., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat hubungan antardosen dan tenaga kependidikan.

“Harapannya, kegiatan ini bisa membuat kita semakin harmonis, semakin dekat satu sama lain, dan semakin solid dalam bekerja bersama. Dengan kebersamaan yang baik, mudah-mudahan kita bisa memberikan yang terbaik untuk kemajuan PBI UAD,” ujarnya.

Selain menjadi sarana penyegaran, outbound juga menjadi kesempatan untuk membangun semangat baru dalam menyambut tahun ajaran baru. Kebersamaan yang terjalin diharapkan dapat memperkuat komunikasi dan sinergi dalam menjalankan tugas masing-masing.Outbound PBI UAD, Momentum Memperkuat Harmoni dan Sinergi

Kegiatan outbound di Pantai Drini berlangsung dalam suasana hangat dan akrab. PBI UAD berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan untuk mempererat hubungan dan mendukung kerja sama yang lebih baik di lingkungan program studi.

Dosen PBI UAD Jadi Pembicara Internasional pada Konferensi di Pakistan

Yogyakarta, 11 Agustus 2026 — Dosen Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Hendra Darmawan, S.Pd., M.A., dipercaya menjadi international speaker dalam 1st International Conference on Religion, Society & Technology (ICRST) 2026. Konferensi tersebut diselenggarakan oleh Taj Islamic Research Center (TIRC), Pakistan.

ICRST 2026 mengusung tema “Religion, Society & Technology: Emerging Trends in the Digital Age”. Konferensi ini mempertemukan akademisi dan peneliti dari berbagai negara. Mereka membahas perkembangan agama, masyarakat, pendidikan, dan teknologi di era digital.

Hendra Darmawan merupakan akademisi dengan latar belakang American Studies dari Universitas Gadjah Mada (UGM) yang memiliki bidang akademik meliputi pendidikan Islam, bahasa dan kajian penerjemahan, pemberdayaan masyarakat, kepemimpinan Islam, serta integrasi agama dengan berbagai isu kontemporer. Dalam konferensi tersebut, ia akan menyampaikan perspektif akademik dari Indonesia dan membahas sejumlah isu strategis, seperti diversity and inclusion, sustainable futures, dan emerging technologies.

Dosen PBI UAD Jadi Pembicara Internasional pada Konferensi di Pakistan

“Kesempatan ini menjadi ruang untuk berbagi perspektif dari Indonesia sekaligus memperluas dialog akademik mengenai bagaimana agama, masyarakat, dan teknologi dapat berjalan secara konstruktif dalam menghadapi perubahan di era digital,” ujar Hendra.

Keikutsertaan Hendra dalam ICRST 2026 menjadi bagian dari kiprah dosen UAD dalam forum akademik internasional. Kehadiran tersebut juga membuka peluang bagi penguatan jejaring akademik, kolaborasi riset, serta pertukaran gagasan antara akademisi Indonesia dan komunitas akademik internasional.

“Forum internasional seperti ICRST penting untuk membangun jejaring dan kolaborasi lintas negara, terutama dalam mengembangkan kajian yang relevan dengan tantangan masyarakat dan perkembangan teknologi saat ini,” tambahnya.

Partisipasi tersebut sekaligus memperkuat peran PBI UAD dalam membawa isu pendidikan, bahasa, dan kemasyarakatan ke dalam percakapan akademik global.

King dan Queen PBI UAD 2026/2027 Resmi Terpilih

Yogyakarta – Ahmed Rassel dan Ika Juni Astiti terpilih sebagai King dan Queen PBI UAD 2026/2027. Keduanya diumumkan dalam Closing Ceremony English Vaganza EDSA Championship (EVA ECHA) 2026 yang diselenggarakan HMPS PBI EDSA pada Minggu (26/7). Pemilihan tersebut diikuti enam kandidat yang bersaing melalui beberapa tahapan penilaian.

Enam mahasiswa menjadi kandidat King dan Queen PBI UAD 2026/2027. Mereka adalah Faradilla Noor Insani, Hana Lin Zakiyah, Ghouts ‘Adn Muntaha, Haril Andika, Ahmed Rassel, dan Ika Juni Astiti. Sebelum mengikuti tahap penilaian, seluruh kandidat diwajibkan melampirkan bukti prestasi atau pengabdian sebagai salah satu syarat pendaftaran.

Pada malam puncak, para finalis menampilkan kemampuan melalui beberapa tahapan penilaian. Tahapan tersebut meliputi fashion show, speech, serta sesi tanya jawab di hadapan dewan juri. Penilaian dilakukan oleh Dio Fahmi Alfaridhi, S.Pd., King PBI 2024 sekaligus alumni PBI UAD angkatan 2022, dan Arum Priadi, M.Pd.B.I., dosen PBI UAD.

King dan Queen PBI UAD 2026/2027 Resmi Terpilih

Berdasarkan hasil penilaian, Ahmed Rassel dari angkatan 2023 dinobatkan sebagai King PBI UAD 2026/2027. Sementara itu, gelar Queen PBI UAD 2026/2027 diraih oleh Ika Juni Astiti dari angkatan 2023.

 

Rassel mengaku bersyukur dan bahagia atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Menurutnya, gelar tersebut menjadi motivasi untuk terus mengembangkan diri sekaligus membawa nama baik Program Studi PBI UAD.

King dan Queen PBI UAD 2026/2027 Resmi Terpilih

“Perasaan saya bahagia. Setelah ini, saya akan fokus dulu ke akademik sebagai calon mahasiswa Fast Track. Saya akan terus semangat untuk cari prestasi dan harapannya bisa mengharumkan nama PBI juga. Saya juga berharap bisa membawa manfaat untuk Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Ika Juni Astiti. Ia mengungkapkan bahwa seluruh kandidat memiliki prestasi yang membanggakan, baik di bidang akademik maupun nonakademik, dengan capaian hingga tingkat nasional dan internasional. Menurutnya, proses seleksi berlangsung kompetitif karena setiap kandidat harus menunjukkan kemampuan berbicara di depan umum dan menjawab pertanyaan dari dewan juri.

King dan Queen PBI UAD 2026/2027 Resmi Terpilih

“Saya merasa lega dan bahagia. Ini merupakan sebuah kehormatan bagi saya karena dipercaya menjadi Queen PBI 2026/2027,” ungkapnya.

Melalui ajang ini, HMPS PBI EDSA berharap King dan Queen PBI UAD dapat menjadi duta yang menginspirasi mahasiswa untuk terus berprestasi, aktif berkontribusi, serta membawa nama baik Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris UAD di berbagai bidang.

YogyakartaEnglish Department Student Association (EDSA) Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) resmi menutup rangkaian English Vaganza EDSA Championship (EVA ECHA) 2026 melalui Closing Ceremony pada Minggu (26/7). Kegiatan ini digelar di Aula Masjid Islamic Center, Kampus 4 UAD. EVA ECHA merupakan ajang tahunan yang menghadirkan berbagai kompetisi bagi mahasiswa. Tahun ini, EVA ECHA 2026 menghadirkan tiga kompetisi tingkat nasional, yaitu English Islamic Speech, Graphic Design, dan Academic Writing. Selain itu, terdapat kompetisi E-Sport (Mobile Legends), ED-Sport (Badminton), dan Singing Competition. Seluruh cabang lomba diperuntukkan bagi mahasiswa.

HMPS PBI EDSA Resmi Menutup Rangkaian EVA ECHA 2026

Ketua Pelaksana EVA ECHA 2026, Fajarina Ayuning Handayani, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, panitia, dosen, dewan juri, dan semua pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan rangkaian kegiatan. Menurutnya, EVA ECHA menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi melalui berbagai kompetisi akademik maupun nonakademik.

“Selamat kepada seluruh pemenang atas pencapaiannya. Bagi yang belum berkesempatan meraih kemenangan, tetaplah bersemangat karena setiap pengalaman merupakan langkah berharga menuju kesuksesan. Kami berharap EVA ECHA terus menjadi ajang yang menginspirasi mahasiswa untuk mengembangkan talenta, meraih prestasi, dan terus berkarya,” ujarnya.

HMPS PBI EDSA Resmi Menutup Rangkaian EVA ECHA 2026

Ketua EDSA, Muh Salman Alfarisi, menegaskan bahwa EVA ECHA merupakan agenda tahunan HMPS PBI EDSA. Ia menyebut kegiatan tersebut menjadi ruang bagi mahasiswa PBI UAD untuk mengembangkan potensi dan prestasi. Menurutnya, EVA ECHA juga berperan dalam mempererat kebersamaan antarmahasiswa.

HMPS PBI EDSA Resmi Menutup Rangkaian EVA ECHA 2026

Sementara itu, Kaprodi PBI UAD, Sucipto, M.Pd.B.I., Ph.D., mengapresiasi penyelenggaraan EVA ECHA 2026. Ia menilai kegiatan tersebut menjadi wadah pengembangan potensi mahasiswa sekaligus mencerminkan budaya berprestasi yang telah mengakar di PBI UAD. Sucipto menambahkan bahwa lulusan PBI UAD memiliki peluang berkarier di berbagai bidang, seperti pendidikan, tourism, translation, dan journalism.

“EVA ECHA merupakan ajang yang sangat baik bagi mahasiswa untuk mengembangkan minat, bakat, dan kepercayaan diri. Kami ingin menunjukkan bahwa lulusan PBI tidak hanya dipersiapkan menjadi guru, tetapi juga memiliki peluang berkarier di berbagai bidang,” ungkapnya.

Closing Ceremony menjadi penutup rangkaian EVA ECHA 2026 yang telah berlangsung sejak Juni 2026. Acara kemudian dilanjutkan dengan pemilihan King and Queen PBI 2026 serta talk show bersama alumni PBI UAD yang mengangkat tema public speaking.