Posts

YogyakartaProgram Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar kegiatan Sosialisasi Mata Kuliah Peminatan bagi mahasiswa semester III angkatan 2024 di Lab Bahasa PBI A. (27/1/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan pilihan peminatan sebagai persiapan awal mahasiswa dalam menentukan arah akademik yang akan ditempuh.

Kegiatan sosialisasi ini dihadiri oleh Sucipto, M.Pd.B.I., Ph.D., selaku Kepala Program Studi PBI, dan Rahmi Munfangati, S.S., M.Pd., selaku Sekretaris Program Studi PBI. Selain itu, kegiatan ini juga dihadiri oleh para Koordinator Keilmuan sebagai berikut.

No. Nama Bidang Keilmuan
1. Prayudha, S.Pd., M.A. Journalism
2. Astry Fajria, S.S., M.Pd.B.I. Translation
3. Nur Rifai Akhsan, S.Pd., M.Ed. Tourism

Dalam sambutannya, Sucipto menegaskan bahwa peminatan di PBI UAD menjadi bukti luasnya peluang karier lulusan Pendidikan Bahasa Inggris.

“Sosialisasi peminatan ini menunjukkan bahwa PBI UAD tidak hanya menyiapkan mahasiswa untuk menjadi guru. Kami menyediakan banyak pilihan pengembangan diri, yang dibuktikan dengan banyaknya alumni PBI UAD yang berkembang di berbagai bidang selain pendidikan,” ujarnya.

Sekretaris Program Studi PBI, Rahmi Munfangati, menambahkan bahwa mata kuliah peminatan bersifat berkelanjutan. Ia menjelaskan bahwa peminatan ini bersifat kontinu, sehingga mata kuliah peminatan akan ditempuh secara berkesinambungan hingga semester enam.

Prayudha menjelaskan bahwa peminatan Journalism dirancang untuk memberikan pengalaman dunia kerja secara langsung melalui program magang.

“Di akhir perkuliahan nanti, mahasiswa akan mengikuti program magang. Di sana kalian akan diberi kesempatan langsung untuk merasakan dunia kerja di bidang jurnalistik,” jelasnya.

Sementara itu, Koordinator Keilmuan Translation, Astry Fajria, menyoroti fleksibilitas profesi penerjemah.

Translator merupakan pekerjaan yang bisa dilakukan dari mana saja, sehingga memiliki peluang yang sangat luas di era digital saat ini,” ungkap Astry.

Adapun Koordinator Keilmuan Tourism, Rifai Akhsan, menyampaikan bahwa peminatan ini menekankan pembelajaran berbasis proyek.

“Di akhir perkuliahan, mahasiswa Tourism akan menjalankan proyek JogjaExplore, yaitu kegiatan membawa wisatawan mengunjungi berbagai destinasi wisata di Yogyakarta,” jelasnya.

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 10.00 WIB ini berjalan lancar dan mendapat antusiasme tinggi dari mahasiswa. Sosialisasi ini menjadi ruang awal bagi mahasiswa PBI UAD angkatan 2024 untuk memahami bahwa menentukan peminatan bukan soal memilih secara cepat, melainkan tentang mengenali arah dan potensi diri secara sadar, terarah, dan bertanggung jawab.

Melalui kegiatan ini, PBI UAD menegaskan komitmennya dalam menyiapkan mahasiswa tidak hanya sebagai calon pendidik, tetapi juga sebagai next educator yang adaptif, berdaya saing, dan memiliki kompetensi profesional lintas bidang keilmuan.

Yogyakarta – Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menyelenggarakan kegiatan Guest Lecture sebagai upaya memberikan motivasi kepada mahasiswa baru dalam menjalani perkuliahan. Kegiatan ini dilaksanakan di Educator Hall FKIP pada 22 Desember 2025.

Acara ini bertajuk Global Citizenship Education: Best Practices from South Korea. Kegiatan ini dihadiri oleh mahasiswa PBI angkatan 2024 dan 2025. Sebagai pemateri, kegiatan ini menghadirkan Imanuri, S.Pd., alumnus PBI UAD, bersama Sucipto, Ph.D., selaku Ketua Program Studi PBI.

Dalam sambutannya, Sucipto menyampaikan bahwa kegiatan guest lecture ini relevan dengan visi dan arah pengembangan Program Studi PBI.

Kegiatan ini menghadirkan Imanuri, S.Pd., alumnus PBI UAD, dan Sucipto, Ph.D., Ketua Program Studi PBI.

“Saya menilai kegiatan Guest Lecture ini relevan dengan program studi kami dan sejalan dengan tagline The Next Educators with Global Competence. Saya berharap seluruh mahasiswa dapat memperoleh wawasan serta motivasi dari kegiatan ini,” ujarnya.

Kegiatan berlangsung dengan lancar dan menyenangkan. Antusiasme mahasiswa terlihat dari keaktifan mereka dalam mengajukan pertanyaan, khususnya terkait pengalaman dan perjalanan profesional pemateri.

Peserta Guest Lecture ini adalah mahasiswa PBI UAD angkatan 2024 & 2025

Pada sesi utama, Imanuri membahas topik Global Citizenship Education serta membagikan pengalamannya sebagai peserta Asia-Pacific Teacher Exchange Program di Korea Selatan. Ia menceritakan pengalamannya belajar dan mengajar di sekolah Korea, sekaligus memberikan motivasi kepada mahasiswa untuk mempersiapkan diri menjadi guru yang memiliki kompetensi global.

Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa mendapatkan wawasan baru serta dorongan semangat untuk mengembangkan kapasitas akademik dan profesional sejak dini.

Bandung, 13 Desember 2025 — English Department Student Association (EDSA) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melaksanakan kunjungan akademik ke Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Kegiatan ini merupakan program kerja Divisi Public Relation EDSA yang berkolaborasi dengan Student Association of English Education Department (SAEED) UIN Sunan Gunung Djati Bandung sebagai upaya memperluas wawasan akademik dan memperkuat jejaring antarkampus.

Kunjungan akademik ini dihadiri langsung oleh Ketua Program Studi PBI UAD, Sucipto, M.Pd.B.I., Ph.D., didampingi dosen Muh. Saeful Effendi, M.Pd.B.I. Rombongan mahasiswa PBI UAD mendapat sambutan hangat dari PBI UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

Rangkaian acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang dilantunkan oleh mahasiswa internasional PBI UAD asal Thailand, Afandee Bensulong. Acara kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya serta Mars Universitas Ahmad Dahlan dan Mars UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

Penampilan Tarian Tradisional dari Mahasiswa PBI UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Ketua Program Studi PBI UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Dr. Nia Kurniawati, M.Pd., membuka acara dengan ungkapan reflektif.

“Bandung diciptakan ketika Tuhan sedang tersenyum,” ungkapnya.

Ungkapan tersebut mencerminkan keterbukaan dan keramahan yang terasa sepanjang kegiatan. Sambutan ini mendapat apresiasi dari Ketua Program Studi PBI UAD yang menyampaikan rasa terima kasih atas penerimaan yang diberikan.

“Sejak kami tiba, kami benar-benar merasa seperti berada di rumah sendiri. Atas nama PBI UAD, kami mengucapkan terima kasih atas sambutan yang luar biasa ini,” tuturnya.

Ruang Belajar Lintas Kampus

Kaprodi PBI UAD menegaskan bahwa pendidikan merupakan proses memfasilitasi generasi muda untuk menemukan potensi, mengenali kekuatan diri, dan menentukan peran mereka di tengah masyarakat. Menurutnya, pertemuan lintas kampus seperti ini menjadi ruang belajar yang autentik serta mencerminkan the power of connection atau the power of silaturahmi dalam membangun relasi akademik yang bermakna dan berkelanjutan.

Sambutan juga disampaikan oleh Alifia Aminatuzzahra, selaku Co-Captain EDSA UAD. Ia berharap kegiatan benchmarking ini tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga ruang yang bermakna untuk bertukar perspektif dan membangun kolaborasi antarmahasiswa.

 

“Kami berharap program benchmarking ini dapat menjadi ruang yang bermakna untuk saling bertukar perspektif dan membangun kolaborasi, sejalan dengan semangat tema kami: Speak Up. Step Up. Level Up.” ujarnya.

Sebagai tindak lanjut dari kegiatan utama, rangkaian acara dilanjutkan dengan Focus Group Discussion (FGD) antardivisi kemahasiswaan. Melalui FGD ini, setiap Divisi EDSA & LSO PBI UAD dipertemukan dengan divisi sejenis di SAEED, membuka ruang dialog, pertukaran ide, serta penguatan kolaborasi antarmahasiswa.

Komitmen Berkelanjutan

Kegiatan berlanjut dengan penandatanganan perjanjian kerja sama antara PBI UAD dan PBI UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Kerja sama ini menjadi komitmen bersama dalam pengembangan kegiatan akademik dan kemahasiswaan.

Perwakilan mahasiswa PBI UAD juga menyampaikan kesan positif atas kesempatan untuk berdiskusi dan membangun jejaring dengan mahasiswa dari perguruan tinggi lain. Diharapkan terjalin hubungan yang semakin erat antara PBI UAD dan PBI UIN Sunan Gunung Djati Bandung dalam rangka penguatan mutu pendidikan calon pendidik bahasa Inggris.

Yogyakarta – English Department Student Association (EDSA) PBI UAD menggelar dua agenda, yakni Workshop Speaking serta Monitoring and Evaluation (Monev) Family LSO EDSA #2. Kegiatan ini berlangsung di Laboratorium Bahasa A (6/12/2025).

Kegiatan pertama berupa Workshop Speaking dimulai pukul 10.00 WIB. Agenda ini merupakan program kerja Divisi Academic EDSA dan diikuti oleh pengurus serta LSO (EDSA Journalist Team, Keluarga Teater PeBei, dan Peer Assisted Learning Program). EDSA menghadirkan Astry Fajria, S.S., M.Pd.B.I., sebagai pemateri dengan mengusung tema S.P.E.A.K (Speak, Practice, Enhance, Apply, Knowledge).

Selama sesi, peserta tidak hanya menerima materi namun juga terlibat dalam praktik berbicara bahasa Inggris. Setiap peserta diberi label nama dengan nomor kehadiran. Lalu Miss Astry menyebutkan nomor secara acak untuk menentukan peserta yang berbicara sesuai konteks diskusi.

Ketua pelaksana kegiatan, Levina Galuh Yulinar Rahayu, mengatakan bahwa workshop ini bertujuan meningkatkan kepercayaan diri peserta dalam berbicara bahasa Inggris.

“Workshop ini kami rancang agar peserta berani mencoba dan lebih percaya diri menggunakan bahasa Inggris,” ujar Levina.

Workshop berakhir pukul 11.30 WIB dan dilanjutkan dengan ISHOMA. Peserta kembali berkumpul pada pukul 13.00 WIB untuk mengikuti agenda kedua, yaitu Monev Family LSO EDSA #2.

Agenda ini merupakan program Divisi Interest and Talent EDSA. Kegiatan ini dihadiri oleh dosen tim pendamping mahasiswa (TPM), Nur Rifai Akhsan, S.Pd., M.Ed., dan Astry Fajria, S.S., M.Pd.B.I. Setiap divisi kemudian memaparkan progres, kendala, dan evaluasi program kerja, sebelum menerima masukan dan komentar dari dosen TPM. Seluruh rangkaian Monev disampaikan dalam bahasa Inggris. Kegiatan meliputi pembukaan, pemaparan, hingga pemberian umpan balik sebagai tindak lanjut dari workshop speaking sebelumnya.

“I appreciate how all divisions commit to using English throughout this Monev. This consistency will build a strong culture of confidence and academic readiness for future responsibilities,” tutur Rifai. 

Monev kedua ini juga meninjau kesiapan pengurus menuju kongres serta strategi regenerasi kepengurusan. Kegiatan ini menjadi lanjutan Monev pertama yang dilaksanakan pada 19 Juni 2025.

Koordinator Divisi Interest and Talent, Ferdi Aprilianto, menyampaikan kesannya terhadap pelaksanaan Monev,

“Today’s Monev provides us with a clear reflection of our progress. Feedback from our lecturers gives us direction and motivation to improve our performance before entering the congress period.”

Seluruh rangkaian kegiatan ditutup pukul 15.30 WIB. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas organisasi serta mematangkan persiapan pengurus EDSA dan LSO menyambut agenda besar selanjutnya.

English Department Student Association (EDSA) berhasil menyelenggarakan kegiatan English Camp Batch 2025 sekaligus EDSA Waroeng Ilmu (EWI). Kegiatan ini mengusung tema “SOLARIA: Empowering Each Other to Shine Bravely and Brightly.”

Acara berlangsung pada 21–22 November 2025 di Desa Wisata Pulesari, Turi, Sleman. Total peserta mencapai 75 orang, termasuk panitia, pendamping, dosen, dan tamu undangan.

Acara dimulai dengan pelaksanaan salat Magrib berjamaah, yang kemudian dilanjutkan sesi inti EDSA Waroeng Ilmu. Sesi ini diisi oleh Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, UAD, Sucipto, M.Pd.B.I., Ph.D. Beliau hadir sebagai bagian dari pembinaan akademik dan karakter spiritual di bawah Divisi Religious Affairs. Dalam penyampaiannya, beliau memberikan kiat-kiat menjadi mahasiswa yang kuat, disiplin, serta mampu menghadapi tantangan perkuliahan dengan sikap matang dan tekun. Kegiatan ini dikaitkan dengan proses penguatan mental dan keyakinan diri mahasiswa baru.

Pada awal sesi, beliau turut memperkenalkan Dosen Pembimbing Akademik (DPA) kepada para mahasiswa.

Kaprodi PBI UAD sekaligus Pemateri EDSA Waroeng Ilmu

“Mahasiswa perlu membangun ketangguhan sejak awal agar mampu menghadapi tantangan akademik dan kehidupan kampus dengan bijaksana,” tutur Bapak Sucipto.

Sebelum sesi hiburan dimulai, peserta menerima sambutan dari Gubernur BEM FKIP, Arif Setyawan. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya kebersamaan, keaktifan, dan dukungan antarmahasiswa sebagai generasi kampus yang siap berkembang.

Ketua EDSA, Derly Syahputra, menyampaikan rasa bangganya atas terselenggaranya kegiatan ini yang penuh makna dan nilai kebersamaan.

English Camp 2025 – Para dosen PBI UAD turut meramaikan kegiatan Makrab PBI UAD 2025

“SOLARIA bukan hanya tema, tetapi semangat untuk saling menguatkan. Saya bangga melihat antusiasme teman-teman yang bersinar dengan caranya masing-masing,” tutur Derly. 

Sementara itu, Ketua Pelaksana, Ahmed Rassel, turut memberikan apresiasi atas kerja keras seluruh pihak.

“Kami ingin kegiatan ini menjadi pengalaman berkesan bagi mahasiswa baru. Terima kasih kepada semua yang mendukung, sehingga acara ini berjalan lancar dan penuh kebersamaan,” tutur Rassel.

Suasana malam kemudian semakin meriah dengan Talent Show dari mahasiswa angkatan 2025 dan panitia. Mereka menampilkan beragam kreativitas, mulai dari nyanyian, tarian, flashmob, pembacaan puisi, hingga penampilan dari keluarga teater PeBei.

Setelah itu, peserta mengikuti rangkaian kegiatan kebersamaan seperti tukar kado, fun games, dan api unggun. Mereka juga menikmati hidangan jagung bakar yang menambah kehangatan serta mempererat kekompakan di antara peserta.

English Camp 2025 | “SOLARIA: Empowering Each Other to Shine Bravely and Brightly.”

Selepas istirahat malam, kegiatan berlanjut dengan suasana pagi yang segar melalui sesi senam bersama. Acara dilanjutkan dengan pembinaan Tim Pendamping Mahasiswa (TPM) oleh Astry Fajria, S.S., M.Pd.B.I.

Beliau menjelaskan peran TPM, tugas-tugas akademik yang perlu dipahami mahasiswa baru, serta menggali minat dan bakat peserta sebagai dasar pembinaan lanjutan.

Kegiatan berlanjut dengan quiz interaktif bersama PALP (Peer Assisted Learning Program). Dilanjutkan dengan sesi outbound. Bagian ini menjadi salah satu momen paling seru dan menantang, sekaligus mempererat kerja sama antar mahasiswa.

Sesi Outbound – English Camp 2025 “SOLARIA”

Acara ditutup dengan Awarding Session bagi peserta serta panitia. Lalu dilanjutkan foto bersama, dan kepulangan seluruh peserta pada siang hari. Selain mempererat kebersamaan, acara ini juga diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan diri, serta membantu mereka beradaptasi dengan lingkungan akademik PBI UAD.