Posts

YogyakartaEnglish Department Student Association (EDSA) Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) resmi menutup rangkaian English Vaganza EDSA Championship (EVA ECHA) 2026 melalui Closing Ceremony pada Minggu (26/7). Kegiatan ini digelar di Aula Masjid Islamic Center, Kampus 4 UAD. EVA ECHA merupakan ajang tahunan yang menghadirkan berbagai kompetisi bagi mahasiswa. Tahun ini, EVA ECHA 2026 menghadirkan tiga kompetisi tingkat nasional, yaitu English Islamic Speech, Graphic Design, dan Academic Writing. Selain itu, terdapat kompetisi E-Sport (Mobile Legends), ED-Sport (Badminton), dan Singing Competition. Seluruh cabang lomba diperuntukkan bagi mahasiswa.

HMPS PBI EDSA Resmi Menutup Rangkaian EVA ECHA 2026

Ketua Pelaksana EVA ECHA 2026, Fajarina Ayuning Handayani, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, panitia, dosen, dewan juri, dan semua pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan rangkaian kegiatan. Menurutnya, EVA ECHA menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi melalui berbagai kompetisi akademik maupun nonakademik.

“Selamat kepada seluruh pemenang atas pencapaiannya. Bagi yang belum berkesempatan meraih kemenangan, tetaplah bersemangat karena setiap pengalaman merupakan langkah berharga menuju kesuksesan. Kami berharap EVA ECHA terus menjadi ajang yang menginspirasi mahasiswa untuk mengembangkan talenta, meraih prestasi, dan terus berkarya,” ujarnya.

HMPS PBI EDSA Resmi Menutup Rangkaian EVA ECHA 2026

Ketua EDSA, Muh Salman Alfarisi, menegaskan bahwa EVA ECHA merupakan agenda tahunan HMPS PBI EDSA. Ia menyebut kegiatan tersebut menjadi ruang bagi mahasiswa PBI UAD untuk mengembangkan potensi dan prestasi. Menurutnya, EVA ECHA juga berperan dalam mempererat kebersamaan antarmahasiswa.

HMPS PBI EDSA Resmi Menutup Rangkaian EVA ECHA 2026

Sementara itu, Kaprodi PBI UAD, Sucipto, M.Pd.B.I., Ph.D., mengapresiasi penyelenggaraan EVA ECHA 2026. Ia menilai kegiatan tersebut menjadi wadah pengembangan potensi mahasiswa sekaligus mencerminkan budaya berprestasi yang telah mengakar di PBI UAD. Sucipto menambahkan bahwa lulusan PBI UAD memiliki peluang berkarier di berbagai bidang, seperti pendidikan, tourism, translation, dan journalism.

“EVA ECHA merupakan ajang yang sangat baik bagi mahasiswa untuk mengembangkan minat, bakat, dan kepercayaan diri. Kami ingin menunjukkan bahwa lulusan PBI tidak hanya dipersiapkan menjadi guru, tetapi juga memiliki peluang berkarier di berbagai bidang,” ungkapnya.

Closing Ceremony menjadi penutup rangkaian EVA ECHA 2026 yang telah berlangsung sejak Juni 2026. Acara kemudian dilanjutkan dengan pemilihan King and Queen PBI 2026 serta talk show bersama alumni PBI UAD yang mengangkat tema public speaking.

Yogyakarta – Kolaborasi antara Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Himpunan Penerjemah Indonesia (HPI) Komisariat Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta (Komda DIY), dan Akademi Translexi menghadirkan Simulasi Tes Sertifikasi Nasional (TSN) HPI untuk penerjemah. Kegiatan tersebut berlangsung pada Sabtu, 18 Juli 2026, di Laboratorium PPG, lantai 7 Gedung Siti Walidah, Kampus IV UAD. PBI UAD menjadi tuan rumah penyelenggaraan simulasi tersebut.

Simulasi dirancang semirip mungkin dengan pelaksanaan TSN HPI yang sesungguhnya. Seluruh peserta mengikuti alur ujian mulai dari pemeriksaan, pelaksanaan tes, hingga durasi pengerjaan selama tiga jam. Format soal juga disesuaikan dengan standar TSN HPI sehingga peserta memperoleh gambaran nyata mengenai ujian sertifikasi profesi penerjemah.

Ketua HPI Komda DIY, Andika Priadiputra, mengatakan bahwa simulasi ini bertujuan memberikan pengalaman kepada peserta sebelum mengikuti TSN HPI yang sebenarnya. Menurutnya, pengalaman tersebut penting agar peserta memahami aspek teknis maupun strategi menghadapi ujian.

Wakil Ketua Bidang I HPI

“Simulasi ini dibuat semirip mungkin dengan TSN HPI yang sesungguhnya. Mulai dari proses masuk, pemeriksaan, durasi selama tiga jam, hingga format soal semuanya disamakan. Tujuannya agar peserta tidak kaget ketika mengikuti tes resmi. Mereka sudah mengetahui apa yang harus dipersiapkan, seperti membawa kamus cetak, mengatur waktu, dan menyusun strategi selama mengerjakan soal,” ujarnya.

Andika menjelaskan bahwa TSN HPI tidak hanya menguji kemampuan menerjemahkan, tetapi juga ketahanan peserta dalam mengelola waktu. Selama ujian, peserta tidak diperkenankan menggunakan internet. Seluruh pencarian padanan istilah dilakukan menggunakan kamus atau referensi dalam bentuk cetak.

PBI UAD Jadi Tuan Rumah Simulasi Tes Sertifikasi Nasional HPI

Ia menambahkan bahwa soal yang diberikan juga menuntut konsentrasi tinggi karena berbentuk teks panjang. Dalam satu paket ujian terdapat satu soal wajib dan beberapa soal pilihan dengan panjang teks yang tidak singkat. Kondisi tersebut membuat peserta harus mampu membagi waktu secara efektif selama tiga jam pelaksanaan tes.

PBI UAD Jadi Tuan Rumah Simulasi Tes Sertifikasi Nasional HPI

Kegiatan dilanjutkan dengan pembekalan dan pembahasan soal bersama Wahyu Adi Putra Ginting, Wakil Ketua Bidang I HPI. Peserta memperoleh penjelasan mengenai pendekatan dalam menyelesaikan soal. Mereka juga mempelajari kesalahan yang umum dilakukan peserta serta strategi menghadapi TSN HPI sesuai standar penilaian yang berlaku.

Kegiatan ini diharapkan dapat membantu penerjemah mempersiapkan diri menghadapi Tes Sertifikasi Nasional (TSN) HPI. Kolaborasi HPI Komda DIY, PBI UAD, dan Akademi Translexi juga menjadi upaya untuk mendukung lahirnya penerjemah profesional.

Kolaborasi PBI UAD dan Alumni di My UADventure 2026

YogyakartaProgram Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melibatkan sejumlah alumni sebagai teacher dalam My UADventure: English for Holiday (EFH) 2026. Program ini berlangsung dari 29 Juni sampai 3 Juli 2026. Selama lima hari, mereka mendampingi siswa sekolah dasar belajar bahasa Inggris di Laboratorium PBI Kampus 4 UAD. Kegiatan ini juga menjadi ruang kolaborasi antara alumni, mahasiswa, dan dosen.

Sebanyak 60 peserta dibagi ke dalam empat kelompok, yaitu Asia Team, Australia Team, America Team, dan Europe Team. Setiap kelompok didampingi seorang teacher yang bertugas memandu proses pembelajaran selama lima hari.

Peran Alumni dalam My UADventure 2026

Para teacher merupakan alumni PBI UAD dengan latar belakang pengalaman mengajar yang beragam. Aviq Yusuf Fernanda, S.Pd., yang kini menjadi guru bahasa Inggris, dipercaya mendampingi America Team. Aulia Hidayati, S.Pd. kembali terlibat sebagai teacher setelah mendampingi peserta pada penyelenggaraan My UADventure di tahun-tahun sebelumnya. Ia bertugas di Europe Team. Hassika Laila, S.Pd., Gr., yang telah menyelesaikan Pendidikan Profesi Guru (PPG), mendampingi Asia Team. Australia Team didampingi Sukmowati Kurnia Widi. Ia merupakan lulusan baru PBI UAD yang telah menjadi teacher pada My UADventure tahun lalu.

Kehadiran para alumni menjadi bagian dari upaya PBI UAD untuk membangun ekosistem pembelajaran yang berkelanjutan. Pengalaman mereka di dunia pendidikan diharapkan dapat memperkaya pengalaman belajar para peserta maupun mahasiswa yang terlibat dalam program tersebut.

Kolaborasi PBI UAD dan Alumni di My UADventure 2026

Sukmowati Kurnia, Hassika Laila, Aulia Hidayati, dan Aviq Yusuf Fernanda

Salah satu teacher, Aviq Yusuf Fernanda, S.Pd., mengaku antusias mengikuti program ini untuk pertama kalinya. Ia merasa senang dapat berinteraksi langsung dengan anak-anak melalui materi bertema perjalanan.

“Saya merasa bahagia karena bisa bertemu dengan anak-anak dan mengajarkan bahasa Inggris yang berkaitan dengan travelling. Ini pertama kali saya bergabung dalam English for Holiday. Bagi saya, ini menjadi pengalaman yang luar biasa untuk mengajar bahasa Inggris,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Aulia Hidayati, S.Pd. yang telah beberapa kali terlibat dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, penyelenggaraan tahun ini menunjukkan perkembangan yang sangat signifikan, terutama dari sisi jumlah peserta dan antusiasme masyarakat.

“Dari tahun 2024, 2025, hingga 2026, menurut saya tahun ini yang paling mantap. Jumlah pesertanya jauh lebih banyak. Antusiasme orang tua dan anak-anak terhadap English for Holiday 2026 juga luar biasa,” ungkapnya.

Keterlibatan alumni menjadi salah satu kekuatan dalam penyelenggaraan My UADventure: English for Holiday 2026. Pengalaman yang mereka miliki memberikan warna baru dalam proses pembelajaran. PBI UAD berharap kolaborasi bersama alumni dapat terus berlanjut pada penyelenggaraan program-program berikutnya.

Mahasiswa PBI UAD Borong Prestasi di Kompetisi Nasional 2026

Yogyakarta – Mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali menorehkan prestasi dalam kompetisi yang diselenggarakan oleh Biro Kemahasiswaan dan Alumni (BIMAWA) UAD.

Kompetisi Tingkat Nasional 2026 ini diikuti oleh mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia, di antaranya Universitas Negeri Gorontalo, Universitas Aisyiyah Surakarta, Telkom University, dan sejumlah perguruan tinggi lainnya. Kompetisi dilaksanakan pada 22 Mei–11 Juni 2026 yang mencakup tahap pendaftaran, pelatihan, pengumpulan karya, dan pengumuman pemenang.

Mahasiswa PBI UAD berhasil menorehkan prestasi pada berbagai kategori kompetisi yang diselenggarakan oleh BIMAWA UAD. Adapun daftar peraih penghargaan beserta kategori yang dimenangkan disajikan pada tabel berikut.

Mahasiswa PBI UAD Borong Prestasi di Kompetisi Nasional 2026

Salah satu peraih penghargaan, Hana Lin Zakiyah, mengaku mengikuti kompetisi tersebut karena ingin mengeksplorasi berbagai pengalaman baru. Berbekal semangat tersebut, ia memberanikan diri mengikuti tiga kategori lomba yang diselenggarakan.

“Karena saya ingin mengeksplor banyak hal, saya mencoba meyakinkan diri untuk mengikuti tiga lomba yang diselenggarakan. Setelah proses riset dan olah data yang cukup melelahkan, Alhamdulillah karya saya mendapat penghargaan yang cukup memuaskan,” ujarnya.

Prestasi serupa juga diraih oleh Faradila Nor Insani. Ia mengaku tertarik mengikuti kompetisi tersebut karena ingin menguji kemampuan di bidang desain grafis.

“Saat saya mengetahui informasi kompetisi ini, saya langsung tertarik untuk mengikutinya, terutama di bidang poster.” katanya.

Faradila berharap penghargaan yang diraih dapat menjadi bekal untuk terus mengembangkan kemampuan dan meraih prestasi lainnya.

“Harapan saya, kemenangan ini dapat menjadi sarana untuk meningkatkan kepercayaan diri dan kemampuan saya dalam bidang desain grafis, serta memotivasi saya untuk terus menghasilkan kejuaraan-kejuaraan yang lain,” tuturnya.

Capaian tersebut menunjukkan bahwa mahasiswa PBI UAD tidak hanya unggul dalam kemampuan akademik. Mereka juga mampu menunjukkan kreativitas, kemampuan komunikasi, dan daya saing yang kuat melalui berbagai karya inovatif. Keberhasilan ini sekaligus mencerminkan komitmen PBI UAD dalam mendukung pengembangan potensi mahasiswa agar mampu berprestasi dan berkontribusi di tingkat nasional.

Koordinasi EFH 2026 Libatkan Mahasiswa TEYL

Yogyakarta – Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar kegiatan koordinasi bersama mahasiswa PBI UAD. Koordinasi ini adalah bagian dari persiapan penyelenggaraan My UADventure: English for Holiday (EFH) 2026. Kegiatan tersebut berlangsung menjelang pelaksanaan program yang akan diselenggarakan pada 29 Juni–3 Juli 2026.

Koordinasi ini melibatkan mahasiswa PBI UAD angkatan 2023 yang tergabung dalam Teaching English to Young Learners (TEYL) Program Development. Selain mahasiswa, kegiatan tersebut juga dihadiri oleh sejumlah dosen tim TEYL PBI UAD. Dosen yang hadir di antaranya Nur Fatimah, S.Pd., M.Hum., Dr. Ratri Nur Hidayati, M.Pd.B.I., dan Rahmi Munfangati, S.S., M.Pd.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Program Studi PBI UAD, Sucipto, Ph.D., menyampaikan bahwa EFH merupakan salah satu program unggulan yang secara konsisten mendapat perhatian dan antusiasme dari masyarakat setiap tahunnya.

Koordinasi EFH 2026 Libatkan Mahasiswa TEYL

“Setiap tahun ada agenda unggulan yang ditunggu masyarakat. Melalui program EFH ini, PBI UAD dapat menunjukkan kontribusi dan membawa dampak positif kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa fasilitas laboratorium yang dimiliki PBI UAD tidak hanya digunakan untuk kebutuhan pembelajaran internal. Keberadaannya diharapkan dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

“Laboratorium ini bukan hanya untuk pembelajaran internal. Fasilitas yang ada juga dapat dimanfaatkan untuk masyarakat luas. Program ini terlaksana berkat kerja sama berbagai pihak, mulai dari dosen, mahasiswa, hingga alumni,” tambahnya.

Sucipto menilai bahwa penyelenggaraan EFH semakin relevan dengan perkembangan pendidikan nasional. Menurutnya, bahasa Inggris akan menjadi mata pelajaran wajib mulai tahun 2027. Program yang berfokus pada pengenalan dan pembelajaran bahasa Inggris bagi anak-anak memiliki nilai strategis.

Koordinasi EFH 2026 Libatkan Mahasiswa TEYL

Penjelasan mengenai konsep dan teknis pelaksanaan yang disampaikan oleh Sekretaris Prodi, Rahmi Munfangati, S.S., M.Pd. Dalam sesi tersebut, peserta memperoleh gambaran mengenai alur kegiatan, pembagian tugas.

Pada pelaksanaan EFH 2026, PBI UAD mengundang tiga instruktur kelas. Dua di antaranya merupakan alumni PBI UAD, yaitu Aviq Yusuf Fernanda, S.Pd., dan Aulia Hidayati, S.Pd. Sementara satu instruktur lainnya adalah mahasiswi PBI UAD angkatan 2022, Sukmowati Kurnia Widi, yang telah menyelesaikan sidangnya.

Koordinasi EFH 2026 Libatkan Mahasiswa TEYL

Melalui koordinasi ini, PBI UAD berharap seluruh pihak yang terlibat dapat memiliki pemahaman yang sama mengenai pelaksanaan kegiatan. Dengan demikian, program ini dapat berjalan optimal serta memberikan pengalaman belajar bahasa Inggris yang menyenangkan dan bermakna bagi para peserta.