Yogyakarta, 11 Agustus 2026 — Dosen Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Hendra Darmawan, S.Pd., M.A., dipercaya menjadi international speaker dalam 1st International Conference on Religion, Society & Technology (ICRST) 2026. Konferensi tersebut diselenggarakan oleh Taj Islamic Research Center (TIRC), Pakistan.
ICRST 2026 mengusung tema “Religion, Society & Technology: Emerging Trends in the Digital Age”. Konferensi ini mempertemukan akademisi dan peneliti dari berbagai negara. Mereka membahas perkembangan agama, masyarakat, pendidikan, dan teknologi di era digital.
Hendra Darmawan merupakan akademisi dengan latar belakang American Studies dari Universitas Gadjah Mada (UGM) yang memiliki bidang akademik meliputi pendidikan Islam, bahasa dan kajian penerjemahan, pemberdayaan masyarakat, kepemimpinan Islam, serta integrasi agama dengan berbagai isu kontemporer. Dalam konferensi tersebut, ia akan menyampaikan perspektif akademik dari Indonesia dan membahas sejumlah isu strategis, seperti diversity and inclusion, sustainable futures, dan emerging technologies.
![]()
“Kesempatan ini menjadi ruang untuk berbagi perspektif dari Indonesia sekaligus memperluas dialog akademik mengenai bagaimana agama, masyarakat, dan teknologi dapat berjalan secara konstruktif dalam menghadapi perubahan di era digital,” ujar Hendra.
Keikutsertaan Hendra dalam ICRST 2026 menjadi bagian dari kiprah dosen UAD dalam forum akademik internasional. Kehadiran tersebut juga membuka peluang bagi penguatan jejaring akademik, kolaborasi riset, serta pertukaran gagasan antara akademisi Indonesia dan komunitas akademik internasional.
“Forum internasional seperti ICRST penting untuk membangun jejaring dan kolaborasi lintas negara, terutama dalam mengembangkan kajian yang relevan dengan tantangan masyarakat dan perkembangan teknologi saat ini,” tambahnya.
Partisipasi tersebut sekaligus memperkuat peran PBI UAD dalam membawa isu pendidikan, bahasa, dan kemasyarakatan ke dalam percakapan akademik global.


