Posts

Pembekalan Practicum of Translation

Yogyakarta – Laboratorium Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menyelenggarakan kegiatan Pembekalan dan Pre-Test Practicum of Translation pada 22 April 2026 bagi mahasiswa semester 6 peminatan Translation.

Kegiatan ini diawali dengan pre-test yang bertujuan untuk mengukur kemampuan penerjemahan serta soft skill mahasiswa sebagai bekal awal sebelum menjalani praktikum.

Koordinator Tim Peminatan Translation, Astry Fajria, S.S., M.Pd.B.I., menjelaskan bahwa setelah pembekalan, mahasiswa akan menjalani praktik berbasis proyek dengan sistem client-based.

Pembekalan Practicum of Translation

Pemaparan materi teknis oleh Koordinator Tim Peminatan Translation

“Mereka akan bekerja seperti agensi penerjemahan, mencari proyek dan klien secara mandiri, jadi proyeknya adalah mencari proyek begitu,” jelasnya.

Baca juga: Laboratorium PBI UAD Warnai Awal 2026 dengan Seminar Penerjemahan

Tim peminatan Translation terdiri dari Astry Fajria, S.S., M.Pd.B.I., Arilia Arilia Triyoga, S.S., M.Pd.B.I., serta Dr. Ikmi Nur Oktavianti, S.S., M.A. yang turut memberikan pembekalan teknis kepada para peserta.

Pembekalan Practicum of Translation (3)

Materi pembekalan meliputi timeline praktikum serta pembagian kelompok beserta Dosen Pendamping Lapangan (DPL). Prosedur dan etika penerjemahan berbasis klien juga disampaikan, termasuk komponen penilaian.

Pembekalan Practicum of Translation

Mahasiswa PBI UAD mengikuti pre-test 

Practicum of Translation Tahun Akademik 2025/2026 berlangsung pada 30 Maret hingga 15 Agustus 2026. Mahasiswa diwajibkan menyusun logbook, laporan, portofolio, dan dokumentasi selama kegiatan.

Baca juga: Upgrade Skill lewat Workshop Penerjemahan Akademik di Era Akal Imitasi

Melalui kegiatan ini, mahasiswa PBI UAD diharapkan lebih siap terjun ke dunia profesional penerjemahan secara mandiri. Mereka juga diharapkan mampu mengelola proyek, menjalin kerja sama dengan klien, serta menghadapi tantangan di industri penerjemahan.

Mahasiswa PBI UAD Borong Prestasi di NESCO 2

Malang – Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali menorehkan prestasi dalam ajang National Essay Competition (NESCO 2) yang diselenggarakan oleh Prisma Learning Center pada 18–19 April 2026 di Malang Creative Center.

Prestasi Mahasiswa PBI UAD di NESCO 2

Rekap Prestasi Mahasiswa PBI UAD di NESCO 2

Prestasi tersebut diraih dari berbagai subtema, mulai dari hukum politik, pariwisata, hingga pendidikan. Capaian ini menunjukkan daya saing mahasiswa PBI UAD di tingkat nasional.

Muh Salman Alfarisi bersama Ahmed Rassel sebagai satu kelompok berhasil meraih Best Poster dan Silver Medal Subtema Hukum Politik. Tim tersebut mengangkat isu perkembangan kecerdasan buatan dalam bidang militer serta implikasinya terhadap geopolitik global. Melalui gagasan tersebut, mereka menawarkan pentingnya kesiapan generasi muda dalam menghadapi perubahan strategi pertahanan di era teknologi.

“Tantangan terberat dalam lomba ini adalah menghadapi lawan yang sangat kuat, salah satunya dari FH UI,” ujar Salman.

Baca juga: Mahasiswa PBI UAD Raih Juara 1 Lomba Poster Tingkat Nasional

Fajar Hana Miftahul Ulum yang berkompetisi secara individu meraih Silver Medal Subtema Pariwisata. Ia mengangkat gagasan tentang peran pemuda dalam pelestarian budaya sekaligus penguatan daya saing pariwisata berkelanjutan di Indonesia.

“Tantangan utama adalah melawan rasa takut dan rasa malas, serta berani untuk terus mencoba,” ungkap Fajar.

Baca juga: Mahasiswa PBI UAD Raih Medali Emas di 14th Bali International Choir Festival 2025

Sementara itu, Isna Rodiana Binti Munawaroh bersama Mawar Ledya Serli (Mahasiswi PBSI UAD) sebagai satu kelompok meraih Silver Medal Subtema Pendidikan. Mereka mengangkat inovasi prompt engineering dalam model adaptive peer feedback untuk membantu mengurangi kecemasan mahasiswa dalam penulisan akademik. Mereka menilai persaingan dalam lomba berlangsung sangat ketat.

Mahasiswa PBI UAD Borong Prestasi di NESCO 2

Prestasi Mahasiswa PBI UAD di NESCO 2

Prestasi ini semakin menegaskan konsistensi mahasiswa PBI UAD dalam berkompetisi di tingkat nasional, sekaligus menunjukkan kemampuan mereka dalam mengembangkan gagasan kritis dan solutif melalui esai yang relevan dengan isu-isu kontemporer.

LSO EJT Gelar Pelatihan Jurnalistik & Fotografi

Yogyakarta –  Lembaga Swadaya Organisasi (LSO) EDSA Journalist Team (EJT) menggelar kegiatan Pelatihan Jurnalistik & Fotografi Tingkat Dasar: Bercerita lewat Lisan dan Lensa. Pelatihan ini diadakan pada 18 April 2026 di Lab Bahasa A, Kampus 4 Universitas Ahmad Dahlan (UAD). Kegiatan ini menghadirkan Teddy Prasetia, S.Pd., alumni PBI UAD yang kini aktif berkiprah di dunia jurnalistik, khususnya fotografi dan videografi.

LSO EJT Gelar Pelatihan Jurnalistik & Fotografi

Teddy Prasetia, S.Pd., Alumni PBI UAD menjadi Pemateri Pelatihan

Dalam pelatihan tersebut, Teddy menyampaikan materi dasar jurnalistik dan fotografi, mulai dari pengertian fotojurnalistik hingga teknik dasar pengambilan gambar. Berdasarkan materi yang dipaparkan, fotojurnalistik merupakan media visual berupa gambar untuk menggambarkan peristiwa kepada masyarakat. Media ini tetap memiliki nilai berita. Ia juga menjelaskan teknik dasar seperti angle, timing, dan komposisi. Selain itu, dipaparkan pula jenis-jenis foto jurnalistik, seperti spot photo, general news, dan daily life photo.

Ketua EJT, Fanny Rahmadani, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk memberikan pemahaman teoritis, tetapi juga mendorong peserta menghasilkan karya yang bermakna.

LSO EJT Gelar Pelatihan Jurnalistik & Fotografi

“Melalui pelatihan ini, kami ingin kita semua tidak hanya sekadar ‘tahu’ jurnalistik dan fotografi, tapi mampu menghasilkan karya yang bercerita dan memiliki makna,” ujarnya.

Baca juga: Explore Dunia Jurnalistik, Mahasiswa PBI UAD Ikuti Magang di PWM DIY

LSO EJT Gelar Pelatihan Jurnalistik & Fotografi

Kegiatan ini dihadiri oleh anggota EJT, EDSA, Keluarga Teater PeBei, serta mahasiswa PBI UAD. Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan peserta dalam menyampaikan cerita melalui tulisan maupun visual secara kreatif dan informatif.

Alumni PBI UAD Raih Doktor, Rilis Buku TBLT untuk Pembelajaran Bahasa Inggris di Bidang Seni

Yogyakarta – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh alumni Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD). Tri Septiana Kurniati berhasil meraih gelar doktor sekaligus meluncurkan buku berjudul Task-Based Speaking for ESP in Creative Disciplines: A Practical Guide for Arts Students.

Sidang doktoralnya dilaksanakan pada 1 April 2026 pukul 08.00–11.30. Buku tersebut merupakan luaran dari disertasi yang ia kerjakan selama studi doktoralnya.

Saat ini, Tri Septiana Kurniati aktif sebagai dosen di Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta. Karyanya berkaitan erat dengan kebutuhan pembelajaran bahasa Inggris di lingkungan pendidikan seni.

Buku tersebut mengangkat pendekatan Task-Based Language Teaching (TBLT) dalam konteks English for Specific Purposes (ESP). Fokusnya adalah mahasiswa di bidang seni dan disiplin kreatif.

Pendekatan ini dirancang untuk menjembatani teori pembelajaran bahasa dengan praktik di kelas. Terutama bagi mahasiswa non-jurusan Bahasa Inggris yang membutuhkan kemampuan komunikasi yang kontekstual dan relevan.

Melalui tugas-tugas komunikatif yang autentik, buku ini diharapkan mampu mendukung pengembangan kemampuan berbicara secara lebih bermakna. Sekaligus sesuai dengan kebutuhan dunia akademik dan profesional di bidang seni.

Pengembangan buku ini dilakukan dalam konteks pendidikan tinggi di Indonesia. Prosesnya didukung Universitas Negeri Yogyakarta dan berkolaborasi dengan Institut Seni Indonesia Yogyakarta.

Keterlibatan dosen dan mahasiswa dalam penelitian turut memperkaya substansi serta relevansi materi yang disajikan.

Tri Septiana Kurniati menyampaikan harapannya terhadap buku tersebut.

“Saya hanya berharap buku saya yang merupakan luaran disertasi ini dapat bermanfaat sebagai pijakan penelitian serupa bagi para peneliti lainnya,” ungkapnya.

Ia juga mengungkapkan rasa syukur atas pencapaiannya di tengah perjuangan pribadi.

“Dengan diselesaikannya program doktor ini, saya sangat bersyukur karena tahun ini merupakan tahun kelima saya divonis sebagai pasien kanker. Tidak mudah jalan yang saya lalui karena harus menjalani kemoterapi dan radiasi hampir setiap hari. Energi saya sangat terkuras. Saya tidak berharap banyak selain menghaturkan syukur kepada Allah SWT bahwa saya telah berada di titik ini,” tuturnya.

Ketua Program Studi PBI UAD, Sucipto, Ph.D., turut menyampaikan apresiasi.

“Selamat dan kami sangat bangga atas capaian ini. Semoga ilmu yang diraih membawa manfaat luas, baik bagi dunia pendidikan maupun masyarakat,” ujarnya.

Capaian ini menunjukkan kontribusi nyata alumni PBI UAD dalam pengembangan pendidikan bahasa Inggris. Khususnya dalam pendekatan pembelajaran berbasis kebutuhan. Buku tersebut diharapkan menjadi referensi bagi praktisi ESP, dosen, dan mahasiswa. Terutama dalam mengembangkan kemampuan berbicara yang kontekstual dan aplikatif.

Dengan terbitnya buku ini, Tri Septiana Kurniati tidak hanya menyelesaikan studi doktoralnya. Ia juga menghadirkan inovasi pembelajaran yang relevan dengan tuntutan zaman dan kebutuhan global.

ADEC 2026 Hadirkan Juri Internasional dari Filipina

Yogyakarta — The 8th ADEC (Ahmad Dahlan English National Competition) yang diselenggarakan oleh HMPS Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) EDSA Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menghadirkan juri internasional dari Filipina. Kehadiran juri ini menjadi nilai tambah dalam meningkatkan kualitas dan kredibilitas penjurian kompetisi.

Salah satu juri internasional tersebut adalah Romavil N. Abelrade, mahasiswi Sea Teacher dari West Visayas State University, Filipina, yang menjadi juri pada lomba Speech Room 2. Selain itu, terdapat pula Mhegan Lois V. Valerio, mahasiswi Sea Teacher dari universitas yang sama, yang menjadi juri pada kategori Book Review.

Romavil mengaku merasa bersyukur atas kesempatan yang diberikan untuk terlibat dalam kompetisi ini.

“I’m grateful that Ika Juni, the Vice Chair of EDSA as well as a Sea Teacher Buddy, reached out to me and invited me to be a judge, giving me the opportunity to be part of and contribute to this national competition. This means so much to me,” ujarnya.

Baca juga: Inilah Para Juara The 8th ADEC PBI UAD 2026 Tingkat Nasional

ADEC 2026 Hadirkan Juri Internasional dari Filipina

Pada lomba Speech Room 1, penjurian dilakukan oleh Nur Rifai Akhsan, M.Ed., dosen PBI UAD, bersama Aviq Yusuf Fernanda, S.Pd., alumni PBI UAD. Sementara itu, pada Speech Room 2, penjurian dilakukan oleh Romavil N. Abelrade bersama Rara Raudhah Sakha Mahardika, S.Pd., alumni PBI UAD.

ADEC 2026 Hadirkan Juri Internasional dari Filipina

Kategori Storytelling dinilai oleh Soviyah, S.Pd., M.Hum., bersama Nurlaila Nikmah Afina, S.Pd., alumni PBI UAD. Adapun kategori Book Review dinilai oleh Nur Fatimah, S.Pd., M.Hum., bersama Mhegan Lois V. Valerio sebagai juri internasional.

Keterlibatan juri dari berbagai latar belakang, termasuk akademisi, alumni, dan juri internasional, diharapkan dapat memperkaya proses penjurian serta memberikan penilaian yang objektif dalam kompetisi berbahasa Inggris ini.