EDSA UAD Angkat Isu Daycare Ilegal dalam BEDAH ISU 2026

Yogyakarta – Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris English Department Student Association (HMPS PBI EDSA) Universitas Ahmad Dahlan menggelar kegiatan “BEDAH ISU: Maraknya Daycare Ilegal dan Implikasinya terhadap Keamanan Anak di Indonesia”. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Senin, 11 Mei 2026 di Halaman Museum Muhammadiyah, Universitas Ahmad Dahlan.

Kegiatan ini membahas maraknya kasus daycare ilegal di Indonesia. Diskusi juga menyoroti kasus kekerasan dan penyiksaan terhadap balita yang dititipkan di tempat penitipan anak. Isu tersebut menjadi perhatian karena menyangkut keamanan, pengawasan, dan perlindungan anak usia dini.

Acara menghadirkan dua pemantik diskusi, yaitu Faiq Yassar Vasa, mahasiswa PBI UAD 2025 sekaligus Anggota EDSA Divisi Academic, Research, and Development 2026/2027, serta Silvana Zahwa Rahmadani selaku Ketua DPM Fakultas Psikologi 2026/2027. Diskusi dipandu oleh Fairuzsiti Kirana Nadhif, mahasiswi PBI UAD 2025.

Peserta kegiatan dihadiri oleh seluruh anggota EDSA. Selain itu, hadir pula beberapa anggota dari IMM PBII, BEM FKIP, hingga mahasiswa serta dosen di lingkungan Universitas Ahmad Dahlan. Antusiasme peserta terlihat dari jalannya diskusi yang berlangsung aktif. Peserta menyampaikan pandangan terkait pentingnya pengawasan terhadap tempat penitipan anak dan perlunya regulasi yang lebih ketat.

Dalam diskusi tersebut, peserta membahas dampak psikologis yang dapat dialami anak akibat kekerasan di lingkungan daycare. Peserta juga membahas pentingnya edukasi bagi orang tua dalam memilih tempat penitipan anak yang aman. Ahmed Rassel, mahasiswa PBI UAD 2023 sekaligus Ketua BEM FKIP UAD, berharap kegiatan tersebut tidak hanya berhenti pada diskusi. Ia juga berharap kegiatan tersebut mampu menghasilkan langkah nyata dan melibatkan lebih banyak pihak.

“Harapannya dari kegiatan ini bisa punya output dan tidak hanya berhenti di diskusi saja dan kegiatan ini bisa dibuka secara luas,” ungkap Rassel.

Baca juga: EDSA Hidupkan Diskusi Kritis soal MBG dan Efisiensi Pendidikan

Melalui kegiatan ini, HMPS PBI EDSA berharap mahasiswa dapat lebih peka terhadap isu sosial yang terjadi di lingkungan sekitar. Diskusi ini juga diharapkan menjadi ruang kolaborasi bagi mahasiswa untuk menyampaikan gagasan serta membangun kesadaran bersama mengenai pentingnya perlindungan dan keamanan anak di Indonesia.