Posts

Mahasiswa PBI UAD Borong Prestasi di NESCO 2

Malang – Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali menorehkan prestasi dalam ajang National Essay Competition (NESCO 2) yang diselenggarakan oleh Prisma Learning Center pada 18–19 April 2026 di Malang Creative Center.

Prestasi Mahasiswa PBI UAD di NESCO 2

Rekap Prestasi Mahasiswa PBI UAD di NESCO 2

Prestasi tersebut diraih dari berbagai subtema, mulai dari hukum politik, pariwisata, hingga pendidikan. Capaian ini menunjukkan daya saing mahasiswa PBI UAD di tingkat nasional.

Muh Salman Alfarisi bersama Ahmed Rassel sebagai satu kelompok berhasil meraih Best Poster dan Silver Medal Subtema Hukum Politik. Tim tersebut mengangkat isu perkembangan kecerdasan buatan dalam bidang militer serta implikasinya terhadap geopolitik global. Melalui gagasan tersebut, mereka menawarkan pentingnya kesiapan generasi muda dalam menghadapi perubahan strategi pertahanan di era teknologi.

“Tantangan terberat dalam lomba ini adalah menghadapi lawan yang sangat kuat, salah satunya dari FH UI,” ujar Salman.

Baca juga: Mahasiswa PBI UAD Raih Juara 1 Lomba Poster Tingkat Nasional

Fajar Hana Miftahul Ulum yang berkompetisi secara individu meraih Silver Medal Subtema Pariwisata. Ia mengangkat gagasan tentang peran pemuda dalam pelestarian budaya sekaligus penguatan daya saing pariwisata berkelanjutan di Indonesia.

“Tantangan utama adalah melawan rasa takut dan rasa malas, serta berani untuk terus mencoba,” ungkap Fajar.

Baca juga: Mahasiswa PBI UAD Raih Medali Emas di 14th Bali International Choir Festival 2025

Sementara itu, Isna Rodiana Binti Munawaroh bersama Mawar Ledya Serli (Mahasiswi PBSI UAD) sebagai satu kelompok meraih Silver Medal Subtema Pendidikan. Mereka mengangkat inovasi prompt engineering dalam model adaptive peer feedback untuk membantu mengurangi kecemasan mahasiswa dalam penulisan akademik. Mereka menilai persaingan dalam lomba berlangsung sangat ketat.

Mahasiswa PBI UAD Borong Prestasi di NESCO 2

Prestasi Mahasiswa PBI UAD di NESCO 2

Prestasi ini semakin menegaskan konsistensi mahasiswa PBI UAD dalam berkompetisi di tingkat nasional, sekaligus menunjukkan kemampuan mereka dalam mengembangkan gagasan kritis dan solutif melalui esai yang relevan dengan isu-isu kontemporer.

LSO EJT Gelar Pelatihan Jurnalistik & Fotografi

Yogyakarta –  Lembaga Swadaya Organisasi (LSO) EDSA Journalist Team (EJT) menggelar kegiatan Pelatihan Jurnalistik & Fotografi Tingkat Dasar: Bercerita lewat Lisan dan Lensa. Pelatihan ini diadakan pada 18 April 2026 di Lab Bahasa A, Kampus 4 Universitas Ahmad Dahlan (UAD). Kegiatan ini menghadirkan Teddy Prasetia, S.Pd., alumni PBI UAD yang kini aktif berkiprah di dunia jurnalistik, khususnya fotografi dan videografi.

LSO EJT Gelar Pelatihan Jurnalistik & Fotografi

Teddy Prasetia, S.Pd., Alumni PBI UAD menjadi Pemateri Pelatihan

Dalam pelatihan tersebut, Teddy menyampaikan materi dasar jurnalistik dan fotografi, mulai dari pengertian fotojurnalistik hingga teknik dasar pengambilan gambar. Berdasarkan materi yang dipaparkan, fotojurnalistik merupakan media visual berupa gambar untuk menggambarkan peristiwa kepada masyarakat. Media ini tetap memiliki nilai berita. Ia juga menjelaskan teknik dasar seperti angle, timing, dan komposisi. Selain itu, dipaparkan pula jenis-jenis foto jurnalistik, seperti spot photo, general news, dan daily life photo.

Ketua EJT, Fanny Rahmadani, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk memberikan pemahaman teoritis, tetapi juga mendorong peserta menghasilkan karya yang bermakna.

LSO EJT Gelar Pelatihan Jurnalistik & Fotografi

“Melalui pelatihan ini, kami ingin kita semua tidak hanya sekadar ‘tahu’ jurnalistik dan fotografi, tapi mampu menghasilkan karya yang bercerita dan memiliki makna,” ujarnya.

Baca juga: Explore Dunia Jurnalistik, Mahasiswa PBI UAD Ikuti Magang di PWM DIY

LSO EJT Gelar Pelatihan Jurnalistik & Fotografi

Kegiatan ini dihadiri oleh anggota EJT, EDSA, Keluarga Teater PeBei, serta mahasiswa PBI UAD. Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan peserta dalam menyampaikan cerita melalui tulisan maupun visual secara kreatif dan informatif.

Alumni PBI UAD Raih Doktor, Rilis Buku TBLT untuk Pembelajaran Bahasa Inggris di Bidang Seni

Yogyakarta – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh alumni Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD). Tri Septiana Kurniati berhasil meraih gelar doktor sekaligus meluncurkan buku berjudul Task-Based Speaking for ESP in Creative Disciplines: A Practical Guide for Arts Students.

Sidang doktoralnya dilaksanakan pada 1 April 2026 pukul 08.00–11.30. Buku tersebut merupakan luaran dari disertasi yang ia kerjakan selama studi doktoralnya.

Saat ini, Tri Septiana Kurniati aktif sebagai dosen di Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta. Karyanya berkaitan erat dengan kebutuhan pembelajaran bahasa Inggris di lingkungan pendidikan seni.

Buku tersebut mengangkat pendekatan Task-Based Language Teaching (TBLT) dalam konteks English for Specific Purposes (ESP). Fokusnya adalah mahasiswa di bidang seni dan disiplin kreatif.

Pendekatan ini dirancang untuk menjembatani teori pembelajaran bahasa dengan praktik di kelas. Terutama bagi mahasiswa non-jurusan Bahasa Inggris yang membutuhkan kemampuan komunikasi yang kontekstual dan relevan.

Melalui tugas-tugas komunikatif yang autentik, buku ini diharapkan mampu mendukung pengembangan kemampuan berbicara secara lebih bermakna. Sekaligus sesuai dengan kebutuhan dunia akademik dan profesional di bidang seni.

Pengembangan buku ini dilakukan dalam konteks pendidikan tinggi di Indonesia. Prosesnya didukung Universitas Negeri Yogyakarta dan berkolaborasi dengan Institut Seni Indonesia Yogyakarta.

Keterlibatan dosen dan mahasiswa dalam penelitian turut memperkaya substansi serta relevansi materi yang disajikan.

Tri Septiana Kurniati menyampaikan harapannya terhadap buku tersebut.

“Saya hanya berharap buku saya yang merupakan luaran disertasi ini dapat bermanfaat sebagai pijakan penelitian serupa bagi para peneliti lainnya,” ungkapnya.

Ia juga mengungkapkan rasa syukur atas pencapaiannya di tengah perjuangan pribadi.

“Dengan diselesaikannya program doktor ini, saya sangat bersyukur karena tahun ini merupakan tahun kelima saya divonis sebagai pasien kanker. Tidak mudah jalan yang saya lalui karena harus menjalani kemoterapi dan radiasi hampir setiap hari. Energi saya sangat terkuras. Saya tidak berharap banyak selain menghaturkan syukur kepada Allah SWT bahwa saya telah berada di titik ini,” tuturnya.

Ketua Program Studi PBI UAD, Sucipto, Ph.D., turut menyampaikan apresiasi.

“Selamat dan kami sangat bangga atas capaian ini. Semoga ilmu yang diraih membawa manfaat luas, baik bagi dunia pendidikan maupun masyarakat,” ujarnya.

Capaian ini menunjukkan kontribusi nyata alumni PBI UAD dalam pengembangan pendidikan bahasa Inggris. Khususnya dalam pendekatan pembelajaran berbasis kebutuhan. Buku tersebut diharapkan menjadi referensi bagi praktisi ESP, dosen, dan mahasiswa. Terutama dalam mengembangkan kemampuan berbicara yang kontekstual dan aplikatif.

Dengan terbitnya buku ini, Tri Septiana Kurniati tidak hanya menyelesaikan studi doktoralnya. Ia juga menghadirkan inovasi pembelajaran yang relevan dengan tuntutan zaman dan kebutuhan global.

Naik Level! ELTEJ PBI UAD Capai Q2 SCImago

Sebuah kabar membanggakan datang dari Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Universitas Ahmad Dahlan. Jurnal English Language Teaching Educational Journal (ELTEJ) mencatatkan peningkatan capaian dengan menembus peringkat Q2 pada pemeringkatan SCImago Journal & Country Rank (SJR) tahun 2025.

Peningkatan ini mencerminkan kualitas publikasi ELTEJ yang semakin baik, ditandai dengan pertumbuhan sitasi, kolaborasi internasional, serta konsistensi dalam pengelolaan jurnal ilmiah. Hal ini menunjukkan peningkatan visibilitas, kredibilitas, dan daya saing di tingkat global.

Jurnal English Language Teaching Educational Journal (ELTEJ)

Jurnal English Language Teaching Educational Journal (ELTEJ)

Kaprodi PBI UAD, Sucipto, M.Pd.B.I., Ph.D., menyampaikan harapannya agar capaian ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh sivitas akademika untuk terus meningkatkan kualitas publikasi ilmiah dan memperluas kontribusi di tingkat internasional.

Naik Level! ELTEJ PBI UAD Capai Q2 SCImago

ELTEJ PBI UAD Capai Q2 SCImago

“Semoga ELTEJ terus berkembang secara berkelanjutan dan mampu memberikan dampak nyata bagi program studi, mahasiswa, serta pengembangan ilmu pengetahuan.”

Baca juga: Perdalam Teknik Editing Ilmiah, Dosen PBI UAD Ikuti Workshop Penulisan Akademik

Ketua Editor ELTEJ sekaligus dosen PBI UAD, Drs. Bambang Widi Pratolo, Ph.D., juga menyampaikan kunci keberhasilan dan harapannya. Ia menekankan pentingnya kecintaan terhadap pengelolaan jurnal, ketekunan, serta kemampuan dalam membangun dan memperluas jejaring internasional.

Naik Level! ELTEJ PBI UAD Capai Q2 SCImago

Ketua Editor ELTEJ, Drs. Bambang Widi Pratolo, Ph.D.

“Kuncinya adalah kecintaan pada pengelolaan jurnal, ketekunan. Harapannya dari ELTEJ ini adalah kapasitas untuk membangun dan memperluas jejaring internasional.

Baca juga: Workshop Penulisan Artikel untuk Jurnal Bereputasi Internasional: Dosen PBI UAD Tingkatkan Kapasitas Publikasi Ilmiah

Capaian ini semakin menegaskan komitmen PBI UAD dalam memperkuat kontribusi akademik di tingkat global. Hal ini sekaligus mendorong peningkatan kualitas publikasi ilmiah, kolaborasi internasional, serta daya saing institusi di kancah pendidikan tinggi.

Sosialisasi Tugas Akhir PBI UAD dan Program Fast Track MPBI UAD

Yogyakarta – Sosialisasi Tugas Akhir dan Program Fast Track digelar pada Rabu, 15 April 2026, di Educators Hall, lantai 7 Kampus 4 UAD. Kegiatan ini merupakan kolaborasi Program Studi Sarjana dan Pascasarjana Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Ahmad Dahlan. Peserta pada acara ini adalah mahasiswa PBI UAD angkatan 2023 semester 6. Acara dibuka oleh Kaprodi PBI UAD, Sucipto, M.Pd.B.I., Ph.D.

Dalam sambutannya, Sucipto menekankan pentingnya perencanaan studi.

Sambutan Kaprodi PBI UAD dalam Sosialisasi Tugas Akhir PBI UAD dan Program Fast Track

“Kita harus punya target kapan mau lulus. Yang paling penting adalah menjaga manajemen waktu. Mahasiswa juga memiliki dua pilihan tugas akhir yaitu skripsi atau jalur publikasi, sesuai dengan kemampuan masing-masing,” ujarnya.

Sesi pertama menghadirkan dua pemateri, yaitu Rahmi Munfangati, S.S., M.Pd. dan Sucipto, M.Pd.B.I., Ph.D., selaku Sekretaris dan Ketua Prodi PBI S1 UAD. Rahmi memaparkan secara rinci tentang tugas akhir jenis skripsi, mulai dari syarat, alur, hingga timeline pengerjaan. Ia juga menegaskan pentingnya konsistensi dalam proses.

Informasi terkait alur skripsi, mulai dari bimbingan hingga sidang, dapat diakses melalui portal mahasiswa maupun website PBI UAD pada laman Pojok Skripsi.

Pemaparan Materi dari Sekretaris PBI UAD dalam Sambutan Kaprodi PBI UAD dalam Sosialisasi Tugas Akhir PBI UAD dan Program Fast Track

“Dalam mengerjakan skripsi, kita boleh healing. Tapi jangan sampai menghilang dan kabur dari tanggung jawab sebagai mahasiswa,” jelasnya.

Sucipto kemudian menjelaskan jalur publikasi sebagai alternatif tugas akhir. Ia memaparkan perbedaan dengan skripsi, serta syarat yang harus dipenuhi. Ia juga menyampaikan bahwa jalur ini sudah berhasil ditempuh oleh beberapa mahasiswa.

Baca juga: Lulus Tanpa Skripsi: Mahasiswa PBI UAD Tembus Jurnal SINTA 2

Sesi kedua diisi oleh Dr. Ikmi Nur Oktavianti, M.A. dan Rifky Dora Wijayati, M.Hum., Ph.D., selaku Kaprodi dan Sekretaris Prodi MPBI UAD. Keduanya menjelaskan bahwa Program Fast Track merupakan skema percepatan studi dari jenjang S-1 ke S-2 yang diselenggarakan di Universitas Ahmad Dahlan melalui Prodi Pendidikan Bahasa Inggris dan Prodi Magister Pendidikan Bahasa Inggris.

Pemaparan materi Program Fast Track PBI MPBI UAD

“Melalui Program Fast Track, mahasiswa dapat menyelesaikan studi dan memperoleh dua gelar sekaligus dalam lima tahun,” ungkapnya.

Baca juga: Lima Mahasiswa PBI UAD Tuntaskan Studi 3,5 Tahun melalui Program Fast Track

Sosialisasi Tugas Akhir PBI UAD dan Program Fast Track

Acara ditutup dengan sesi tanya jawab. Mahasiswa terlihat antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Kegiatan ini diharapkan membantu mahasiswa merencanakan studi akhir secara lebih terarah dan tepat waktu.